Deity System : Cultivation

Deity System : Cultivation
Chapter 193 : Menerima Realita & Melanjutkan Misi


"Yun ... Die." Ekspresi Tian Yan yang sebelumnya sangat panik tiba-tiba berubah menjadi membeku, tidak tahu harus melakukan apa lagi.


Berpisah? lagi? Tian Yan tidak tahu harus berbuat apa lagi kali ini, sebab saat ini, dia bahkan tidak bisa merasakan keberadaan aura Huang Yun sama sekali. Seolah-olah dia menghilang dari antara langit dan bumi ini dalam sekejap mata.


"..." Tian Yan secara perlahan mengangkat kepalanya dan mendongak ke atas, tatapannya yang tenang berubah menjadi sangat marah, "Bajingan siapa yang mencuri Yun Die! Keluar kau!"


Dia berteriak dengan sekuat tenaga hingga terdengar beribu-ribu mil jauhnya, teriakannya tidak hanya keras, tapi dilapisi juga dengan rasa kemarahan yang tak tertahankan.


Akan tetapi mau sekuat apapun dia berteriak, itu sama sekali tidak berguna, sebab langit tidak bergeming, hanya ada angin yang selalu bertiap dari timur ke barat melalui atas Hutan Yin-Yang Mendalam.


"..." Masih tidak ada balasan, Tian Yan pun menggigit bibirnya dan kembali kepada ketenangan. "Yun Die pasti baik-baik saja, dia sangat kuat, aku tahu itu."


Benar! Lagipula Huang Yun sudah berkata bahwa dia akan baik-baik saja, itu artinya Huang Yun dapat merasakan bahwa tangan raksasa sebelumnya tidak ada niat untuk membunuhnya, mungkin ada misteri lainnya.


"Dia agak ceroboh, tapi aku tahu Yun Die sangat kuat! Sekarang yang harus aku lakukan adalah mencari Poin dan Exp!" ucap Tian Yan kepada dirinya sendiri, sekaligus sebagai solusi agar dia tetap tenang sambil menanti pertemuan kembali dengan Huang Yun.


***


"Hmm ..."


Di suatu tempat yang berjarak beribu-ribu mil jauhnya dari tempat Tian Yan berada, seorang gadis berumur 20 tahunan yang baru saja membunuh seekor beruang emas dengan bilah pedang sedingin es tiba-tiba saja melihat ke suatu arah setelah mendengar suara teriakan barusan.


"Suara itu ... jadi dia di sini." Ia yang selama ini selalu bersikap tenang secara tiba-tiba tersenyum dari balik cadar ungunya, "Aku ingin melihat sudah berapa kuat kau, Tian Yan."


***


"Jadi letak hartanya berada di sebuah danau yang dihimpit oleh dua pegunungan bernama Ares dan Hades ..." Tian Yan membaca-baca peta itu dengan teliti lagi selama beberapa saat sebelum akhirnya menyimpannya kembali.


"Baiklah." Tatapan pemuda itu berubah menjadi cukup serius, "Aku harus mencari orang-orang dahulu untuk menanyakan jalan."


***


Di sepanjang perjalanan untuk mencari keberadaan manusia, semuanya yang dilalui sangat mulus, tanpa gangguan sedikitpun.


Hingga akhirnya Tian Yan mendapatkan tanda-tanda terjadinya pergerakan di arah timur. "Ada yang bertarung."


Tanpa berpikir lebih lama lagi, dia langsung saja memutar arah dan terbang dengan cepat ke sana.


Di sisi lain, terdapat 3 orang kultivator Martial King Tahap Awal yang sedang melawan 5 Spirit Beast Martial King Tahap Awal yang berjenis spesies monyet emas, namun di dahi mereka seperti terdapat simbol petir ungu.


"Kakakakaa!" Suara monyet emas itu terdengar sangat ribut, tetapi bukan itu masalah utamanya. Yang membuat ketiganya justru merasa kesulitan adalah monyet-monyet itu melemparkan beberapa tombak petir yang sangat merepotkan.


[Bersambung!]