
"Tuan, aku tidak tahu apa tujuan besar anda, tapi aku tahu pasti tujuanmu adalah memperkenalkan Sekte Naga Giok kepada seluruh dunia, dan untuk melakukan itu, kita butuh cara kotor!" ungkap Bing Hua.
"Bayangkan saja jika kita menjatuhkan tiga sekte terkuat secara serentak, bukankah itu akan membuat yang lainnya gentar? mereka mungkin akan berpikir untuk menyerah secepatnya!" imbuhnya.
"Aku tidak begitu setuju, tapi apa yang dikatakan Manager Hua ada benarnya," ungkap Jian Yong.
"Itu tidak perlu kita lakukan, kurasa." Zhong Fan membocorkan suaranya, "Kita hanya perlu mencari kelemahan mereka saja."
"Kelemahan mereka?" Tian Yan menjadi tertarik.
"Yups. Para Tuan Muda atau Nona Muda dari tempat mereka. Jika kita berhasil menangkap dan menyandera mereka, kita bisa memancing mereka semua untuk datang ke sini!" ungkap Zhong Fan.
Semua orang tercerahkan dan menjadi paham tentang rencana Zhong Fan.
"Itu artinya, kita akan berhadapan sekaligus dengan mereka semua?" Bing Hua bertanya.
"Itu benar!" Zhong Fan mengangguk. "Untuk menghadapi mereka semua tentu saja sulit jika tidak ada korban yang banyak, oleh karena itu kita butuh memasang banyak jebakan di wilayah Hutan Kabut."
"Hahaha! Itu sangat licik, tapi aku menyukainya!" ucap Jian Yong.
"Itu mustahil, kurasa!" Jiao Yue mengemukakan pendapatnya, "Kecuali kita menangkap mereka secara serentak!"
"Itu benar ..." Jian Yong mengernyitkan keningnya.
Jika mereka menangkap para tuan muda dan nona muda satu per satu, maka sekte-sekte yang lain akan menjadi semakin waspada dan akan sangat menjaga tuan atau nona muda mereka agar tidak berkeliaran.
"Hmm ..." Semua orang termenung, dan mulai memikirkan ide lainnya.
[System mempunyai ide yang bagus.]
"???"
[Sebaiknya Host memperbudak Seng Seng si Origin King Lapisan 1 itu lebih dahulu.]
[Lalu, Host dapat menyuruhnya mengadakan Turnamen Bela Diri! Dan hadiah dari juara 1 sampai juara 3 adalah menjadi murid dari Sengseng.]
[System yakin 90%, orang-orang dari 12 Sekte dan Kekaisaran Anliang akan tertarik dan mengirim Tuan Muda dan Nona Muda mereka untuk mengikuti Turnamen Bela Diri tersebut.]
'Jadi begitu. Ini ide yang bagus!' Tian Yan salut dengan ide System.
Tian Yan pun memberitahukan ide itu kepada orang-orang di tempat itu, dan mereka semua setuju dengan apa yang dikatakan oleh Tian Yan.
Hasil akhir mereka adalah Jian Yong akan dikirim ke sana untuk mengalahkan Sengseng dan memaksanya menjadi budak.
Rapat selesai!
***
Setelah rapat itu selesai, di dalam kamar indah — Istana Utama. Tian Yan berbaring di atas kasur, di lengan kirinya adalah Jiao Yue, sementara di kanan adalah Bing Hua.
"Tuan, sejak kapan anda mempunyai keberanian seperti ini?" Jiao Yue bertanya.
"Emm, apa kau ada masalah?" Tian Yan bertanya.
"Tidak, aku hanya ... heran."
"Yah ... kurasa ini yang terbaik, lagipula kita berdua sama-sama pelayan dari Tuan," kata Bing Hua dengan nada tidak masalah.
"Kita tidak sama, aku sedikit lebih di atasmu." Jiao Yue jelas kurang senang, baginya dia yang lebih dulu, jadi dia harus mendapatkan kasih Tian Yan lebih banyak.
Bing Hua menjadi tidak senang dan dia belum bisa kesal, "Apa kau bilang?"
"Apa telingamu tuli?" balas Jiao Yue dengan senyum sarkastik.
"Baik tuan ..."
***
Sore menjelang malam hari, Tian Yan berjalan keluar dari Istana Utama dengan mata sayu, seolah baru berhasil selamat dari peperangan melawan dewa-dewi agung selama ribuan tahun.
"Aku menyesal melakukan FFM (Female Female Male)," gumam Tian Yan sambil memegang kepalanya yang sakit.
Tian Yan mulai menggaruk kepalanya dan menyudahi semuanya. Dia memutuskan untuk berjalan-jalan menuruni sekte, sebab dia juga belum mengenal lika-liku sektenya selama ini dengan detail.
Dia mulai menuruni tangga-tangga dan berjalan hingga tiba di depan sebuah rumah dan dia melihat seorang pria paruh baya yang hampir saja dia lupakan.
"Guang Ji!" Tian Yan memanggil.
Guang Ji adalah Tuan Kota dari Kota Star Qi, yang dahulu dia tundukkan dengan bantuan Jiao Yue.
'Master Sekte macam apa aku ini, aku benar-benar melupakannya!' batin Tian Yan.
Mendengar suara panggilan yang datang, Guang Ji yang saat ini sedang menikmati kopi di teras depan pun langsung berbalik.
"Master Sekte!" sahutnya.
Tian Yan mengangguk dan masuk ke teras rumahnya.
"Guang Ji, lama tidak bertemu." Tian Yan tersenyum canggung.
"Emm, yah ... memang, sudah setahun lebih kukira." Guang Ji berkata, "Master Sekte silahkan duduk."
"Tidak, aku hanya ingin berbincang sebentar denganmu saja." Tian Yan menolaknya.
"Baiklah kalau begitu."
Keduanya pun berbincang-bincang kurang lebih selama sedupa senilai waktu, lewat percakapan itu pun Tian Yan mengetahui bahwa Guang Ji sebenarnya sebelumnya ditugaskan oleh Zhong Fan keluar sekte untuk mencari informasi, dan dia baru keluar beberapa hari yang lalu.
"Aku sebenarnya bisa tiba beberapa bulan yang lalu, hanya saja aku tiba-tiba merasa diriku tiba-tiba menerobos Origin Field Lapisan 3! Padahal 6 bulan yang lalu aku baru saja menerobos Origin Field Lapisan 2." Dia berhenti sebentar, lalu melanjutkan, "Aku kira hanya diriku saja, tapi setelah beberapa hari kembali, rupanya semua orang juga mengalami hal yang sama."
"Apakah master sekte mengetahui sesuatu?" Guang Ji sudah lama ingin menanyakan hal ini, tapi karena dia baru kali ini bertemu, jadi dia langsung bertanya saja agar melepaskan semua rasa tanya dalam hatinya.
"Entahlah ... kurasa ini anugerah dari dunia," Tian Yan mengucapkannya dengan nada yang berwibawa dan meyakinkan, "Mungkin ini cara dunia mendukung kita, agar dapat mendominasi dunia."
Mata Guang Ji melebar untuk sesaat ketika mendengar hal itu. 'Apakah Master Sekte Putra Langit?' ia bertanya kepada diri sendiri.
Tian Yan hanya berbohong, ia tidak menyangka Guang Ji akan merenungkan hal semacam ini.
Tian Yan menepuk pundaknya, dan berkata, "Sudahlah, kita akhiri saja pembicaraan ini. Terlebih dari itu, mulai sekarang kau akan menjadi Tetua Sekte Naga Giok!"
Guang Ji mendongak dan mengangkut, ia juga menyaksikan Tian Yan pergi hingga punggungnya benar-benar menghilang dari penglihatannya untuk saat ini.
"Aku semakin yakin bahwa pilihanku ini tepat!"
***
Setelah berjalan pergi dari rumah Guang Ji, Tian Yan terus berjalan mengitari sekte lagi, bahkan dia pergi ke rumah-rumah yang berada di pinggiran sekte.
Tian Yan membuang mukanya ke arah sana dan sini, dia bergumam, "Ini sudah terlalu di pinggir, sebaiknya aku lanjutkan lain waktu."
Tepat ketika Tian Yan ingin menyudahi perjalanannya, tiba-tiba saja telinga berdengung karena mendengar suara kesakitan yang datang dari dalam hutan.
'Siapa?' Tian Yan langsung menoleh ke arah ke dalam hutan dan terbang ke arah suara jeritan terdengar.
[Bersambung!]