
"Sebenarnya, dahulu ada seorang wanita bernama Qing Jia yang menyuruhku melewati Lubang Void itu, kupikir dengan melewati itu akan tiba di Benua Huxing, rupanya malah ke sini." Imbuhnya, "Berbeda dengan tempat ini, Benua Huxing hanyalah melahirkan paling tinggi kultivator Origin King, jadi itulah kenapa perkembanganku cukup lambat dalam 2 tahun terakhir."
"2 tahun? ah, jadi kau benar-benar berada di Langit Berbintang selama ini?"
"Langit Berbintang?" Tian Yan semakin bingung sebab itu pertama kalinya dia mendengarnya.
"Biar aku jelaskan padamu secara singkat saja. Di dunia ini, terdapat begitu banyak galaksi-galaksi yang disebut Langit Berbintang. Benua Hexing, Benua Wu Dian, itu pastilah terdapat di satu bintang, dan bintang tersebut pastilah di dalam galaksi atau yang sering disebut Langit Berbintang." Huang Yun berhenti sejenak untuk memberikan waktu kepada Tian Yan untuk memahaminya.
"Lalu, seluruh Langit Berbintang itu berpusat pada Alam Inti Langit ini!" Ungkap Huang Yun, "Perbedaan paling mencolok adalah Langit Berbintang hanya bisa melahirkan kultivator hingga ranah Half Sovereign, sementara di Alam Inti Langit bisa sampai Martial Sovereign Realm. Selain itu juga, waktu di Alam Inti Langit berputar lima kali lebih cepat, tidak heran kau berpikir baru berpisah 2 tahun dariku, tapi aku merasa ini sudah 10 tahun."
"Jadi begitu ..." Tian Yan selesai mencerna semuanya, lalu berkata kepadanya, "Sepertinya kau melalui banyak kesulitan."
"Ya ... memang ada beberapa kesulitan, tapi tidak seburuk itu, sebab keberuntungan yang aku dapat begitu tinggi."
"Oh?" Tian Yan terlihat tertarik dengan apa yang diucapkan oleh Huang Yun. "Keberuntungan macam apa? kita mempunyai banyak waktu, kenapa tidak menceritakan semua pengalamanmu di sini?"
"Ah, akan panjang jika menceritakan secara menyeluruh, intinya lihatlah apa saja yang aku dapat." Huang Yun berhenti sebentar, lalu tangannya bergerak dalam gerakan menebas.
Krakkk ...
"Gila ..." Baru pertama kali Tian Yan melihat seseorang membela ruang dengan mudah seperti ini.
Huang Yun menjelaskan seraya memasukkan tangannya ke dalam retakan ruang itu seolah mencari sesuatu, "Ini adalah Saku Dimensiku, kau akan mendapatkan kemampuan ini beserta kemampuan pemulihan yang aku tunjukan sebelumnya saat kau menerobos ranah Martial Sovereign nanti."
"Jadi begitu ... ngomong-ngomong, apa saja ranah di atas Origin King?"
Huang Yun menjawab, "Itu ialah Martial Spirit, Martial King, Martial Emperor, lalu Martial Sovereign. Tapi kabarnya masih ada ranah lagi di atas ini, itu adalah Half Saint." Huang Yun menarik keluar sebuah buah berwarna hitam dengan aura ungu yang menjalar di atasnya, "Dan untuk menerobos ranah Half Saint, haruslah seorang Martial Sovereign Tahap Puncak Kesempurnaan memurnikan ini."
Tian Yan menjadi terpana dengan pernyataan itu.
"Bukankah itu artinya kau mendapatkan benda yang sangat berharga ..." Tian Yan menjadi sedikit iri.
"Hehe, siapa dulu ..." Huang Yun tersenyum bangga, lalu memasukkannya kembali ke dalam Saku Dimensi sebelum mengambil sesuatu yang lain lagi dari dalamnya keluar.
"Sebuah Inti Monster?" Tian Yan menatap manik hitam berbentuk bundar yang dikeluarkan oleh Huang Yun.
"Itu benar, ini memang Inti Monster! Aku mendapatkan ini saat menjelajahi di Tanah Monster Emas! Kebetulan ini adalah Inti Monster dari spesies yang sama denganku, karena itulah aku bisa menggunakannya untuk mempercepat pertumbuhanku. Yah, meski sebenarnya masih ada tersisa 6% Energi Monster yang tersisa, jika aku bisa menyerap semuanya, mungkin aku bisa menerobos ranah Martial Sovereign Tahap Menengah."
"... Yah, kau hanya beruntung, haha ..."
"Hehe ..." Huang Yun terlihat menyeringai licik, sebenarnya masih ada satu lagi, aku yakin kau pasti akan iri!
Dengan gerakan kilat, Huang Yun memasukkan kembali Inti Monster itu, lalu menarik kembali sebuah giok bundar keluar dan memamerkannya kepada Tian Yan.
[Sistem mengetahui ini!]
'Hmm, jadi kau mengetahuinya, cepat jelaskan, aku sudah kehilangan begitu banyak harga diri di depan wanita ini.'
[Baik! Giok ini adalah Giok Waktu, berkultivasi di dalam Giok Waktu dapat mendapatkan 100 tahun kultivasi dalam 10 tahun waktu saja.]
'What the!' Tian Yan hampir memuntahkan seteguk darah.
Siapa yang karakter utama sebenarnya?!
Meski terjebak dalam rasa iri, Tian Yan tetap mempertahankan wibawanya.
"Ah, ini pasti Giok Waktu, bukan?"
"Kau mengetahuinya?" Huang Yun tertegun, padahal dia baru saja ingin memamerkannya kepada Xiao Yan nya, siapa yang menyangka itu tidak akan berhasil.
"Ckkk, setidaknya berpura-puralah tidak tahu," Huang Yun berdecak kesal dalam hatinya.
"Apakah itu adalah keberuntungan terbesarmu?" Tian Yan bertanya, "Ataukah masih ada yang lain?"
"Tidak ada, kau pikir aku ini apa? lagipula aku baru 10 tahun di tempat ini."
"Bukankah sudah ratusan tahun jika ditambah dengan waktu kultivasimu di dalam Giok Waktu? kau sudah tua, Yun Jie." Tian Yan menyengir dan mencoba untuk membuatnya marah, tapi Huang Yun yang terkadang polos terlihat tidak mempermasalahkan itu.
"Hmm, aku masih bisa dibilang cukup muda dengan usia 20 tahun, jika ditambah dengan waktu aku berkultivasi dalam Giok Waktu, mungkin umurku barulah ... 40 tahun, sebab aku baru mendapatkan Giok Waktu tiga tahun yang lalu."
'Urghhh, apa wanita ini tidak mengerti aku sedang mengejeknya karena terlalu tua? tidak, tua? aku khawatir hanya tubuhnya saja yang bertambah usia, mentalnya tidak.'
Tiba-tiba sebuah pemikiran masuk ke dalam benaknya, dan itu membuat Tian Yan menjadi merasa bersalah. Dia yakin Jiao Yue dan Bing Hua benar-benar akan kecewa nantinya, sebab sepertinya dia tidak akan bisa pulang dalam waktu beberapa tahun.
"Hah, aku akan siap jika mereka berdua marah ..." Tian Yan bergumam lembut.
Sekarang dirinya hanya harus fokus kepada hal lain, yakni harus cepat-cepat menjadi kuat dan mencari cara untuk kembali ke Langit Berbintang dan menemui Jiao Yue serta Bing Hua.
"Xiao Yan, sekarang apa tujuanmu?" Huang Yun bertanya. Daripada disebut pasangan, keduanya lebih terlihat seperti seorang teman.
Tapi justru sikap seperti inilah yang paling disukai oleh Tian Yan, mungkin itulah yang membuat Huang Yun spesial di matanya.
"Tujuanku untuk mencari keberadaan Alam Suci, tapi sebelum itu aku harus kembali ke Langit Berbintang lebih dahulu."
"Alam Suci ... itu memang ada."
"Memang ada? di mana?"
"Aku tidak tahu di mana, hanya saja kabarnya ada sebuah Gerbang Suci yang menjadi penghubung antara Alam Inti Langit dengan Alam Suci itu, dan rumornya Gerbang Suci dijaga oleh malaikat yang sangat kuat. Hanya mereka para Half Saint yang akan diizinkan untuk melewati Gerbang Suci."
"Malaikat... Gerbang Suci.."
"Malaikat yang kau maksud pastilah sosok yang sangat kuat."
"Emm, yah! Dikatakan juga pernah ada makhluk-makhluk kuat dari Alam Suci datang ke Alam Inti Langit dengan niat jahat, dan mereka dibunuh hanya dengan ucapan sang malaikat itu."
"..."
[Bersambung!]