Deity System : Cultivation

Deity System : Cultivation
Chapter 106 : Jabatan


Tujuh Bulan Kemudian.


Perjalanan panjang Tian Yan selama ini akhirnya berakhir dan ia sudah kembali ke luar Hutan Kabut, dan berdiri di depan deck kapal sambil melihat ke kedalaman hutan.


"Apakah ini?" Jian Yong berada di sampingnya, mengernyit ketika melihat kedalaman hutan. "Banyak aura ganas di dalam."


Dia dapat merasakannya sebab selama lima bulan terakhir, Tian Yan, Bing Hua, serta Jiao Yue sering menggunakan kekuatan murni mereka untuk merusak segel kultivasi yang ditaruh.


Kini ranahnya sudah kembali, dan itu masih merupakan Origin King Lapisan 1!


Ini adalah ranah besar tertinggi di Benua Huxing, siapapun yang mempunyai Origin King adalah raja bagi wilayah sekitar, jadi cepat atau lambat pun kekuatan Sekte Naga Giok akan naik menjadi Sekte Kelas 1!


Tian Yan juga tidak berharap sebelumnya, sebab tujuannya hanyalah membuat sekte, tidak menyangka akan mengumpulkan beberapa monster berbakat seperti mereka bertiga.


"Ada yang datang!" Jiao Yue menatap serius jauh ke dalam hutan yang luas.


"I-I-Itu ..." Sheng Yi menutup mulutnya, dan para anak-anak kecil juga melebarkan mata mereka dengan kagum.


Dari kejauhan, ratusan Naga Palsu terbang berdatangan seperti ingin bermigrasi, jumlah mereka sangat banyak sehingga membuat hutan di bawahnya tertutup oleh bayangan mereka.


"Roar!"


"Roar!"


Auman naga terdengar dengan dahsyat, membawa tekanan dan keangkuhan sebagai makhluk yang kuat.


"Haruskah aku membunuh mereka?" Jiao Yue sudah siap mengeluarkan panahnya, tapi Tian Yan menggelengkan kepalanya.


"Ini adalah tempat tinggal mereka, dan lagi ... mereka rekan kita," ungkap Tian Yan — lalu melompat dan terbang ke luar kapal.


Melihat sosok Tian Yan yang sangat familiar ini, semua Naga Palsu langsung berhenti, dan beberapa bahkan sudah terlihat pucat.


Beraninya kita mengaum di depan Tian Da Jun!


Mereka semua menyesali tindakan angkuh mereka barusan dan dengan perlahan-lahan menundukkan kepala mereka seolah menyembah Tian Yan.


Tian Yan tersenyum dan bertanya, "Di mana Long La dan Long Li?"


Beberapa naga palsu saling memandang sebelum salah satunya akhirnya berubah wujud menjadi seorang wanita berdada besar.


"Tian Da Jun, kedua senior sekarang sedang pergi ke pengasingan karena mereka baru sana menerobos ranah!" ungkap wanita tersebut.


"Hmm, jadi begitu ..." Tian Yan tersenyum mengangguk. "Kalau begitu buka jalan, aku ingin masuk!"


"Dimengerti!" Wanita itu menangkupkan tinjunya, lalu berbalik kepada kawanannya yang lain, "Kalian sudah dengar, bukan? cepat bubar dan kembali pada pekerjaan masing-masing!"


Semuanya mengangguk, dan pergi, termasuk wanita itu juga.


Setelah melihat semua Naga Palsu telah pergi, Tian Yan pun kembali ke atas deck kapal dan perjalanan dilanjutkan.


Di sepanjang perjalanan, beberapa anak kecil memandangi Tian Yan dengan kagum.


"Kakak, apa kau Pengendali Naga?"


"Kakak, kenapa mereka memanggilmu dengan sebutan Da Jun? apakah kau penguasa mereka?"


Beberapa pertanyaan acak datang dari mereka, membuat Tian Yan tersenyum lembut dan menjawab mereka: "Benar, aku adalah Master Sekte dari Sekte Naga Giok! Dan mereka adalah bawahanku!"


"Woahhh ..." Mata para anak-anak kecil itu berbinar.


"Hei-hei, apa kalian tidak tahu? Bos kecil ini adalah seekor Naga Emas!" Jian Yong datang dan bercerita kepada mereka.


Tapi respon para anak-anak kecil sangat buruk kepadanya.


"Apa-apaan pak tua ini, dia sangat pandai mendongeng!"


"Ya, padahal sudah jelas Kakak Tian adalah manusia!"


"Hei, jangan begitu kepada orang tua!" Salah satu gadis memarahi mereka.


"Ah, cantik, rupanya kau yakin dengan ceritaku—" Jian Yong baru ingin merasa senang kembali tapi perkataan gadis itu belum berhenti.


"Mungkin saja pak tua ini sudah rabun, jadi matanya terkadang memandang Kakak Tian sebagai naga!" lanjut gadis kecil itu.


"Hihihi ... mereka sangat aktif." Bing Hua tersenyum bahagia di samping Tian Yan.


"Ya ... mereka juga sangat polos." Jiao Yue menyambung dengan wajah datar.


Tapi maksud mereka berkata seperti itu di dekat Tian Yan hanya mereka yang paham.


Tidak, sesungguhnya Tian Yan juga paham!


"Ehem, mungkin lain kali kita memikirkan hal seperti ini."


***


Beberapa menit kemudian.


Mereka serombongan tiba di depan Istana Utama, sekaligus pusat dari Sekte Naga Giok.


"Ini sangat indah." Bing Hua tanpa sadar memuji keindahan arsitektur yang dibuat oleh para Naga Palsu.


Selain dirinya, mereka yang lain juga, terutama para anak-anak kecil yang baru pertama kali melihat istana semegah ini di depan mata mereka.


"Hoammm ..." Dari dalam Istana Utama, seorang pemuda tampan berambut coklat berjalan keluar sambil memegang bambu di pundaknya.


Wajahnya sangat membosankan, dia seperti seorang yang sangat lama, atau bahkan dia mungkin perwujudan dari kemalasan?


"Zhong Fan!" Tian Yan memanggil.


Pemuda berambut coklat yang mendengar namanya dipanggil pun langsung mengucek matanya yang lesu, lalu menoleh ke arah Tian Yan dan rombongan.


"Ah, Master Sekte ... selamat datang." Zhong Fan berkata dengan nada malas dan wajah datar.


Tian Yan tidak memedulikan sikapnya, sebab begitulah Zhong Fan apa adanya.


"Kau sudah menerobos ranah." Tian Yan berjalan menghampirinya.


Zhong Fan saat ini sudah bukan lagi Origin Dao Lapisan 3, tapi ia adalah Origin Field Lapisan 1!


Zhong Fan mengangguk, lalu menoleh ke belakang Tian Yan. "Orang baru?" tanya dia.


"Enn! Mereka adalah rekan baru!" jawab Tian Yan sambil memperkenalkan mereka masing-masing.


"Ini Jiao Yue, Bing Hua, Sheng Yi ..." Tian Yan terus melanjutkan, sampai akhirnya, "Ini adalah Jian Yong!"


Mereka semua pun saling menangkupkan tinju sebagai salam perkenalan.


"Yah, aku tidak menyangka anda akan membawa banyak orang kuat sekaligus dalam satu tahun lebih, Tuan Muda— maksudku Master Sekte."


"Ceritanya panjang, ayo kita masuk ke dalam dahulu."


"Enn!"


***


Saat di dalam Istana Utama, tiap-tiap dan masing-masing orang-orang, duduk di kursi mereka, bahkan para anak-anak.


"Jiao Yue!" Tian Yan menoleh ke arahnya, "Mulai saat ini kau adalah Penatua Agung di tempat ini!"


"Baik, Tuan!" jawab Jiao Yue.


Tian Yan menoleh lagi kepada Bing Hua, "Bisakah aku serahkan posisi Manager Besar padamu?"


Tian Yan bertanya seperti ini sebab dia teringat Bing Hua dahulu hanya ingin kebebasan dari pekerjaan, jadi ia ingin melihat bagaimana pendapat Bing Hua untuk saat ini.


"Tentu saja, lagipula ini hanya mengurus sekte." Bing Hua mengangguk setuju.


"Baiklah, kalau begitu mulai sekarang kau mengemban posisi Manager Besar, dan Sheng Yi akan menjadi Wakil Manager mu!"


"Baik!" Keduanya menjawab secara bersamaan.


"Emm, lalu ..." Tian Yan menoleh ke arah 12 anak-anak kecil ini, "Apa kalian mau menjadi murid di Sekte Naga Giok ini?"


[Bersambung!]