
Saya sedang mencoba penulisan dengan gabungan beberapa sudut pandang (POV), jika kurang nyaman, silahkan beri kritik di kolom komentar, oke?
***
"Kalian berdua sangat ribut!" Tian Yan menyergah mereka, dia sudah tidak tahan lagi, karena beberapa saat yang lalu System tiba-tiba memberinya misi, yakni untuk membunuh kedua orang ini.
"Jika kalian sudah selesai, bisakah kita segera bertarung?" Tian Yan bertanya dengan santai, dia sangat yakin bisa melakukannya, apalagi dengan bantuan pedang kelas Sovereign di tangannya.
"Tuan, anda bercanda." Tuan Kota buru-buru menundukkan kepalanya dengan keringat dingin, dia tahu ranah Tian Yan hanyalah Martial Spirit, itu sangat lemah sampai-sampai ia dapat membunuhnya hanya dengan tatapan mata saja.
Tapi dia tidak akan berani melakukan itu sebab ada Huang Yun yang dia takuti saat ini.
"Suami, angkat kepalamu kenapa kau takut dengan mereka?!" kesal Nyonya Liu.
"Benar, jika kau mampu mengalahkan Tian Yan, maka kalian berdua akan selamat, tapi jika tidak ..." Huang Yun mengatakan dengan suara yang dalam, "Maka jangan salahkan Ratu ini jika bertindak kejam!"
"Gulppphh ..." Aku menelan ludah ketika mendengarkan perkataan senior itu, 'Dia benar-benar mengizinkanku untuk membunuh pemuda ini? apa yang salah dengan otaknya?'
Tapi semua itu tidak penting, jika dengan itu aku dapat menjamin keselamatanku dengan keselamatan kota ini, maka ayo lakukan!
Aku Shen Yang tidak akan menahan diri!
Bang!
Shen Yang segera menerjang ke atas dengan pedang kelas King miliknya dan mengayunkannya ke arah dada Tian Yan.
Tringgg!
"Pak tua!" Aku mendengar bocah itu seperti memanggilku, tepat ketika aku menatap matanya, cepat-cepat aku memejamkan mataku kembali karena aku merasa aura kegelapan yang berkecamuk di dalam mata putih milik pihak lain.
Bang!
Tian Yan menyempatkan kesempatan itu untuk menendang tubuh Shen Yang hingga termundur ke belakang, tapi belum sampai di sana, istrinya atau Nyonya Liu sudah muncul di dekat Tian Yan dan menyabetnya menggunakan cabuk merah berduri ke arah tubuh pemuda tersebut.
"Awas!" Huang Yun berteriak mengingatkanku, aku tetap mempertahankan kewaspadaan dan melompat ke belakang, tapi sudah terdapat beberapa bola api yang mengarah ke arahku dari kejauhan.
Bang! Bang! Bang!
Tian Yan terlempar ke belakang sambil terbatuk-batuk, setelah ia berhasil mempertahankan posisinya kembali matanya segera terbuka lebar ketika menyaksikan seni yang sebelumnya ada di tempat lain kini sudah berada di dekatnya dan melancarkan tebasan horizontal ke arahnya.
"Pelindung Kegelapan!"
Evil Emperor's Eye milik Tian Yan terbuka lebar sementara matanya yang lain tertutup, hal ini dilakukan untuk menentukan di mana pelindung kegelapan yang akan dia taruh. Dan, sebuah pelindung dari elemen kegelapan tiba-tiba tercipta di depannya berbentuk perisai tajam yang terlihat seperti aura kacau.
Bammmm ...
"Apa?!" Ekspresi Shen Yang berubah menjadi kejutan, buru-buru dia menginjak pelindung hitam itu dan mendorong tubuhnya kembali ke tempat istrinya berada.
"Dia kultivator elemen kegelapan, ini cukup merepotkan." Wajar jika senjang sampai berbatas seperti itu sebab elemen kegelapan sangatlah kuat pertahanannya bahkan jika itu diubah dalam bentuk senjata tetap saja itu masih lah kuat, pengguna elemen kegelapan juga cukup langka karena yang memiliki elemen seperti itu pastilah manusia berbakat.
Di kejauhan, Huang Yun yang ikut menyaksikan ini juga sedikit tersenyum bangga. "Aku kira beberapa bulan ini dia gunakan hanya untuk berkultivasi saja, aku tidak menyangka dia bahkan sudah bisa menguasai teknik-teknik yang aku beri."
"Dia istimewa!"