
Di atas Istana Kekaisaran Bulan Suci, sosok lelaki paruh baya atau komandan Youchi berdiri tegak dan ke sana sambil memandang ke bawah.
"Dia tidak menjawab?" Youchi mengerutkan keningnya, dan hendak berteriak lagi, tapi kali ini tiba-tiba saja sesosok muncul dan terbang dari bawah hingga berhenti tepat di hadapan dirinya.
"Siapa kau?" Youchi mengernyitkan keningnya dengan ekspresi bingung.
Pemuda di hadapannya ini hanyalah Origin Field Lapisan 5 yang menurutnya bukanlah hal penting, jadi dia masih menghiraukan sikap tidak sopan Tian Yan sebab dia tidak ingin disebut menindas yang lemah.
"Aku kakekmu." Tian Yan tersenyum provokasi.
"..." Sejujurnya Youchi sedikit terkejut dengan keberanian dari Tian Yan atau pemuda di hadapannya. Namun meski begitu dia tetap tidak terlalu peduli.
"Serangga kecil, menyingkirlah sebelum aku membunuh—"
Swoosh!
Tubuh Tian Yan telah berkedip dan muncul kembali di depan Youchi.
Sringggggg ...
"!!!" Youchi cukup kaget untuk sesaat, Untung saja dia buru-buru mengambil jarak untuk memberikan ruang bagi pedang Tian Yan untuk menebas udara saja.
"Semut sialan!" Youchi berdecak kesal, tidak pernah dia sangka Tian Yan akan berani mengambil inisiatif sendiri untuk menyerangnya lebih dahulu.
Booom!
Seketika Domain Pedang miliknya dikorbankan, menutupi seluruh tempat dalam luas 50 meter dari tempatnya.
Domainnya terlihat sangat kuat, diselimuti oleh Prinsip Pedang dan Kekuatan Elemen Api yang membalut pedangnya sendiri.
"Ckkk, jangan pikir hanya kau saja!" Tian Yan tidak mau kalah dan dia juga mengorbankan Domainnya yang mengandung kekuatan sejati dari Prinsip Pedang. Warna Domainnya berbanding terbalik dengan milik Youchi yang berwarna merah, miliknya berwarna biru muda karena dibaluti oleh Prinsip Es miliknya.
"Kekuatan Elemen ... tidak, Prinsip Es!" Youchi tercengang dari dalam Domainnya.
Normalnya di dunia ini orang-orang hanya menguasai 1 Prinsip saja, sebab untuk mengolah dua Prinsip sangat menguras tenaga dan membuang banyak waktu.
Dia sendiri seorang Origin King dan sudah memahami Prinsip Pedang hingga Tingkat 3, sedangkan kekuatan Elemen Api yang dia keluarkan bukan berasal dari Prinsip Api, melainkan dari Akar Elemen-nya.
Sementara Tian Yan? Dia adalah Origin Field dan tidak memiliki Akar Elemen, jadi sudah dipastikan kekuatan Elemen Es itu adalah Prinsip Es.
"Prinsip Es Tingkat 3 ... pemuda ini kelihatannya jenius berbakat dapat mencapai itu di usia nya," Youchi bergumam dalam hati.
"Siapa kau?" Youchi melontarkan pertanyaan. Dia takut Tian Yan berasal dari latar belakang yang kuat, jika dia benar-benar berhasil membunuh Tian Yan, mungkin akan terjadi masalah jika Tian Yan memiliki latar belakang yang kuat.
"Aku ..." Tian Yan menyatakan dirinya secara terbuka dengan suara lantang, "Aku adalah Master Sekte Naga Giok!"
Tidak ada gunanya lagi bermain babi, sejak awal tujuannya hanyalah untuk memperkenalkan kepada banyak orang siapa dia, lalu setelah itu dia akan mulai menunjukkan kekuatannya.
"Sekte Naga Giok." Youchi menghela nafas lega dalam hatinya. Jika Tian Yan bukan dari sekte besar, maka tidak akan ada masalah jika dia membunuhnya.
Tapi Youchi bukan tipe yang membunuh secara sembarangan, dia orang yang cukup masuk akal.
"Junior kecil, patahkan lenganmu dan pergi dari hadapan raja ini! Jika tidak ..." Youchi menghunuskan pedangnya, "Jangan salahkan raja ini karena bertindak kejam!"
"Hah?" Tian Yan menyengir, "Usir aku jika kau mempunyai kemampuan ini!"
"Hmph!" Tian Yan juga menjadi serius setelah melihat niat membunuh yang terpancar jelas di mata Youchi.
"Bocah itu hanya banyak omong sepertinya." Bing Fan mencibir dari depan pintu Istana Kekaisaran.
"Ia pasti akan menang!" Bing Hua yang ada di samping menyanggahnya. Sebab kepercayaannya kepada Tian Yan adalah sepenuh hati.
"Cih, Bing Hua, sebaiknya kau pikirkan perkataan ayah sebelumnya!" Bing Fan menawarnya, "Hidupmu pasti akan aman jika bersama dengan Tuan Zhen Yu, selama kau bersama dia, bahkan Tubuh Spesialmu akan terjaga dan tidak akan ada orang yang berpikir untuk menyakitimu."
Bing Fan memang kejam dan tegas, tapi semua keputusan yang dia lakukan kepada Bing Hua, menurutnya itu adalah yang terbaik bagi putrinya sendiri.
Dia tidak begitu peduli dengan putranya, Bing Yuo. Sebab itu hanyalah anak hasil dari pelayan, baginya Bing Hua ribuan kali lebih berharga daripada nyawa putranya.
"Ayah, bahkan sampai matipun aku tidak akan menuruti hal itu!" Bing Hua menegaskan balik.
"..." Bing Fan hanya bisa terdiam dan menghela nafas sambil memandang ke atas. "Terserah kau, selama pemuda itu mati, maka hutang nyawamu sudah tidak ada padanya, dan tidak akan ada alasan lagi."
Tinggggg~!!
Suara benturan benda tajam berbunyi di udara, dan menghasilkan percikan api ke sekitarnya, disertai dengan hawa dingin dan panas yang saling tumpang tindih satu sama lain.
"Hyahhh!"
Buummm~!!
Dentuman tabrakan aura dari keduanya membuat gema suara hingga ke mana-mana dan langsung menarik perhatian semua orang yang ada di dalam Ibu Kota Kekaisaran untuk melihat dari kejauhan.
Di antara kediaman-kediaman rumah, salah satunya kediaman rumah kecil di pojokan Ibu Kota. Seorang ayah dan putra putrinya berdiri sambil menatap hormat ke arah pertempuran yang tengah berlanjut.
"Bukankah itu Saudara Tian?" Gadis muda rupawan dan cukup cantik terlihat sangat terkejut sekaligus gembira.
"Ummm, yah ... kurasa dia adalah Dermawan Tian." Ayah dari kedua pemuda/i itu berkata sambil mengelus jenggotnya.
"Tapi kenapa Saudara Tian melawan Origin King itu? bukankah dia akan mati?" Pemuda di sampingnya terlihat bingung.
Ketiganya adalah berasal dari keluarga Lu, yakni Lu Xi, Lu Yuo, dan Lu Fang. Mereka adalah orang yang pernah ditemui oleh Tian Yan kala itu ketika memutuskan untuk bisa bertemu dengan Bing Hua di perayaan kekaisaran.
"Aku tidak tahu, tapi kurasa Dermawan Tian bukan orang yang sembrono seperti ini, kita lihat saja." Lu Yuo memang berkata seperti itu, tapi dia memiliki maksud agar kedua anaknya ini tidak ikut campur.
Keduanya bukan anak umur tiga tahun, mereka paham maksud ayah mereka, dan akhirnya hanya bisa menahan diri untuk menuruti sambil terus mengamat-ngamati jalannya pertarungan.
Tring~!
"Kau ..." Youchi sedikit kaget untuk yang ke beberapa kali, sebab kali ini Tian Yan masih mampu bersaing dengannya, bahkan setelah selama ini. "Kau bukan orang biasa!"
Tring~!
Youchi mengambil jarak ke belakang sedikit, tapi sebelum dia mampu meluruskan tubuh dengan baik, sosok Tian Yan sudah maju dan menebasnya.
'Gawat!' Youchi langsung mengangka dagunya ke atas sehingga pedang milik Tian Yan tidak mengenai bawah wajahnya.
Akan tetapi ...
Srikkk~!!
\[Bersambung!\]