Rumah Angker

Rumah Angker
41. Menuntut Balas


Sebuah mobil mewah baru sampai di pelataran depan Alpha Centauri Apartemen, saat dari salah satu unit di lantai empat,


Seorang laki-laki tampan yang duduk di bangku kedua mobil mewah yang baru datang itu tampak melirik jam tangan mewah yang melingkar di pergelangan tangannya,


Setelah itu ia meraih ponselnya untuk menghubungi seseorang, namun belum lagi ia membuka kunci layar ponselnya, tiba-tiba dari salah satu unit di lantai empat yang lampunya mati, tiba-tiba...


Prang!


Sebuah suara seperti kaca pecah terdengar begitu keras, bersamaan dengan itu terlihat seperti ada yang terlempar dari sana,


Driver dari sang pemuda tampan yang bisa melihat jelas apa yang terjadi tampak berteriak, membuat sang atasan yang duduk di belakangnya yang sebelumnya sudah terkejut karena suara kaca pecah kini semakin tampak panik, apalagi ketika drivernya berkata padanya,


"Ada yang jatuh dari atas Tuan,"


Kata sang driver seraya melepaskan sabuk pengamannya untuk kemudian bersiap keluar dari mobil,


Sementara itu di luar tampak sudah banyak orang berkerumun, mereka mendatangi satu titik di mana driver pemuda tampan yang menumpangi mobil mewah itu melihat sesuatu terlempar dari lantai empat,


seperti orang tapi ia juga tidak bisa memastikan karena keadaan malam hari hingga ia tak bisa melihat dengan jelas,


Apalagi sesuatu yang dilempar itu terjatuh di tempat yang sedikit jauh dari posisinya kini memarkirkan mobil Tuannya,


Pemuda tampan yang merupakan seorang pengusaha otomotif itupun kini turun dari mobil mewahnya, bersama pula sang driver yang lebih dulu turun tampak mereka berjalan menuju ke tempat di mana banyak orang berkerumun,


Penasaran tentu saja dengan apa yang terjadi, mereka mempercepat langkahnya menuju ke sana,


Dan...


"Astagaaa..."


Histeris seketika pengusaha tampan itu tatkala melihat sesosok gadis yang kini berada di pelataran parkir apartemen Alpha Centauri,


Mata sang pengusaha membulat lebar menatap sosok yang kepalanya pecah bersimbah darah dan matanya terbuka seolah menatapnya,


Pengusaha muda itu mundur beberapa langkah, lemas kedua kakinya seolah tak mampu lagi menyangga beban tubuhnya,


Dan tanpa ia sangka, ketika ia mulai jauh dari kerumunan, di mana di sana sang driver masih ikut melihat korban yang persis Gisela,


Tiba-tiba...


Sebuah lampu mobil menyorot ke arah sang pengusaha muda,


Mobil yang terparkir tak jauh dari pengusaha muda itu kini tengah terhuyung karena sangking syoknya,


Tampak pengusaha muda itu menatap ke arah mobil yang sempat lampunya menyala dan menyorot ke arahnya, yang kemudian, di sana, di dalam mobil, seorang gadis duduk di belakang kemudi, sosok itu menatapnya dalam keremangan cahaya dari lampu di pelataran parkir apartemen,


Pengusaha muda itupun tampak kembali membulatkan matanya, tatkala sosok gadis di dalam mobil itu pelahan keluar dari mobil dengan cara menembus pintu mobil di samping kursi pengemudi,


Sosok gadis itu tampak melayang pelahan, mendekat ke arah sang pengusaha muda yang dengan sisa kekuatan yang ada pada dirinya itu kini berlari menghindar,


Sosok gadis yang tak lain adalah hantu Monica itu mengejar pengusaha muda yang merupakan mantan kekasihnya itu,


Dengan segenap kebencian yang ia miliki, Monica begitu ingin mendapatkan mantan kekasihnya itu agar bisa memberikan pelajaran juga,


Tidak!


Tidak ada kata maaf bagi mereka, Monica tak ingin memaklumi apapun yang telah mereka lakukan, Monica tak mau!


...****************...