
Fei Hung tersenyum lucu sebelum menggerakkan kepalanya dan mencicipi bibir lembut Wang Ying.
"Hmm?!"
Tubuh Wang Ying menjadi kaku seketika saat bibirnya disegel oleh bibir Fei Hung.
Beberapa detik kemudian, Fei Hung melepaskan bibirnya. Yunyin.
Wajah, telinga, dan leher Wang Ying sudah sangat memerah.
Fei Hung menyukai Wang Ying sekarang dan, terlepas dari hubungan Guru-Murid mereka, dia tidak akan mempermasalahkan Wang Ying dengan menganggapnya sebagai wanitanya juga.
"Sekarang kau milikku!" Fei Hung menjulurkan lidahnya dengan jahat, membuat Wang Ying semakin tersipu malu dan mengangguk malu-malu.
"Tunggu aku di sini ..." Wang Ying kemudian berbisik, hampir seolah-olah itu adalah perintah.
Fei Hung tersenyum masam dengan ekspresi tidak tahu harus tertawa atau menangis dan kemudian mengangguk dengan senyum lebar.
Wang Ying segera berlari, meninggalkan Fei Hung sendirian repat saat sudah dekat dengan rumahnya.
Beberapa waktu kemudian, Wang Ying kembali dengan membawa koper yang agak besar.
Fei Hung memiringkan kepalanya dengan bingung tetapi tidak mengajukan pertanyaan apa pun.
Fei Hung lalu meletakkan koper kayu Wang Ying di cincin spasialnya angkasa, mengejutkan gadis itu sepenuhnya, dan kemudian mereka mulai berjalan menuju rumah Ling.
Fei Hung juga memegang tangan halus Wang Ying saat mereka berjalan.
...
Ketika mereka tiba, perasaan spiritualnya melihat keberadaan Lin Meng, Ling Xi, Xin Wanying dan Zhang Yang yang awdang berbicara satu sama lain di ruang tamu. Swdangkan Huan Yin sedang membaca apa yang tampak seperti cerita anak-anak, duduk disekitar mereka.
"Apa yang masih kalian lakukan disini?" Fei Hung bertanya dengan ekspresi bingung ketika dia melihat semua wanita ini masih bwrada di sini, seolah-olah mereka tidak punya niat untuk pulang.
Huan Yin meninggalkan buku kecil itu di atas meja dan berlari memeluk Fei Hung seperti biasa. Fei Hung hanya bisa membelai kepalanya dengan lembut.
"Kenapa? Apakah kami tidak bisa tinggal di sini?" Xin Wanying bertanya dengan menggoda ketika dia melihat Fei Hung.
Wajah Fei Hung berkedut melihat Xin Wanying selalu suka menggodanya kadang-kadang, tetapi Fei Hung tahu bahwa begitu dia mulai menggoda kembali, Xin Wanying akan sama pemalunya dengan Ling Xi.
Fei Hung lalu tersenyum lebar pada Xin Wanying.
Melihat ini, Xin Wanying merasa sedikit kedinginan saat melihat senyum Fei Hung. Dia tahu bahwa Fei Hung akan membalasnya.
"Bukan begitu." Fei Hung menyangkal dengan kepalanya ketika dia memberi tahu mereka semua, "Ini sudah malam dan orang tua kalian mengkhawatirkan kalian semua."
Semua wanita itu tertawa dengan suara rendah ketika mereka mendengar apa yang dikatakan Fei Hung.
"Ada apa?" Fei Hung bertanya sambil meringis ketika dia melihat ekspresi dan tawa semua wanita ini.
"Sepertinya saudari Ying telah memutuskan tinggal disini juga." Ling Xi tersenyum riang ketika dia melihat koper kayu yang telah dieluarkan Fei Hung dan sangat dekat dengan Fei Hung sejak mereka berdua tiba. Ling Xi sekarang sudah sedikit lebih terbuka karena dia telah menepatkan cintanya dengan Fei Hung seutuhnya sejak kejadian malam kemarin.
Wang Ying tersipu saat dia mendengarkan perkataan Ling Xi dan melihat bahwa semua wanita lainnya memperhatikannya.
Lin Meng lalu tersenyum lembut pada Fei Hung tanpa mengatakan apapun.
Xin Wanying menoleh ke arah Zhang Yang dan berkata, "Saudari Yang, aku yakin pada akhirnya kita akan menjadi saudari. Sekarang dia telah menerimamu dan saling mengenal. "
Zhang Yang masih mengangguk dengan cemberut kesal.
Mata Fei Hung terbuka lebar saat mendengar apa yang mereka katakan, seolah-olah dia hanya udara kosong dan tidak ada yang mengindahkannya.
"Apa yang kalian bicarakan?" Fei Hung tidak tahan dan berbicara dengan canggung lagi.
"Mereka semua telah memutuskan untuk tidur di sini bersama." Ling Xi menjawab Fei Hung melihat bahwa Fei Hung sedang bingung, "Aku kira koper yang kau bawa itu juga karena Wang Ying juga memutuskan untuk tinggal di sini. Dia adalah satu-satunya yang ragu sebelumnya apakah akan tinggal di sini atau tidak."
Semua wanita itu sambil tersenyum pada Fei Hung, yang memiliki ekspresi tidak percaya.
Sekarang Fei Hung tahu apa yang sedang terjadi, dan juga mengapa para wanita ini membawa beberapa pakaian pada koper merwka sejak pagi tadi. Dia juga akhirya tahu mengapa Ling Xi sehari sebelumnya mengatakan akan membersihkan kamar tidur lainnya.
Pada saat ini, Lin Meng mentransmisikan pesan suara pada Fei Hung melalui indera spiritual bahwa mereka semua telah membicarakan hal ini dan menyukai Fei Hung, oleh karena itu, pada akhirnya mereka setuju untuk tinggal bersama dan berkultivasi.
"Sekarang kau akan serumah dengan semua calon istrimu, bukankah kau merasa bangga.?" Tanya Xin Wanying tersenyum mengejek saat dia berbicara lagi pada Fei Hung.
Fei Hung menatap Xin Wanying, memastikan dia benar-benar harus membalas karena menggodanya terus.
Walupun dia tidak menjawab pertanyaan Xin Wanying, Fei Hung tidak akan mengakui hal ini secara terbuka. Tetapi dia memang merasa bangga dan senang melihat bahwa semua wanitanya tinggal bersamanya dan tidak hanya itu, wanitanya adalah kecantikan yang tak tertandingi.
Wang Ying lalu mengambil kopernya ketika Fei Hung diam-diam muncul dan menuju ke salah satu kamar. Ling Xi telah memberitahunya kamar mana yang bisa dia tempati.
"Apakah mereka semua akan tinggal di sini?" Fei Hung bertanya sekali lagi ketika dia melihat Wang Ying memasuki salah satu kamar. Dia masih agak tidak percaya melihat semua ini.
"Ya." Ling Xi mengangguk sambil tersenyum.
Fei Hung menghela nafas aaat dia melihat bahwa bahkan Zhang Yang juga menatapnya sambil tersenyum.
Tampaknya sekarang semua wanita ini akan tinggal di sini bersama dan tidak akan pulang.
"Adik, ibu mengirimkan ini untukmu."
Suara Xin Tian terdengar ketika dia masuk tak lama setelah itu dengan membawa tas di tangannya. Ling Yan juga bersamanya.
Kedua orang pria ini masih tidak bisa menahan diri untuk tidak terkejut melihat semua Dewi Keindahan Kota Tianyun telah berkumpul dan tersenyum saat mereka menatap pada Fei Hung.
Mereka berdua tidak bisa tidak melihat Fei Hung dan berpikir lagi bahwa Fei Hung adalah pria sejati bagi yang bisa menarik dan meluluh lantahkan setiap wanita ini.
Xi Wanying lalu berjalan mengambil tas itu lalu membawa tas itu ke kamar.
"Apa yang terjadi pada kalian dengan kelompok gadis dan pria aneh itu sebelumnya?" Fei Hung bertanya kepada mereka berdua, tentang kelompok Shin Mo sambil mengangkat Huan Yin ke dalam pelukannya.
Xin Tian dan Ling Yan dengan cepat menjelaskan kepada Fei Hung apa yang terjadi waktu itu.
Ternyata, setelah pergi dari sini, mereka pergi menemui wanita yang mereka cintai, yang telah mengisi hati mereka berdua, yaitu Yie Wen dan Yu Shi serta kawan wanita mereka.