
"Hati-hati, Yin'er, jangan mencoba untuk terbang lebih cepat atau kau akan jatuh... kau masih belum bisa mengendalikan pedangmu sepenuhnya." Fei Hung berbicara saat dia melihat kecepatan Huan Yin meningkat cepat dari waktu ke waktu.
"Baiklah Guru... !" Huan Yin mendengarkan apa yang dikatakan Fei Hung dan segera memperlambat kecepatan terbangnya
Sejak awal, Fei Hung tidak pernah berpaling dari Huan Yin, selalu mengawasi dari dekat dengan memgikuti dari belakang.
Huan Yin kemudian berhenti maju dan tetap berdiri diatas pedangnya sementara dia berbalik untuk melihat Fei Hung. Fei Hung juga berhenti dan menatapnya.
"Guru ..." Huan Yin mendekati Fei Hung sementara ekspresi ragu jelas terlihat di wajah mungilnya.
"Ada apa Yin'er?" Fei Hung memiringkan kepalanya dengan bingung dan bertanya.
Huan Yin ragu-ragu selama beberapa detik sebelum melihat ke atas, "Guru, bisakah aku terbang denganmu?" Tatapan penuh harapan bisa dilihat dalam dirinya.
Fei Hung membuka matanya dan kemudian tertawa, "Haha, tidak apa-apa. Kemarilah Yin'er." Fei Hung mengulurkan tangannya ke Huan Yin.
Huan Yin tersenyum cerah saat dia melompat dari atas pedangnya sendiri ke tubuh Fei Hung. Lalu dia menyimpan pedangnya kedalam cincin spasial miliknya.
"Hehehe, rasanya lebih baik dan lebih menyenangkan ketika Guru membawaku terbang dari pada terbang sendiri!" Huan Yin tertawa bahagia saat merasakan udara membelai wajah dan tubuhnya.
Fei Hung menggendong Huan Yin di pundaknya, sementara dia meraih kaki kecilnya agar Huan Yin tidak jatuh. Merasa dirinya telah aman, Huan Yin melambaikan tangannya dengan penuh semangat di udara. Dia lebih menikmati saat terbang ketika Fei Hung menggendongnya diatas pundaknya.
Fei Hung tersenyum tanpa daya saat mendengar kata-kata Huan Yin. Sepertinya gadis kecil ini selalu ingin digendong ke mana-mana. Tetap saja, Fei Hung tidak menegur dan selalu berusaha memanjakannya.
Mereka berdua terbang di atas Kota Tianyun. Huan Yin tercengang melihat rumah-rumah dan orang-orang dibawah tampak begitu kecil. Tawanya selalu bahagia dan mendebarkan.
Fei Hung lalu melepaskan indera spiritualnya dan melihat bahwa hampir seluruh Kota Tianyun telah kosong. Hanya beberapa orang yang terlihat di dalamnya, yaitu orang tua dan anak kecil, serta ibu rumah tangga dan pria biasa.
Kelompok besar seniman bela diri telahb berkumpul di perbatasan kota, saat mereka menuju gerombolan kecil binatang iblis diluar kota.
Fei Hung mengamati beberapa binatang iblis di dekat jangkauan inderanya yang berada di antara Tahap Pertama dan Kedua dari Pengumpulan Qi. Dia lalu memutuskan untuk turun beberapa meter dari binatang iblis. Setidaknya ada 5 hingga 8 spesies binatang iblis yang berbeda.
"Yin'er, aku ingin kau belajar cara melawan binatang iblis." Fei Hung berbicara dengan serius kepada Huan Yin.
Huan Yin harus mempelajari cara bertarung dan kesulitan dalam hidup, jadi Fei Hung ingin dia menghadapi binatang iblis terlebih dahulu. Pada waktunya, Huan Yin akan belajar banyak hal dan tidak akan ragu ketika berhadapan dengan orang lain demi kebaikannya sendiri.
"Mmm. Baik Guru ...!" Huan Yin mengangguk sedikit ragu saat melihat binatang iblis itu di dekat mereka. Namun, dia menghunus pedangnya dan memegangnya erat-erat sambil berjalan perlahan. Tangan mungilnya gemetar ketakutan dan gugup.
Fei Hung melepaskan auranya dan mengunci sebagian besar binatang iblis, membuat binatang iblis itu benar-benar membeku di tempat sementara membiarkan satu binatang iblis sendirian di Tahap Pertama Qi Gathering.
Ini akan menjadi pelatihan pertama Huan Yin yang diterapkan Zhang En untuk melawan binatang iblis secara langsung.
...
"Aku akan membunuh binatang iblis sebanyak mungkin!"
"Akulah yang akan membunuh lebih banyak binatang iblis agar Dewi keindahan kota tianyun mengagumiku! Bahkan mereka mungkin akan melirikku dan aku mungkin punya kesempatan mendapatkan cinta mereka.!"
"Woaahhh, dia sangat cantik bahkan melihat punggungnya saja membuatku semakin mencintainya!"
Orang-orang muda sedang berbicara satu sama lain saat mereka melihat Lin Meng dan Zhang Yang mendahului mereka, memimpin jalan.
Lin Meng adalah pemimpin keluarga Lin dan Zhang saat ini. Dia memimpin kelompok kerah rute di mana binatang iblis itu berada. Perasaan spiritualnya meliputi area yang luas, menemukan binatang iblis antara Tahap Keempat dan Keenam dari Qi Gathering. Semua binatang iblis ini berkumpul di satu tempat.
"Saudari Meng, berapa banyak binatang iblis yang akan kita temui?" Zhang Yang bertanya pada Lin Meng. Kedua wanita itu saat ini bersama-sama, memimpin semua kelompok klan mereka. Leluhur dari kedua keluarga berada di belakang mereka, dan lebih jauh di belakang adalah semua seniman bela diri anggota klan mereka masing-masing.
Lin Meng menggunakan indera spiritualnya dan menemukan keakuratan jumlah binatang iblis dari kejauhan, "Setidaknya ada seratus binatang iblis disana ..." Lin Meng meminta Zhang Yang untuk memperingatkan para Patriark dan Leluhur agar bersiap.
"Baik..!" Zhang Yang mengangguk dan menoleh kebelakang, "Kakek Leng, Senior Song, Saudari Meng menyebutkan bahwa jarak waktu kurang dari satu kilometer didepan, kita akan bertemu dengan sekelompok binatang iblis dan ada total seratus."
Leluhur Klan Zhang Leng dan Lin Song terkejut ketika mereka mendengar ini.
Lin Meng dapat mendeteksi berapa banyak binatang iblis dari jarak satu kilo meter..?'
Beberapa saat kemudian, mereka akhirnya mendekati area dimana seratus binatang iblis itu berada.
Para pemuda dibelakang mereka mengangkat senjata masing-masing, sementara semangat juang di dalam hati mereka berangsur-angsur berkobar ketika mereka menyadari bahwa binatang iblis disana berada pada level yang sama dengan mereka. Selama tidak ada binatang iblis di luar kekuatan mereka sendiri, mereka akan selalu siap mengambil risiko.
"Pemimpin, apakah ada perintah?" Leluhur Lin Song memanggil cucunya sebagai Pemimpin. Zhang Yang juga seorang wakil pemimpin, jadi dia menunggu instruksi Lin Meng dengan cara yang sama.
Lin Meng mengerutkan kening ketika dia menyadari seekor binatang iblis di Tahap Ketujuh dari Qi Gathering yang berada di belakang semua binatang iblis yang tampaknya sedikit gekisah juga, dan memjawab, "Ahli tingkat Raja pergi ke depan! Wakil pemimpin Yang, Kau harus mengurus keselamatan mereka yang dalam bahaya! Aku akan pergi ke depan!" Suara dingin Lin Meng terdengar.
Lin Meng memberi perintahnya. Dia adalah satu-satunya yang memiliki indra spiritual dan tahu tentang binatang iblis di Tahap Ketujuh dari Qi Gathering dari jauh. Kedua leluhur yang merupakan ahli tingkat Kaisar akan kesulitan berurusan dengan binatang iblis seperti itu, tetapi bagi Lin Meng, itu akan lebih mudah.
Ketika semua orang mendengar perintah Lin Meng, mereka mulai membentuk kelompok-kelompok kecil saat mereka membunuh binatang iblis satu per satu. Ini adalah rencana yang telah dibahas oleh semua orang sebelum keberangkatan.