
Fei Hung tidak terkejut bahwa mereka tahu namanya, Xin Tian pasti sudah memberitahu hal ini pada ibunya dan semua anggota klannya.
Fei Hung mengangguk kearah Xin Zhi dan menoleh melihat Xin Wanying.
"Nona Xin Wanying." Fei Hung berkata dengan senyum ramah.
"Hmph!" Xin Wanying menatap Fei Hung dengan dingin selama beberapa detik dan kemudian berhenti memperhatikannya saat dia menoleh ke arah lain.
Fei Hung memiringkan kepalanya dengan bingung saat dia mengamati perilaku gadis ini sambil melepaskan senyum pahit. Tampaknya Xin Wanying kesal karena dia datang terlambat.
Xin Zhi hanya bisa melihat reaksi putrinya dan tidak tahu mengapa putrinya bersikap seperti itu.
"Amu benar-benar minta maaf, Nona Xin Wanying, jika ada yang bisa aku lakukan lagi, beri tahu aku." Fei Hung tidak akan peduli jika itu orang lain, dia akan pergi begitu saja, tetapi Xin Wanying adalah saudara perempuan Xin Tian, jadi dia akan mencoba membina hubungan dekat dengan keluarga saudara angkatnya Xin Tian.
Xin Wanying tidak menanggapi Fei Hung, matanya mulai melihat sekeliling seolah-olah dia tidak dipanggil.
Semua anggota keluarga Xin, Xin Nian dan bahkan Xin Zhi terkejut dengan sikap Xin Wanying. Ini adalah pertama kalinya dia melakukan ini. Seseorang bahkan bisa merasakan aura dingin memancar darinya.
Jika Xin Wanying tidak ingin berbicara dengan orang lain, dia akan berbicara dan menjelaskan bahwa dia tidak akan tertarik untuk berbicara, tetapi kali ini, dia tidak mengatakan apa-apa, hanya berpura-pura menganggap pemuda ini tidak ada di depannya.
Fei Hung memutar matanya pada perilaku gadis ini dan bertanya dalam hati.
"Apa yang salah denganku? Apakah dia benar-benar marah karena aku baru muncul saat mereka terpojok?"
"Huftt.. Wanita selalu memiliki perilaku aneh yang tidak pernah bisa dipahami oleh pria."
Fei Hung hanya bisa menggelengkan kepalanya.
Xin Zhi ingin meminta maaf kepada Fei Hung atas perilaku putrinya, tetapi dengan mengamati ekspresi tenang Fei Hung, dia tahu bahwa pemuda ini tidak marah.
"Tuan Muda Fei Hung, tentang keselamatan orang-orang di luar kota saat ini ..." Xin Zhi ingat apa yang dikatakan Luo Feng dan menjadi khawatir.
Jika keluarga Luo bisa mengendalikan binatang iblis, bkankah mereka akan berada dalam bahaya besar..?
Fei Hung tahu Xin Zhi mengkhawatirkan keluarganya yang pergi ke luar kota untuk memburu binatang iblis dan berkata, "Jangan khawatir Bibi, aku akan mengurusnya."
Fei Hung berpikir selama beberapa detik dan kemudian melihat keatas langit dan berkata sambil tersenyum, "Yiner, datang kesini."
Mereka semua mengerutkan kening ketika melihat Fei Hung memanggil ke udara, tetapi kemudian rahang mereka ternganga kaget saat melihat sosok gadis kecil yang tiba-tiba muncul di udara dan jatuh langsung ke pelukan Fei Hung..
Huan Yin tersenyum bahagia saat Fei Hung dengan lembut menangkapnya.
"Ada apa, Guru?" Huan Yin bertanya dengan rasa ingin tahu ketika Fei Hung memintanya untuk turun.
Sebelumnya, Fei Hung telah memberi tahu Huan Yin untuk diam dan tetap terbang dengan pedangnya di langit saat dia menangani masalah binatang iblis. Huan Yin memiliki teknik penyembunyian diri, jadi tidak ada seorang pun selain Fei Hung yang bisa melihatnya.
Fei Hung akan mengamati apa yang sebenarnya dilakukan oleh keluarga Luo. Dia tidak khawatir karena Lin Meng berada di Tahap Kedelapan Qi Gathering, jadi dia yakin tidak akan ada masalah dengannya di luar sana. Fei Hung memiliki keyakinan penuh pada wanita itu. Tetapi jika sesuatu terjadi pada Lin Meng Xin Tian, Ling Yan bahkan Ling Xi, dia tidak ingin Huan Yin menyaksikan beberapa hal yang mengerikan yang akan dia lakukan.
"Emmm!" Huan Yin mengangguk kepada Fei Hung sambil tersenyum.
"Hai Bibi!" Huan Yin menyapa Xin Zhi dengan senyuman kecil. Mengetahui bahwa Tuannya memanggil Nyonya ini dengan cara itu, dia juga memanggilnya demikian.
Xin Zhi tercengang melihat gadis kecil yang cantik ini mengenakan gaun yang begitu indah sehingga dia tampak seperti boneka kecil dan menggemaskan, seolah-olah dia adalah malaikat sejati dari surga. Tidak hanya dia yang tercengang, tetapi juga Xin Wanying dan semua anggota Klan Xin.
Xin Zhi berjongkok sedikit dan membelai kepala Huan Yin saat dia berkata, "Gadis kecil, betapa cantiknya dirimu. Siapa namamu, gadis kecil?"
Huan Yin tersenyum dan menjawab, "Namaku Huan Yin, tetapi kau dapat memanggil aku Yin kecil seperti Guruku memanggil aku!"
Xin Zhi terkejut bahwa gadis ini memanggil Fei Hung sebagai Guru tetapi memutuskan untuk bertanya nanti, "Nama yang sangat bagus! Baiklah, aku akan memanggilmu Yin'er, kau bisa memanggil aku Bibi Xin Zhi."
"Hehee.!" Huan Yin tersenyum sebagai jawaban.
Huan Yin lalu menoleh untuk melihat Xin Wanying yang berdiri di samping Xin Zhi, jadi dia tidak bisa menahan diri untuk tidak melihat Fei Hung dengan kebingungan di wajahnya jika dia harus menyapanya, karena dia telah melihat Xin Wanying mengabaikan Gurunya.
Fei Hung memahami kebingungannya, tersenyum hangat sambil mengangguk lembut padanya.
"Hai kak, Aku Yiner!" Ucap Huan Yin sambil tersenyum cerah lagi pada Xin Wanying.
Xin Wanying tidak mengabaikannya seperti yang dia lakukan pada Fei Hung dan menyapanya dengan senyum lembut juga, "Hai Yin'er, aku Xin Wanying, kau bisa memanggilku kakak perempuan jika kau mau."
Xin Wanying tersenyum manis pada Huan Yin, merasa bahwa akan menyenangkan memiliki seorang adik perempuan dan dipanggil sebagai kakak perempuan.
Huan Yin mengangguk sambil tersenyum sambil berkata, "Eh! Kakak sangat cantik!" Dia melihat bahwa Xin Wanying secantik Ling Xi, jadi dia tidak bisa tidak mengatakan hal yang sama juga.
"Hehe, terima kasih, tapi Yiner lebih cantik dari kakak." Xin Wanying tersenyum riang pada komentar polos Huan Yin..
Fei Hung, yang melihat perilaku Xin Wanying saat ini, memutar matanya ketika dia benar-benar tidak tahu apa yang telah dia lakukan salah sehingga Xin Wanying akan menatapnya dengan dingin dan tidak berbicara dengannya. Tetapi karena gadis ini hanya keluarga dari salah satu saudara angkatnya Xin Tian, dia tidak menganggapnya terlalu serius. Mungkin suatu saat mereka akan menjalin persahabatan yang baik.
"Bibi, aku akan mempercayakan Yiner padamu untuk saat ini, aku akan memeriksa apa yang terjadi di luar sana.." Fei Hung memberi tahu Xin Zhi saat dia akan pergi untuk memeriksa apa yang terjadi.
"Jangan khawatir, kami akan menjaganya dengan baik." Xin Zhi mengangguk atas permintaan Fei Hung.
Berjongkok ke kebawah, Fei Hung membelai kepala Huan Yin dengan penuh kasih, "Yiner, kau harus berperilaku baik bersama mereka. Aku akan kembali lagi nanti untukmu, jangan khawatir, aku tidak akan meninggalkanmu."
Fei Hung memeluk Huan Yin dengan penuh kasih.
"Baik guru!" Huam Yin tersenyum dan juga memeluk Fei Hung dengan erat sambil berkata lagi, "Yiner akan selalu menjadi gadis yang baik!"
Fei Hung lalu tersenyum dan melepaskan pelukan Huan Yin. Dia lalu berbalik untuk melihat Xin Wanying untuk terakhir kalinya, hanya untuk melihatnya pandangan dingin untuknya.