
Happy reading
Setelah berbicara empat mata dengan Gavin, Shi pun berjalan kembali menuju ke arah Aryan, kemudian dia mengajak pria itu untuk berjalan-jalan.
Gavin mengusap wajahnya dengan kasar, sebenarnya dia tak rela dan tak ikhlas saat melihat Shi jalan bersama pria lain. Namun dia sangat percaya jika Shi tidak akan macam-macam dengan Aryan.
"Gagal deh, aku mau ngelamar. Malah dia jalan sama pria lain," gerutu Gavin sambil berjalan keluar restoran menuju mobilnya, untuk kembali ke kantor.
Sebenarnya Gavin ke sana itu untuk mengatakan jika nanti siang dia akan mengajak Shi makan siang bersama, tetapi Shi nya jalan bersama dengan Aryan. Akhirnya rencana yang sudah Gavin susun pun berantakan.
Gavin juga tidak mau jika terlalu mengekang Shi, dia takut Shi tidak nyaman dan akan malah pergi darinya.
**************
"Ed, kamu batalkan saja ya acara buat nanti siang. Saya tidak jadi makan siang bersama Shi. Atur saja waktunya buat besok!" Titah Gavin kepada Edison, sang asisten pribadi.
"Baik Tuan! Oh ya tuan, 30 menit lagi kita akan ada meeting," ucap Edison.
Gavin mengangguk, kemudian dia merapikan jasnya dan berjalan menuju ruang meeting.
Sebenarnya mood Gavin sedang tidak enak, akibat kejadian tadi pagi di restoran Shiena. Dia juga tidak mungkin mencampuradukkan urusan pribadi dengan urusan kerjaan, karena Papanya selalu bilang jika urusan pribadi itu tidak boleh disangkut pautkan dengan urusan kerjaan dan harus profesional.
Sementara itu di tempat lain, Shi dan juga Aryan baru saja sampai di sebuah taman. Shi sengaja mengajak Aryan ke taman untuk berjalan-jalan, karena di kota sepadat itu jarang sekali ada pemandangan yang indah.
Mereka duduk di sebuah kursi yang ada di taman, sambil memandang lalu lalang orang dan juga kendaraan yang lewat dengan eskrim di tangan mereka.
"Shi..." Panggil Aryan.
Shi menoleh ke arah samping. "Kenapa?" Tanya Shi pada Aryan.
"Apa kamu serius dengan pria itu? Apa kamu benar-benar mencintai dia?" Tanya Aryan memastikan perasaan Shi, karena dia tidak ingin Shiena sakit hati.
"Iya, aku yakin kok, dan aku memang sangat mencintai dia. Ya, walaupun banyak rintangan yang harus kami lalui, tapi aku yakin kok, kalau dia itu jodoh aku," jawab Shiena sambil menatap lurus ke arah depan.
Aryan yang mendengar itu pun menundukkan wajahnya. Sakit, itulah yang Aryan rasakan saat ini. Hancur, mungkin sudah tidak bisa digambarkan lagi betapa Hancurnya hati Aryan saat mendengar jawaban Shi yang mencintai pria lain.
"Aku senang jika kamu memang bahagia bersama dia. Aku hanya berdoa, semoga kamu dan dia terus langgeng sampai tua," ucap Aryan dengan pandangan menerawang.
Sebenarnya Aryan tidak sanggup mengucapkan itu, hanya saja dia harus kuat dengan semua kenyataan pahit yang saat ini dihadapi.
"Oh iya, wanita yang dijodohkan sama kamu itu namanya siapa?" Tanya Shiena mengalihkan pembicaraan.
"Aku juga tidak yakin, tapi kata Papa namanya Luna."
Shi mengangguk. "Nama yang cantik, pasti orangnya juga cantik."
Aryan tersenyum miring mendengar ucapan Shi, karena dia pun belum pernah bertemu dengan Luna, dan dia tidak tahu wajah Luna itu seperti apa? Orang yang seperti apa? Sifat dan karakternya pun Aryan belum tahu.
"Lalu kamu jam berapa akan berangkat ke Korea?"
"Jam 07.00 malam, semua sudah disiapkan oleh asistenku."
Setelah dari taman Shi mengajak Arya untuk pergi ke pantai yang ada di kota Jakarta, yaitu Ancol. Dia mengajak Aryan untuk jalan-jalan ke sana, menikmati semilir angin pantai dengan keindahannya.
"Melihat pantai... Aku jadi rindu, kita Dulu kan suka ke pantai bersama teman-teman," ucap Aryan sambil menatap luas lautan biru di hadapannya.
"Iya, jadi kangen masa-masa itu! Entah kapan kita bisa berkumpul lagi dengan mereka," jawab Shi yang berdiri di samping Aryan sambil menatap lautan.
Tepat jam 04.00 sore, Shi dan Aryan pun pulang dari sana setelah menghabiskan waktu bersama.
Aryan juga senang karena dia bisa menghabiskan waktu bersama Pujaan hatinya untuk terakhir kalinya. Dan dia berharap kebersamaan itu akan menjadi kenangan yang indah bagi Aryan, karena dia tahu setelah ini tidak akan ada lagi kebersamaan dia dengan Shiena.
Bersambung...........
Tenang, hari ini kita up 2 bab ya😘💪💪
Makasih buat doa kalian, semoga Gavin dan Shi juga bisa kuat💪