
Happy Reading😘
Jojo dan Lian mendekat ke arah Gavin dan juga Shi, setelah itu Jojo melayangkan satu pukulan keras di wajah Gavin, dan Lian hanya diam tidak menolong sang anak.
Amarah Jojo bener-bener sudah tidak terkendali, dia lagi-lagi menarik kerah baju Gavin lalu menonjoknya bertubi-tubi. Dan Lian pun hanya diam saja, sedangkan Tania menangis sambil memegangi tangan Lian.
"Sudah Pi, jangan diteruskan. Kasihan Gavin, kita bicarakan ini di dalam Pi," Ucap Juwi sambil menarik tangan Jojo.
Jojo menatap Shi dan juga Gavin bergantian. "Masuk," Tegas Jojo, lalu berjalan melangkah terlebih dahulu, disusul Juwi. Sedangkan Lian dan juga Tania hanya menatap Gavin dengan Tatapan yang begitu nyalang, tatapannya begitu penuh kecewa dan juga amarah.
Setelah mereka duduk di ruang keluarga, Jojo menatap Gavin dengan tajam, dia berdiri hendak melayangkan pukulannya lagi, namun Juwi menahannya. "Biarkan aku menonjok wajah dia hingga babak belur Mi. Teganya dia sudah mengotori Putri kita Mi. Putri semata wayang kita!" Teriak Jojo dengan marah.
Juwi segera memeluk tubuh Jojo dengan erat, sedangkan Shi hanya menunduk diam, dia tidak berani menatap kedua orang tuanya.
Lian berjalan mendekat ke arah Gavin, lalu menonjok mukanya hingga Gavin tersungkur ke lantai. "Dady kecewa sama kamu! Apa benar yang kamu katakan tadi hah? Jawab!" Bentak Lian.
"Shi, jawa Mami Nak. Apa yang Gavin bilang itu nggak benar? Apa dia sudah perkosa kamu?" Tanya Juwi sambil beralih menatap ke arah Shi yang tertunduk.
Suasana di sana begitu mencekam, semua diselimuti rasa marah. Sedangkan Gavin dan Shi hanya bisa diam.
"Jawab Mami!" Bentak Juwi dengan suara yang tinggi.
Shi tidak bisa menjawab, dia hanya bisa mengangguk, setelah itu dia mengangkat wajahnya. Bahkan air matanya sudah menetes dari tadi sampai mata Shi memerah.
"Jawab Shiena! Apa dari yang anggukan itu? Jawablah Shi." Bentak Juwi sambil menggebrak meja kaca di hadapan nya. Shi yang melihat itu, begitu kaget.
"Iya Mi, Gavin sudah memperkosa aku Mi, " Jawab Shiena.
"Kenapa kamu memperkosa Shiena,Gavin? Kenapa kamu lakukan itu?" Teriak Juwi dengan histeris.
Jojo yang melihat itu segera merengkuh tubuh istrinya ke dalam pelukan. Dia mencoba menenangkan Juwi, walaupun saat ini amarahnya juga sudah tidak terkendali.
"Maafkan saya tante, Om, Dady, Mommy. Gavin tidak sengaja melakukan itu! Saat itu Gavin melihat Rista berselingkuh, lalu Gavin pergi ke klub malam, lalu Gavin tidak ingat lagi. Gavin pikir saat di apartemen, jika Shi itu adalah Rista. Gavin hanya ingin membalas dendam, tapi ternyata Gavin salah, maafkan Gavin tante. Gavin benar-benar tidak sengaja melakukan itu," Jelas Gavin sambil tersungkur di kaki Juwi.
"Maaf kamu bilang? Maafmu tidak akan mengembalikan kesucian Shiena! Kamu sudah menghancurkan masa depan Shi. Wanita itu kehormatannya hanya satu, dan kamu sudah mengambil itu. Lalu nanti bagaimana suami Shiena? Pantas saja Shi ingin membatalkan perjodohan ini. Ternyata kamu sudah merusak dia, kamu sudah menorehkan luka yang begitu dalam. Dan ini adalah luka yang selama ini Shi simpan dari kami. Apa iya Shi?" Tanya Juwi sambil menatap ke arah anaknya.
"Iya Mi, luka ini begitu dalam sampai Shi benar-benar tidak bisa berkata apapun kepada Mami dan juga Papi. Shi tidak mau membuat Mami, Papi, Om sama Tante menjadi musuhan. Jadi Shi merahasiakan ini semua," Jelas Shi sambil terisak.
"Harusnya kamu tidak merahasiakan ini dari kami Shi! Harusnya kamu terbuka kepada kami." ucap Jojo sambil menatap Sang Putri.
"Lian, Tania, aku benar-benar minta maaf. Walaupun Shiena sudah dirusak oleh anak kalian, tapi aku tidak bisa meneruskan Perjodohan ini," tegas Jojo sambil menatap ke arah Lian dan juga Tania, dengan mata yang tegas. Mata Jojo bahkan sudah memerah menahan marah dan tangis. Hatinya sakit, dadanya sesak, saat mengetahui kenyataan jika Putrinya sudah diperkosa oleh Gavin. Sebagai seorang Ayah, tentu saja Jojo merasakan sakit yang teramat sangat saat mengetahui jika pria lain sudah menodai sang anak.
Gavin mengangkat wajahnya, lalu menatap Jojo. "Om, saya janji saya akan bertanggung jawab atas segala perbuatan saya pada Shi. Om jangan batalkan pernikahan ini, Om. Saya mohon saya selalu merasa bersalah, jika saya tidak bertanggung jawab. Saya akan terus terus dihantui oleh rasa bersalah Om," Mohon Gavin di kaki Jojo, tetapi Jojo menghempaskan tangan Gavin di kakinya dengan kasar.
"Kamu mau saya menikahkan Shi dengan kamu? Dengan pria yang sudah menodai Putri kesayangan saya, sudah menghancurkan masa depannya? Apa kamu bodoh hah! Apa kamu gila? Saya tidak akan pernah sudi, jika anak saya bersanding dengan pria seperti kamu!" Tegas Jojo dengan Tatapan yang begitu tajam kepada Gavin.
"Lalu, jika Shi tidak menikah dengan saya, apa ada laki-laki yang mau dengan Shi? Sementara kesuciannya saja sudah saya renggut?" Lantang Gavin sambil berdiri dan menatap balik Jojo.
Amarah Jojo kembali memuncak saat mendengar ucapan Gavin. Bahkan bukan hanya Jojo, tapi juga semua orang yang ada disana.
Bersambung.......