
Happy Reading😘
"Nggak! Pernikahan ini nggak bisa batal gitu aja don. Kalian nggak bisa seenaknya ngambil keputusan sendiri, dan mengambil keputusan sebelah pihak sendiri. Bantah Gavin dengan marah, sambil menatap kedua orang tua Shiena bergantian.
" Jaga ucapan kamu ya! Mommy nggak suka kamu bicara seperti itu." Marah Tania sambil menarik tangan Gavin untuk duduk kembali.
"Ya, gimana aku nggak marah Mom? Mereka itu memutuskan sebelah pihak loh. Apa itu nggak merendahkan harga diri kita? Apa Mommy dan Dady itu nggak ngerasa harga diri kalian direndahkan?" Tegas Gavin sambil menatap tajam ke arah Jojo.
"Kenapa kamu begitu ngotot perjodohan ini tidak ingin dibatalkan, sedangkan kamu dan Shi aja, tidak saling mencintai. Iya walaupun kalian dekat sedari kecil, tapi saya tahu jika kamu tidak pernah mencintai Shi. Lalu kenapa kamu membantah keras Perjodohan Ini dibatalkan?" Tanya Juwi dengan tatapan yang begitu heran menatap tajam ke arah Gavin.
Mendapat pertanyaan seperti itu Gavin menjadi sedikit gugup, yang dikatakan oleh mamanya Shiena itu ada benarnya. Dia memang tidak mencintai Shi, tapi entah kenapa hatinya terasa sangat sakit saat perjodohan itu dibatalkan, dan saat menerima kenyataan jika dia dan Shiena tidak jadi menikah. Gavin merasa Jika dia tidak terima dan sangat marah.
"Ya saya memang tidak mencintai Shiena, hanya saja Perjodohan ini kan sudah di sepakati, dan fitting baju pengantin juga kan sudah mau jadi. Lalu kenapa kalian main membatalkan perjodohan ini sebelah pihak? Itu sama saja kan Om dan tante merendahkan keluarga saya? Dan saya tentu saja tidak terima." Elak Gavin.
Mendengar itu Shi malah berdecih lalu dia menatap ke arah Gavin dengan tajam. "Heh! Emangnya kenapa kalau Perjodohan kita dibatalin? Bukannya itu bagus, kita tidak menyiksa perasaan satu sama lain. Sebab kita tidak saling mencintai, kita tidak harus berjuang bukan untuk saling mencintai?" Ucap Shi.
"Hahaha... Gue tau sekarang, Lo minta keluarga lo buat batalin pernikahan ini, karena lo mau sama pria itu kan? Pria bulepok Itu?" Teriak Gavin sambil menuju ke wajah Shi dengan marah.
Mendapat tuduhan seperti itu, Shi pun berdiri lalu menampar wajah Gavin. Dia benar-benar geram dengan pria yang ada di hadapannya itu, begitu picik dan juga begitu Arogan pemikiran Gavin terhadap dirinya.
"Mau gue sama siapapun, itu bukan urusan lo. Dan asal lo tau ya! Selama ini gue nggak pernah mencintai lo, dan setidaknya Aryan lebih baik dari Lo. Gue juga nggak mau tuh ngorbanin kebahagiaan Gue hanya untuk hidup bersama pria picik dan Arogan kayak lo. Emangnya pernikahan itu akan bahagia, kalau Lo nya sendiri bersikap Arogan dan juga picik seperti ini?" Ucap Shi dengan tajam.
Gavin menarik tangan Shi. "Gue mau bicara empat mata sama lo, ayo ikut gue." Ajak Gavin sambil menarik tangan Shi.
"Lepasin, Gue nggak mau!" Teriak Shi sambil memberontak.
"Mau lo apa sih?" Tanya Shi dengan nada yang begitu marah sambil menghentak tangannya yg Gavin pegang, saat mereka sampai di taman belakang.
"Lo yang maunya apa Hah? Gue tahu orang tua Lo membatalkan perjodohan ini, karena Lo kan?" Tuduh Gavin sambil menunjuk wajah Shi.
"Iya, gue yang minta Mami sama papi buat batalin pernikahan kita. Kenapa Lo sebegitu ngototnya ingin menikah sama gue?" Tanya Siena sambil mengepalkan tangannya.
Gavin terdiam dan wajahnya menjadi gugup, tapi dia kembali menetralkan wajahnya ya "Karena semuanya sudah siap Sudah 90%, dan orang tua lo seenak jidat membatalkan pernikahan kita? Ya sama saja Lo dan keluarga lo merendahkan dan menginjak-nginjak keluarga gue."
Mendengar itu Shi pun terkekeh.
"Yakin karena itu? Yakin Lo! Atau karena Lo sudah mencintai gue?" Tebak Shi sambil melipat kedua tangannya di depan dada, dan mengangkat satu alisnya.
"Hahaha..... Gue cinta sama lo, Jangan mimpi Lo! Gue itu mau nikahin lo, karena gue ngerasa bersalah aja. Dan gue ngerasa, kalau gue harus tanggung jawab atas kejadian malam itu" Ucap Gavin.
"Gue kan udah bilang sama lo, gue nggak butuh pertanggungjawaban lo, dan gue nggak butuh rasa bersalah lo Paham!" tegas Shi.
"Tapi apa lo lupa, malam itu apa yang kita lakukan? Lo lupa kalau seluruh tubuh lo udah pernah gue milikin?" Tukas Gavin sambil menatap sinis kearah Shi.
Mendengar itu Shi semakin geram, lalu dia kembali menampar wajah Gavin. "Laki-laki brengsek Lo! Lo itu udah perkosa gue. Lo yang sakit hati, kenapa gue yang kena imbasnya? Dan sekarang belum puas lo ngasih luka sama gue? Belum puas Lo menghancurkan hidup gue?" Geram Shi sambil menatap Gavin dengan mata berkaca-kaca.
"Apa! Jadi Gavin memperkosa kamu?" Tanya suara Bariton di belakang Shi. dan juga Gavin.
Shi dan Gavin tidak sadar sedari tadi, jika perdebatan mereka didengar dan dilihat oleh kedua orang tua mereka. Dan saat Gavin bilang jika dia sudah memperkosa Shi, maka amarah Jojo sudah tidak terbendung lagi, terlebih Juwi hampir saja oleng jika Tania tidak menahan tubuhnya.
Mereka tidak percaya dengan apa yang mereka dengar. Tapi semuanya sangat jelas. Lian dan Jojo sama sama menatap satu sama lain dengan tangan terkepal kuat, lalu mereka semua berjalan ke arah Gavin dan juga Shi.
Bersambung......
Kira-kira apa ya yang akan terjadi? Apakah Jojo dan Lian akan terus melanjutkan Perjodohan Gavin dan juga Shiena atau malah sebaliknya?