I Love You Om Tentara

I Love You Om Tentara
Mengungkap Perasaan


" Hi... "


Ratna menoleh saat berada di parkiran, matanya melotot saat yang dia lihat adalah Nugroho sahabat sepupunya.


" Bapak kok ada disini? " Tanya Ratna.


" Ayolah jangan panggil Saya Bapak, apa Saya setua itu." Ucap Nugroho.


Ratna hanya tersenyum sambil memperlihatkan deretan Gigi nya yang Putih.


" Saya panggil apa dong? " Tanya Ratna.


" Panggil Abang saja lah." Jawab Nugroho.


" Baik, Bang Nugroho kesini ada apa ya? " Tanya Ratna kembali.


" Emmm... anu... itu... anu... emmmm.. " Ucap Nugroho sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal.


" Akh.. kelamaaan, kesini mau jemput Ratna kan, tujuan kemari ingin PDKT kan? " Ucap Ratna.


Nugroho tersenyum sambil menganggukkan kepalanya.


" Boleh kan kalau Saya ingin mengenal lebih jauh? " Tanya Nugroho.


" Boleh Bang." Jawab Ratna.


*******


Chika duduk bersandar di sofa, nafas yang sudah mulai ngos - ngos an dan bahkan jalan pun sudah sangat sedikit susah karena menahan pinggang yang sakit.


" Mas mau kemana? " Tanya Chika saat melihat Rio menggendong Zain dengan sama - sama memakai topi.


" Mas ajak Zain mancing." Jawab Rio.


" Mancing? "


" Mancing sama teman - teman, ini kan hari minggu Yank."


" Kalau mancing, anak nya di perhatikan Zain sudah mulai aktif nanti anak nya terjebur di kolam nggak tahu bagaimana. "


" Nggak Yank, Mas gendong terus."


" Ya sudah nanti pulang nya bawa tuh ikan nya."


" Siap komandan."


*****


" Terima kasih Bang traktiran nya." Ucap Ratna saat sampai di depan rumah Ibu Lena.


" Sama - sama Ratna, ternyata kamu orang nya asik juga. " Ucap Nugroho.


" Bang Nugroho juga sama." Ucap Ratna tersipu malu.


" Ehm.... Ratna."


" Iya Bang."


" Ehm.... "


" Apa sih? "


" Bingung mau ngomong nya."


" Abang mau bilang cinta kan sama Ratna, tenang saja Bang cinta Abang nggak bertepuk sebelah kanan karena Ratna juga cinta dan suka sama Abang. Dan mau kalau di nikah kan Abang besok juga bahkan hari ini juga sudah siap." Ucap Ratna dan Nugroho hanya menatap Ratna sambil mengedipkan kedua matanya bak boneka.


" Ka - kamu serius menerima pria yang ada di depan kamu ini tua dan Duda? "


" Bagi Ratna tidak masalah Bang, yang penting hatinya baik dan tulus menerima Ratna apa adanya."


" Terima kasih Ratna, mulai sekarang kita pacaran."


*******


" Rio besar - besar sekali ini ikan nya, kamu mancing atau beli? " Tanya Nenek Utami saat melihat 3 ekor Ikan ukuran panjang 1 meter.


" Ini banyak Rio, nggak bakalan habis di makan kita semua."


" Kita bagi saja Nek, nanti suruh anak buah Rio bagikan."


*****


Ikan pun setelah di bakar dan di bagikan untuk makan bersama anggota lain nya, Chika, Rio dan Nenek Utami makan bersama.


" Mas ini mancing atau beli? " Tanya Chika.


" Mancing Yank di last, kalau nggak percaya tanya ruby." Jawab Rio.


Chika pun melanjutkan makan nya dengan lahap, bahkan sampai nambah tiga kali.


******


" Bro ada kabar bahagia."


" Kabar apa beb? " Tanya Rio pada Nugroho.


" Saya sama Ratna pacaran." Jawab Nugroho.


" Alhamdullilah ya Allah akhir nya sebentar lagi melepas masa duda mu."


" Terima kasih sudah mengenal kan Ratna sama Saya, dia sebenarnya wanita yang baik, lucu dan sama dia selalu bikin tertawa."


" Semoga jodoh kamu sampai tua dan memiliki banyak anak."


" Amin... kalau boleh ijin Saya ingin melamar Ratna. "


" Kamu serius baru kemarin loh jadi an kamu belum tahu luar dalam nya."


" Saya sudah yakin. "


******


" Bagaimana, kamu sudah siap? " Tanya Rio.


Ratna menundukkan wajah nya dengan memainkan jemarinya.


" Ratna takut gagal Bang."


" Sekali lagi apa salah nya untuk menerima pria yang berbeda, Nugroho bukan pria yang seperti yang kemarin kamu kenal."


" Benar kata Abang kamu, dan Ibu juga sudah kenal Nugroho sangat lama. Kamu menerima Nugroho nggak akan menyesal." Ucap Ibu Lena.


" Sebenarnya Ratna juga suka sama Bang Nugroho dan cinta, memang ini sangat cepat tapi ya begini perasaan saya" Ucap Ratna.


" Kalau kamu memang merespon, besok Nugroho sama kedua orang tua nya akan melamar kamu."


" Saya mau Bang, saya mau di kamar Bang Nugroho."


******


Nugroho pun datang bersama dengan kedua orang tua nya, di mana Rio yang menerima kedatangan keluarga Nugroho. Karena Rio adalah kakak sepupu dari Ratna jadi dirinya yang akan menjadi perwakilan dari keluarga Ratna.


" Begini Ibu Lena nak Rio, Om sama Tante datang kemari ingin memenuhi niat baik Nugroho melamar Ratna. Dan mungkin Ratna sudah tahu Nugroho itu duda, dan pekerjaan nya seperti apa bahkan keluarga nya juga. Walau menurut Saya bahkan keluarga dari Ratna pasti bilang sangat cepat. Dan Saya sebagai orang tua menuruti apa katanya karena mereka sudah dewasa."


" Terima kasih Om Agus, Saya juga sudah menanyakan perihal ini pada Ratna dan Ratna pun sudah tahu latar belakang Nugroho. Dia pun mencintai Nugroho dan menerima lamaran ini namun biar yakin Saya ingin Ratna yang mengatakan langsung." Ucap Rio.


" Bagaimana Ratna? " Tanya Pak Agus ayah Nugroho.


" Ratna bersedia." Jawab Ratna.


" Alhamdullilah...!!!


Nugroho pun tersenyum bahagia dan Nugroho lalu menyematkan cincin di jari manis Ratna, begitu pun juga Ratna menyematkan cincin di jari manis Nugroho.


" Terima kasih, kamu sudah mau menjadi pelabuhan Saya yang terakhir nanti."


" Terima kasih Bang, sudah mempercayakan cinta Abang sama Ratna."