GAIRAH DUDA KECE

GAIRAH DUDA KECE
BAB 25. PANGGIL MAMI .


Pagi ini Almaira bangun lebih awal. Karena pagi ini Almaira harus pergi ke kampus. Tetapi sebelum ia pergi ke kampus, Almaira membantu para asisten rumah tangga yang ada di sana, untuk menyiapkan menu sarapan pagi.


"Almaira Ngapain kamu di sini? tanya salah satu asisten rumah tangga yang bekerja di rumah utama keluarga Setiawan.


"Saya ingin menyiapkan menu sarapan pagi untuk Tuan Bimo, Nyonya Anita dan juga Tuan muda Devan.


"Tetapi itu menjadi tugas kami Almaira. tugas kamu hanya membantu menjaga Tuan muda Devan." ucap asisten rumah tangga itu kepada Almaira.


"Tidak Bu, izinkan saya memasak untuk sarapan pagi Kepada Tuan muda Devan dan juga tuan Bimo, Begitu juga dengan Nyonya Anita mohon Almaira. Sepertinya asisten rumah tangga itu pun memberikan ruang untuk Almaira untuk membuat menu sarapan pagi saat itu.


Setelah satu jam berkutat di dapur, akhirnya Almaira menyiapkan menu sarapan pagi yang ia masak disana, menghidangkannya dan menatanya di atas meja makan. Sebelum Bimo dan juga Nyonya Anita datang untuk sarapan pagi disana.


Dan Setelah makanan siap dihidangkan, Almaira berlalu dari ruang makan bergegas masuk ke dalam kamar mandi, berniat untuk membersihkan diri. Karena pagi ini ia harus segera berangkat ke kampus. Apalagi saat ini Almaira sangat sibuk setelah dirinya harus segera menyelesaikan skripsinya, berharap Ia cepat lulus menyelesaikan studinya.


Setelah selesai melakukan ritual mandinya, Almaira langsung menggunakan pakaian yang biasa ia gunakan ke kampus. Ia tidak ingin berlebihan dan hanya menggunakan pakaian seadanya saja.


Kali ini Almaira terlihat berpenampilan cantik dan anggun. Ia keluar dari kamar berniat untuk menghampiri Devan yang ternyata Devan saat ini sudah duduk di ruang makan bersama Bimo.


Sebelumnya di kamar yang selama ini ditempati oleh Devan. Tetapi Devan sudah dibantu oleh Baby sitter, yang selama ini membantu merawat Devan untuk segera membersihkan diri pagi itu. Karena sang bny sitter dan Devan mengetahui kalau Almaira harus segera ke kampus pagi itu.


"Mami mau pergi? tanya Devan ketika melihat Almaira sudah menghampirinya disana.


"Iya, Putra Mami yang tampan. Nanti kalau mata kuliah hari ini telah usai, mani akan segera kembali ke rumah. Supaya kita dapat bermain bersama seperti kemarin. ucap Almaira sambil langsung meraih tubuh Devan ke pelukannya.


Lalu memberikan kecupan hangat di wajah tampan Almaira. Membuat hati Bimo menjadi menghangat melihat kedekatan dengan Almaira dengan Devan. Terlihat Bimo menikmati sarapan pagi yang disediakan oleh Almaira.


"Sarapan pagi kali ini enak sekali membuat Bimo menjadi selera makan." ucap Bimo sembari menyantap menu sarapan pagi yang ada di hadapannya. "Maaf Tuan tetapi bukan saya yang menyiapkan ini semua.


"Siapa Bi?


"Almaira Tuan, Neng Almaira yang menyediakan sarapan pagi ini semua.


Pagi-pagi sekali, Almaira sudah menyiapkan ini." ucap sang asisten rumah tangga memberitahu kepada Bimo kalau menu makanan yang mereka santap pagi itu masakan Almaira membuat Bimo terhenyak mendengar apa yang diucapkan oleh asisten rumah tangganya. Ternyata Almaira dapat memasak menu makanan sarapan pagi yang begitu lezat dan mengunggah seleranya.


"Iya tuan, tidak enak ya? tanyanya khawatir kalau Bimo tidak menyukai menu sarapan pagi itu. Padahal Ia sudah melihat makanan yang ada di hadapan Bimo Sudah habis tidak tersisa.


"Enak bahkan seleraku semakin bertambah memakannya." sahut Bimo sambil mengembangkan senyumnya. Kamu sudah saya ingatkan, Jangan pernah memanggil saya dengan panggilan Tuan.


Kamu maminya Devan. jadi saya ingatkan sama kamu, Jangan pernah memanggil saya dengan panggilan Tuan." ucap Bimo menegaskan kepada Almaira untuk tidak tetap memanggilnya dengan panggilan Tuan.


Padahal Ia hanya ingin menghargai Nyonya Anita, dan asisten rumah tangga lainnya di sana. Karena ia tidak ingin orang-orang yang ada di rumah utama keluarga Setiawan, beranggapan yang tidak-tidak tentangnya.


Nyonya Anita mengembangkan senyumnya yang duduk di kursi roda sambil menikmati menu makanan yang terhidang di atas meja makan


Perlahan Nyonya Anita angkat bicara, walaupun Nyonya Anita tidak berbicara dengan jelas. Tetapi Almaira dan Bimo masih mengerti apa yang diucapkan oleh Nyonya Anita kepada Almaira.


Kalau kamu dipanggil Devan dengan panggilan mami, sudah tidak sepantasnya kamu memanggil Putra saya Bimo dengan panggilan Tuan. Almaira langsung terdiam tidak mampu berbicara apa-apa.


Apalagi ketika Nyonya Anita yang mengatakan sesuatu kepadanya, ia pasti tidak akan bisa menolak. Almaira hanya mengembangkan senyumnya menatap wanita, berupaya yang berada di kursi roda itu tenang saja. ucap Almaira tetapi Nyonya Anita kembali mengingatkan Almaira agar tidak memanggilnya dengan panggilan Nyonya, melainkan memanggil Nyonya Anita dengan panggilan Mami.


Sama seperti Bim, memanggilnya apa. Ada rona bahagia di hati Almaira ketika Nyonya mengatakan kepada Almaira kalau iya harus memanggil Nyonya Anita dengan panggilan Mami sama seperti Bimo memanggilnya apa.


Baiklah mom, Bagaimana menu makanan sarapan pagi sekarang ini, apa Mami menyukainya?" tanya Almaira Kepada Nyonya Aniaya penuh selidik ya Mami sangat menyukainya buktinya. Mami menghabiskan makanan yang di berikan Mami." sahut Nyonya Anita dengan nada suara yang kurang jelas.


Almaira kembali menatap Bimo yang sudah menghabiskan sarapan pagi yang ada di hadapannya Sementara Almaira masih dengan telaten menyuapi Devan untuk menghabiskan makanan yang ada di piring. Japan dan setelah perlahan demi perlahan Akhirnya dia pun juga menghabiskan menu sarapan pagi miliknya.


Drama sarapan pagi Telah usai. Kini Almaira ingin segera berangkat ke kampus. Tetapi ketika Almaira sudah berpamitan kepada Nyonya Anita, Bimo meminta kepada Almaira agar mereka berangkat bersama.


Berangkat ke kantor Iya menghantarkan Almaira terlebih dahulu ke kampus. Ia tidak ingin terlambat ke kampus hari ini. Karena ia tahu pagi ini Almaira harus menemui dosennya, untuk mengasihi judul skripsi yang akan ia kembangkan nantinya.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓