Sistem Bakat Tak Terbatas

Sistem Bakat Tak Terbatas
Bab 50 - Dewa Iblis Kishin


Tubuh Demon Gin membengkak dan bisa dilihat oleh mata biasa, aura haus darah yang mengelilinginya berubah menjadi gumpalan padat sebelum menutupi setiap tubuh Demon Gin.


Demon Gin terus meraung tanpa henti bahkan raungannya membuat gelombang kejut yang membuat tanah dibawah kakinya rusak.


GRAAH!


Proses terus berlangsung dan gumpalan itu telah menjadi seolah kulit daging baru, wujud bocah Gin saat ini sudah tidak terlihat lagi, melainkan sosok monster yang menyerupai manusia berukuran raksasa.


Rambut hitamnya panjang, wajahnya tampak garang dan ganas dengan seringai menakutkan, di bagian mulutnya itu lebar bahkan bisa dibuka hingga ke tulang pipi, giginya juga rapi tapi itu sangatlah tajam seolah bisa menelan Beast seutuhnya, warna kulitnya coklat kehitaman dengan ada pola tato unik di seluruh wajahnya.


Bagian tubuhnya juga amat besar, itu dipenuhi vitalitas otot yang kuat, tato putih juga mengelilingi setiap celah tubuh kulit hitamnya. Sangat aneh, bahwa ada kain merah yang menutupi bagian k3m4lu4n, itu menjadi misteri yang sulit dipecahkan.


Ukurannya besar setinggi 50 meter, namun sepertinya aura merah yang mengaduk membuat sosok itu bisa bertambah tinggi lagi.


Yang menjadi daya fokusnya yang berlebih adalah lengannya. Ya, monster itu memiliki empat lengan.


Setelah tubuhnya terbentuk, sosok itu meraung keras hingga membuat Kubah Emas gemetar.


GRAAAH!


Mata semua orang membelak, keterkejutan ada dalam setiap wajah semua orang, bahkan Blade seorang ahli tingkat Kaisar harus bertahan dari goncangan gelombang kejut yang dihasilkan.


"Ini ..."


Blade menatap langit dan menggertakkan giginya, dia bisa melihat bahwa hanya dari gelombang kejut yang dihasilkan, itu sudah bisa membuat Kubah Emas gemetar, lalu bagaimana jika sosok itu menyerang, bukankah itu akan pecah.


Segel Kubah Emas Surgawi sudah menjadi kebanggaan dari Keluarga G bahwa itu tidak bisa dipecahkan, tapi saat ini, sepertinya kebanggan itu akan jatuh dengan sosok monster yang tercipta dari Gin.


"Apa sebenarnya itu?" Bahkan Newyear yang sombong tidak bisa bergidik ketakutan.


Performa yang dihasilkan dari momentum sosok itu sangat tidak terduga. Shihai Haki yang dihasilkan diluar batas pikiran, begitu Haki itu keluar, bahkan Blade kesulitan menstabilkan tubuhnya.


Setelah puas meraung seolah terbebas dari kurungan, mata sosok itu menatap orang-orang dan menyeringai.


"Menjadi suatu kehormatan bagi kalian bisa melihat sosok agung diriku ... Perkenalkan, akulah Sang Dewa Iblis Pembantaian, Kishin!" Saat kata-kata itu keluar, aura agung brutal keluar membuat orang-orang bergidik.


Orang-orang saling memandang seolah ingin bertanya satu sama lain.


Dewa Iblis?


Kishin.


Siapa itu?


Bahkan Blade yang berpengetahuan mengerutkan kening oleh klaim sosok itu.


Dalam sejarah dunia ini, sosok Raja Iblis sudah menjadi momok menakutkan di telinga manusia. Lalu apa yang terjadi pada gelar ‘Dewa Iblis’ bukankah itu terlalu sombong untuk di dapatkan.


Blade tidak pernah sekalipun merasakan melawan yang namanya Raja Iblis, tapi dia sempat bertarung dengan sosok sekuat Jenderal Iblis ketika ia masih muda, dan itu menjadi kekalahan paling menyakitkan dan bermakna bagi Blade.


Jika Jenderal Iblis sudah sekuat itu, lalu bagaimana dengan Raja Iblis, mungkin kekuatannya satu tingkatan lebih tinggi dari level Kaisar. Tapi sosok di depannya mengklaim bahwa dirinya adalah Dewa Iblis.


Jika apa yang dia klaim benar, bukankah kekuatan sosok itu sudah mampu memerintah dunia.


Namun Blade tidak percaya semudah itu.


Lagipula dari catatan sejarah, sejak Raja Iblis Virgo dikalahkan oleh para Pahlawan, dan mundur ke celah dimensi, tidak ada iblis yang pernah ditemukan melebihi tingkat Kaisar, dan apakah klaim Kishin benar atau tidak, mungkin ia hanya iblis dengan tingkat yang tinggi dan bukan sosok Dewa Iblis seperti apa yang diutarakan.


Sudah menjadi sifat iblis bahwa kesombongan menjadi sifat dasar mereka.


Dia tahu tentang Bedevilment, tapi jika kasusnya seperti ini, itu terlalu berlebihan. Kuro saat ini bingung harus berbuat apa, tapi yang pasti ia benar-benar ingin menyelamatkan anaknya.


Saat itu Shihai Haki Kishin di kerahkan sambil merentang tangannya seolah membuat sihir, formasi lingkaran tercipta dan bola merah muncul di telapak tangan secara ajaib, itu sangat singkat dan ditembakkan ke arah Blade.


Woach!


"Tidak baik."


Saat serangan datang Blade bisa merasakan perasaan bahaya dari bola merah itu, dia dengan tegas menghindar dengan teknik gerak kakinya.


Kishin tidak diam saja, dia terus menembakkan bola seperti orang gila ke arah yang tak ditentukan. Segera orang-orang yang ingin terkena serangan menghindarinya dengan panik.


Boom! Boom! Boom!


Serangan tanpa pikir panjang itu membuat Kubah Emas gemetar parah, mungkin jika Kishin menyerang itu dengan penuh tenaga, itu bisa saja pecah dengan mudah.


Riak menakutkan terus terjadi membuat tanah hampir kehilangan pijakannya, jika terus seperti ini, daerah ini akan berlubang dengan cara menakutkan.


Kishin bisa melihat bahwa orang-orang bisa menghindari serangannya, tapi ia tidak kehilangan akal dan merasa sudah cukup, bukan tipe dirinya untuk bertarung menggunakan sihir, ia lebih suka meremukkan musuhnya dengan tangannya sendiri.


Tertawa dengan jahat, tubuh besar Kishin menerjang ke arah Blade dengan kecepatan luar biasa. Blade terkejut dan tidak mengharapkan bahwa tubuh besar Kishin bisa bergerak cepat.


Blade menjulurkan tangan kanannya untuk membuat sihir dan tangan kirinya memegang Pedang Murasaki, ia mencoba serangan berbasis Maqi.


Dari tangan kanan Blade keluar petir biru yang menggeliat berkumpul seperti bola, kemudian dari bola itu, muncul petir menyambar ke arah Kishin.


BLAR!


Meski terlihat sederhana, tapi sihir ini memiliki level S yang tinggi, jika tersambar orang itu akan menggigil dan bahkan tubuhnya bisa saja meledak.


Tapi sepertinya itu tidak berpengaruh bagi Kishin, karena kulit hitam mengkilapnya tampak kebal seperti dilapisi Choetsu Haki berlevel tinggi.


Itu hanya menimbulkan asap di kulit Kishin dan bahkan tidak membuat monster itu mengernyit, bahkan tampaknya raut wajah Kishin seperti mencibir.


Tangan kanan Kishin sudah mengepal erat, dan semacam energi telah terkumpul disana, lantas kemudian dia dengan kecepatan luar biasa memukul ke arah Blade membawa momentum tak terhindarkan.


Blade yang tidak bisa melarikan diri karena terlalu cepat, menggertakkan giginya, ia membuat formasi pertahan dari sihir, dan mengeraskan Choetsu Haki-nya menahan pukulan.


Bang!


Namun saat itu, diwaktu yang hampir kurang dari sedetik, tubuh Kishin dihentikan tidak bisa bergerak, itu diakibatkan pasir besi hitam yang melilit kaki dan tubuhnya hingga ia berhenti.


Tapi meski begitu, Blade masih terlempar akibat gelombang udara pukulan dan terbang cukup jauh. Tubuhnya kusam dan Blade sepertinya tidak tampak baik.


Puchi~


Newyear yang menghentikan Kishin juga tidak dalam kabar bagus. Efek menghentikan Kishin membuat serangan balasan yang membuat ia muntah darah karena terlalu banyak mengerahkan Mana pada Sihir Magnet-nya.


"Bangsat! Kalian para idiot, cepat serang iblis itu!" Newyear meraung sangat marah ke arah orang-orang karena hanya diam saja.


River, Ethan, dan Rihana saling memandang, mereka membuat persetujuan dan bergerak untuk menyerang Kishin.


Namun saat itu.


Kuro menghalangi jalan.


"Jangan sentuh anakku."