
(A/N: Aku akan menggunakan penyebutan nama 'Demon Gin' untuk memanggil Gin yang mengalami Bedevilment saat ini. Itu agar tidak terjadi kontradiksi dan kebingungan pada siapa yang memakai tubuh MC. Jika kalian suka kirim masukan dan komen~)
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Empat orang saat ini berdiri melayang di udara dengan visi tujuan yang berbeda-beda. Suasana tampak terpengaruh dengan Bedevilment Demon Gin dan itu membuat suasana begitu berat.
Kuro yang melihat Gin tidak bisa terkejut dan takut. Itu bukan karena ketakutan pada penindasan yang ada, tapi ia sangat menghawatirkan keselamatan anaknya.
Ia takut kalau efek terburuk dari itu membuat Gin meninggal. Secara, hampir mayoritas yang mengalami Bedevilment berakhir mengenaskan.
Dan ia tidak mau anaknya mengalaminya!
Namun di situasi saat ini Kuro tidak bisa bertindak gegabah meski menghawatirkan Gin, sebab ia takut bahwa Gin akan mengamuk dan bertindak brutal.
Terlebih lagi, tampaknya masih ada River dan Johnson yang merupakan pihak musuh. Jika dia tidak berhati-hati, itu akan fatal karena bisa saja disergap.
Situasi saat ini benar-benar aneh!
Tiga sisi berlawan tampak harus saling menjaga pada musuhnya. Mungkin hanya Demon Gin yang tidak menyadari situasi ini dan matanya masih menatap Johnson dengan kebencian yang mendalam.
Kuro dan River tahu bahwa dengan Bedevilment, Demon Gin tidak akan bisa berpikir jernih dan akan bertarung dengan membabi buta. Mereka mengantisipasi langkah Demon Gin dimana nantinya memengaruhi keseluruhan pertarungan.
Aura menindas dari Shihai Haki tiba-tiba menyebar dengan dahsyat yang berasal dari Demon Gin. Hampir saat itu, udara tiba-tiba berubah dengan pusaran merah darah membumbung tinggi ke langit menakut-nakuti setiap orang.
Kuro dan River yang merasakannya mengernyitkan dahi karena melihat situasi dimana Demon Gin meraung.
Kasus River tidak cukup baik, di depan Shihai Haki yang sombong, tubuhnya terlihat bergidik dingin, sedangkan Kuro masih bisa menstabilkan situasinya karena ia bisa menahannya dengan Shihai Haki miliknya, tapi ia juga sedikit terpengaruh.
Saat itu Demon Gin yang puas meraung menatap River.
"Manusia Kering ... Lepaskan mangsaku! Atau Aku akan memakan tubuh dan jiwamu!" ucap Demon Gin dengan wajah bengis dengan mata melotot.
Suara milik Demon Gin sudah bukan lagi seperti suara Manusia. Tapi seolah itu seperti suara monster yang membawa keagungan sakral.
River pucat saat ditanya dan dia sedikit takut. Setelah mempertimbangkan pro dan kontra, ia menoleh ke Johnson yang tidak sadar dan menghela nafas.
"Huft~ Maafkan aku Johnson, nasibmu sangat buruk. Aku hanya bisa berdoa di kehidupan selanjutnya kamu tidak dendam denganku." Saat bergumam sendiri. River kemudian melemparkan tubuh Johnson yang tampak layu ke arah Demon Gin.
River tahu bahwa ia tidak bisa melawan Demon Gin saat ini. Jadi ia lebih memilih membuang kehidupan Johnson dan lebih memilih keselamatan dirinya sendiri.
Saat tubuh Johnson terbang ke arah Demon Gin. Segera itu ditangkap dengan satu tangan dimana leher Johnson dicengkram erat.
Siapa yang menduga bahwa tubuh besar Johnson yang hampir tingginya 2.5 meter sangat berat, bisa diangkat oleh Demon Gin dengan mudah seolah tidak ada beban.
Demon Gin kemudian membuka mulutnya lebar-lebar yang tiba-tiba terjadi fluktuasi hisapan berat dari rongga mulut. Itu sangat mengerikan seolah ingin menghisap segalanya!
Udara yang terkonsentrasi energi jahat seolah membantu aksi yang membuat molekul terhisap masuk ke mulut Demon Gin seperti lubang tanpa batas.
"The Demon Devouring Souls!" [1]
Kemudian, tiba-tiba tubuh Johnson bergetar kencang seolah kerasukan dan wajahnya meringis marah dengan mulut dan matanya terbuka lebar.
Sinar kegelapan milik Demon Gin seperti menarik keluar sesuatu dari dalam tubuh Johnson dengan melilit kejam. Sosok transparan seperti hantu keluar dari mulut Johnson dengan ekspresi jeritan menyakitkan. Itu adalah jiwanya yang di tarik keluar!
Jiwa Johnson seolah memberontak panik dengan mengeluarkan bunyi tangisan seperti lolongan hantu. Meski sudah membuat perlawanan keras, tapi usahanya tampak sia-sia ketika energi merah menusuk jiwa Johnson tanpa belas kasihan.
"AAAHHHH!!"
Jiwa itu tidak berdaya, dan luput dari perjuangan. Setelah masuk ke mulut Demon Gin. Tubuh Johnson segera mengalami perubahan dengan mengerikan seolah telah berubah menjadi mumi.
Crush!
Johnson telah mati dengan kematian menyakitkan. Demon Gin kemudian membuang jasadnya karena merasa bahwa itu sudah tidak berguna lagi. Mulutnya mengunyah seolah ingin benar-benar membunuh jiwa itu dan mengubahnya menjadi esensi.
Setelah menelannya, Demon Gin tertawa jahat dengan meraung membuat energi jahat berputar di langit di atas kepalanya.
Seolah jiwa Johnson benar-benar memberikan nutrisi yang membuat kekuatannya semakin meningkat.
Kuro dan River yang dari samping hanya menonton tidak bisa membantu tapi menggigil ngeri.
Itu... Melahap Jiwa!
Jika itu hanya tingkat rendah, itu hanya akan tanpa akal mengamuk dengan gila dan hanya naluri haus darah yang ada.
Saat ini, River telah benar-benar mengambil langkah salah karena memberikan Demon Gin nutrisi. Itu bukan kabar yang baik pada acara selanjutnya.
"Hahaha! Tidak buruk! Jiwa ini cukup lezat!" Setelah mengatakan itu. Demon Gin menatap River dan Kuro sambil menjilat lidahnya.
"Aku masih lapar!"
Lalu tanpa aba-aba, Demon Gin dengan Pedang Jaakuna melaju cepat ke arah River.
"Sial!"
River dengan reflek cepat mengangkat pisaunya untuk melempar ke arah Demon Gin. Namun Demon Gin bisa melawati puluhan pisau itu bahkan tanpa melihatnya dan melintas tiba di depan River.
Bang!
Demon Gin menebas. Meski River berhasil menangkisnya, ia masih di terbangkan dengan memuntahkan seteguk darah. Tenaga Demon Gin sangat luar biasa!
Selain itu, karena energi merah jahat Demon Gin. Itu juga mengakibatkan River tidak nyaman seolah energi itu bisa melemahkan dirinya.
Tidak tinggal diam di sana saja. Demon Gin terus melaju ke arah Kuro dengan wajah bengis.
"Shiro!"
Bang!
Demon Gin mengabaikan panggilan Kuro dan menebas brutal. Itu kemudian berhasil ditangkis oleh Kuro membuat percikan api yang indah dan gelombang kejut karena efek tabrakan.
"Shiro! Sadarlah!"
Bang!
Mengabaikan Kuro yang berbicara, Demon Gin dengan kirinya yang mengepal erat memukul Kuro hingga membuat pria itu terpental jatuh ke tanah! Menimbulkan ledakan keras yang mengguncang bumi!
Kuro setelah jatuh ke tanah berhasil menstabilkan dirinya segera dan berdiri dengan mengerutkan dahinya.
Belum Kuro mengambil nafas, Demon Gin sudah melaju ke arahnya lagi dan menyerang dengan aura jahatnya.
Kuro tahu bahwa Gin akan sulit sadar saat ini, ia mengambil keputusan untuk melawan Demon Gin tapi tidak sampai menimbulkan kematian.
Bang! Bang! Bang!
Demon Gin terus bertarung acak tidak peduli itu teman atau musuh. Baik River dan Kuro tidak bisa mengambil keuntungan dan terus ditekan oleh Demon Gin.
Lucunya, keduanya tahu bahwa jika bertarung secara individu mereka tidak akan bisa melawan Gin dengan serangan ganas itu.
Dengan hanya pemahaman lirikan, mereka menghilangkan permusuhan sebelumnya sementara dan bersatu untuk melawan Demon Gin.
Untuk saat ini, mereka bersatu padu, setidaknya sampai Gin telah lepas dari Bedevilment.
Karena River tidak memiliki Shihai Haki dan akan kalah tekanan dengan Demon Gin. Ia hanya bisa bersembunyi di belakang Kuro untuk membuat serangan balasan Maqi-Nya.
Sebenarnya bisa saja River kabur melarikan diri, tapi dia tidak yakin. Bisa saja Kuro kemudian juga melarikan diri bersamanya yang itu hanya akan membuat dirinya menderita.
Secara spesifik, gerakannya jauh lebih lambat dari Kuro, dan ia juga tidak dalam performa terbaik karena staminanya telah dikuras sebelumnya.
Jika lari, ia hanya akan menjadi ikan di atas talenan dengan Demon Gin yang bisa membunuhnya dengan cepat!
Apalagi dia sangat takut adegan ketika Jiwa Johnson dihisap!
Itu benar-benar membekas dalam ingatannya!
Saat ini, situasi cukup lucu dan agak kacau.
Ini seperti peribahasa, musuhmu adalah temanku, dan temanmu adalah musuhmu. Itu sangat tepat pada adegan saat ini.
–––
[1] Setan Yang Melahap Jiwa \= ((Kānji) 魂をむさぼり食う悪魔) \= Tamashī o musabori kuu akuma.