
Maaf karena kemarin tidak update! Itu disebabkan keluarga Author kemarin tengah berduka atas meninggalnya nenek Author sendiri yang telah dipanggil oleh Sang Tuhan. Author meminta agar para Pembaca memaklumi dan mendoakan nenek agar bisa masuk Surga dan diterima disisinya. Amin~
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Pertarungan terjadi di mana-mana. Sementara Kuro masih kerja keras melawan Blade. Gin dan Claude melawan Rihana. Di sisi sebelah lain Maria, Adelyn, dan Ava juga berhadapan dengan seseorang yang tidak bisa diremehkan.
Ketiganya menatap pria yang memiliki tinggi dua meter itu yang terlihat menyeringai kejam.
LaBeouf G. NewYear!
Meski ia hanya sendiri menghadapi tiga orang, tapi ketiga wanita itu tidak bisa bertindak gegabah. Bahkan Ava yang seorang yang berbakat di Keluarga G, harus mengakui bahwa Newyear adalah orang yang sangat kuat.
"Hnhnhnhn! Ava sudah lama tidak bertemu. Apa kamu tidak akan menyapa kakakmu ini?" Newyear masih dalam postur santai, dan memandang Ava dengan mata biasa.
Ava mendesah dengan kecut dan menjawab, "Kakak, jika maksudmu kesini untuk membawa kembali aku ke keluarga, maka aku hanya bisa menolaknya."
Newyear seperti sudah mengantisipasi jawaban Ava, lantas ia hanya menggelengkan kepalanya.
"Hnhnhnhn! Maka kalau begitu, aku hanya bisa membawamu dengan cara kasar." Newyear mengatakan itu dengan terkekeh.
Ava sudah tahu kalau itu akan berakhir seperti ini dan memiliki ekspresi tegas.
"Maka aku akan melawan dengan keras juga." Tanpa basa-basi lagi, Ava menembakkan sihir cahaya berbentuk plasma menuju Newyear.
Pria itu masih tidak bergerak saat melihat serangan itu sudah dekat dan seolah-olah itu hanya sihir kecil yang tidak signifikan.
Pada saat berikutnya, sihir cahaya yang menembak yang sudah cukup dekat dengan Newyear tiba-tiba ditahan oleh sesuatu.
Itu seperti pasir hitam dengan aura kebiruan yang membentuk dari materi sebuah dinding pertahanan secara otomatis.
Setelah meniadakan serangan Ava, pasir hitam itu seperti mengelilingi Newyear seakan menjaga pria itu dari berbagai serangan.
Ava mendecakkan lidahnya karena dia tahu apa sebenarnya pasir hitam itu. Itu bukan hanya pasir hitam biasa, tapi pasir yang tercipta dari material magnet besi dari dalam tanah.
Alasan kenapa Ava menganggap bahwa kakaknya Newyear sangat kuat adalah karena ini salah satu alasannya.
Newyear adalah penyihir fusi dua elemental yang berhasil menggabungkan fusion antara angin dan petir! Dan itu menghasilkan elemen magnet yang sangat langka di dunia. Selain itu, ia sangat lihai mengendalikannya, hingga secara tidak langsung mampu memanipulasi material disekitarnya dan membuat pasir besi bergerak sendiri seolah-olah memiliki kesadaran independen.
Jadi, jika medan pertempuran memiliki medan material yang mampu dipengaruhi oleh magnet, maka Newyear akan menjadi seperti tuhan karena kekuatan benda sekitar yang hampir tak terbatas.
Dan alasan kenapa Ava menganggap kakaknya sangat kuat adalah karena ia juga seorang Maqi. Newyear bisa menggunakan Haki dari Tōmei Haki dan Chōetsu Haki, dan itu menjadikannya mampu bertarung entah dengan gaya keras atau gaya lembut (dekat dan jauh).
Untuk sebagai Maqi, hampir sudah diketahui umum bahwa penggunanya hampir tidak memiliki titik lemah. Dan jelas bagi Newyear sendiri, dengan Sihir Magnet dan Haki secara bersamaan, ia menjadi sosok ahli kuat yang terkenal di dunia.
Meski ketiga gugup karena menghadapi sosok yang sangat kuat, tapi mereka masih berpegang teguh dan yakin dengan kemampuan mereka sebab mereka bersama.
Dengan menggabungkan kekuatan, setidaknya itu bisa melawan Newyear.
Ketiga wanita itu memiliki pemahaman satu sama lain dengan melirik, dan kemudian membuat formasi serangan dengan Maria dan Adelyn menyerang dan Ava sebagai pendukung.
Karena Maria dan Adelyn adalah tipe penyihir destruktif yang memiliki serangan kuat, itu menjadi langkah terbaik bagi keduanya menyerang.
Sedangkan Ava, meski dia juga bisa sedikit memiliki sihir tipe serangan, tapi akan lebih baik jika ia lebih menfokuskan pada keahliannya sebagai pendukung karena Sihir Cahaya mampu memberikan bantuan seperti 'Buff' yang bisa meningkatkan serangan Maria dan Adelyn, atau memulihkan Mana dan tenaga.
Lagipula sebagai 'Gadis Suci', ia sejak kecil sudah dilatih seperti menjadi 'Priest' atau 'Cleric' yang mumpuni.
Maria menggunakan Sihir Darahnya untuk membuat tombak darah merah dan mengayunkan gelombang darah, membuat itu meliuk-liuk demi menyerang Newyear secara langsung.
Sementara Adelyn dengan kedua tangannya yang sudah memiliki energi hitam mencoba menyerap Mana pasir besi dengan terus bergerak maju menghantam setiap pasir yang menghalangi.
Newyear mencibir perjuangan itu semua dan dengan momentum singkat, ia membuat dari pasir besi sebuah dua balok prisma runcing yang mengambang di belakangnya dengan ukuran sekitar 3 meter.
Balok prisma itu menyerang wanita itu dengan waktu yang sama membuat mereka bersiaga. Namun karena keduanya terlalu sibuk pada pasir besi yang menggangu, mereka terlambat merespon pada kecepatan balok dan terpukul mundur.
BRAAK! BRAAK!
Mereka terpental cukup dengan bunyi ledakan cukup keras. Mereka memuntahkan seteguk darah karena itu cukup melukai mereka. Untung saja mereka bisa menghindari bagian runcing itu, kalau tidak perut mereka akan tertembus.
"Ini ..." Ava yang melihat itu tidak bisa terkejut.
Balok prisma yang dibuat Newyear sangat keras bahkan Ava dari jauh bisa merasakan betapa kokohnya balok itu. Ava tahu bahwa Newyear juga bisa memadatkan pasir besi menjadi sebuah materi padat karena kontrolnya pada Sihir Magnet sudah sangat tinggi.
Tapi pada balok prisma sebelumnya, Ava bisa merasakan bahwa itu juga memiliki aliran enegi yang unik yang membuat balok prisma jauh lebih keras.
Pengguna Maqi!
Ava mendesah karena kendali Newyear semakin meningkat. Itu karena ia mampu mengeraskan Sihir Magnet-nya dengan Chōetsu Haki! Dan itu sangat jenius karena mampu mengeluarkan potensi penuh Sihir Magnetnya.
Pertarungan ini sudah bukan lagi seberapa keras dan kuat serangan seseorang, tapi seberapa ahli kendalimu terhadap kontrol sihirmu sendiri dan cerdas terhadap memanfaatkan medan sekitar!
Inilah pertarungan ahli sejati!
Sejenak setelah Maria dan Adelyn mendapatkan tenaganya kembali sebab Sihir Cahaya jarak jauh dari Ava, mereka siap menyerang kembali.
Tapi saat itu, mereka melihat hal fantastis di depan mata mereka!
Newyear masih tenang seperti sebelumnya di tempat yang sama sambil menyilang tangannya di dada. Tapi di belakangnya, sudah ada puluhan balok prisma besi hitam yang mengambang dengan ukuran yang berbeda-beda.
Newyear yang berdiri kokoh di tanah tiba-tiba juga ikut mengambang dengan tubuhnya masih dalam postur sombong. Di bawah kakinya ada pasir besi yang itu menjadikannya mampu terbang melayang.
Matanya tampak memancarkan rasa tajam dan ia menyeringai tertawa khas miliknya.
"Hnhnhnhnhn!!"
Ketiga wanita itu memiliki sifat serius, dan mereka juga menampilkan sihirnya masing-masing untuk bertarung melawan Newyear.
Mereka akhirnya bertarung dengan gila yang membuat setiap tanah hancur berkeping-keping oleh sihir-sihir sisa akibat pertempuran.
Gemuruh! Gemuruh! Gemuruh!
Banyak sihir bertabrakan menciptakan bunyi keras. Maria dan Adelyn senantiasa menyerang Newyear dengan banyak jenis sihir mereka dan Ava akan membantu dari samping untuk memulihkan, selain itu, ia juga tidak sesekali memberikan 'Debuff' pada Newyear meski efeknya kecil.
Newyear yang dikroyok tidak panik, melainkan gembira. Semakin intens pertarungan semakin senang dirinya. Meski dia sempat kali terpukul dan menderita kerugian, tapi ia masih bisa bertahan lama sebab tubuhnya yang kuat karena pengerasan Chōetsu Haki.
BOOM! BOOM! BOOM!
Bahkan setelah beberapa jam, pertarungan ini belum selesai dan itu menjadi pertarungan epik kedua setelah Blade VS Kuro.
Dan pertarungan LaBeouf G. Newyear VS Maria, Adelyn, Ava ini terlalu menegangkan dan sulit dipikirkan siapa yang menjadi pemenang terakhir!