
Jangan Lupa Like, Rate⭐5 dan Vote.
Terimakasih.
_______________________________________
Reyhan terkejut dalam diamnya, ternyata Xiu Juan adalah Putri Mahkota Kerajaan Xie, yang pernah akan dijodohkan untuknya. Yang bikin terkejut lagi, ternyata Xiu Juan adalah Putri Mahkota Kerajaan Xie yang menolak lamaran Putra Mahkota Kai.
Dampak dari penolakan itu, Raja Kerajaan Kai memutuskan untuk perang kepada Raja Kerajaan Xie. Karena tak terima lamaran Putranya ditolak karena itu sama saja penghinaan. Reyhan kembali sadar dari pikirannya saat Putri Mahkota Xiu Juan membalikan tubuhnya, dan berjalan ke arah 2 singa besar itu.
Reyhan kembali dibikin terkejut saat melihat 2 singa besar itu menghilang seperti tersedot ke arah kalung giok yang dikenakan Putri Mahkota Xiu Juan.
"Bukankah kau memiliki 1 hewan spiritual ?" tanya Reyhan.
Putri Mahkota Xiu Juan kembali membalikan tubuhnya dan menatap Reyhan dengan senyuman indahnya. "Sebenarnya aku memiliki 2 hewan spiritual yang sudah kuanggap sebagai teman sebelum bertemu denganmu."
Deg.. Deg..
Jantung Reyhan kembali berdebar tak karuan melihat senyuman indah milik Putri Mahkota Xiu Juan.
"Astaga senyumannya itu." batin Reyhan.
Reyhan terdiam melihat senyuman indah milik Putri Mahkota Xiu Juan. Putri Mahkota Xiu Juan mengernyit dahinya.
"Kau kenapa diam ?" tanya Putri Mahkota Xiu Juan.
Seketika Reyhan tersadar. "Tidak apa-apa."
Putri Mahkota Xiu Juan berjalan mendekati Reyhan. "Bukankah kau lapar, karena perutmu tadi berbunyi ?"
Reyhan tak menjawab, ia hanya mengangguk kepalanya, Putri Mahkota Xiu Juan tersenyum. "Ayo, ikut denganku, kita akan mencari makan untuk mengisi perut rakusmu." ucapnya sambil berlalu.
Reyhan masih diam tak protes untuk membalas ucapan Putri Mahkota Xiu Juan. Anehnya ia malah berjalan mengikuti langkah Putri Mahkota Xiu Juan dari belakang.
.....
Kini Reyhan dan Putri Mahkota Xiu Juan berjalan bersampingan di luar istana. Mereka berdua berjalan-jalan di kota Kerajaan Xie. Putri Mahkota Xiu Juan memperkenalkan berbagai macam tempat yang ada di kota Kerajaannya.
Semua orang-orang sekitar melihat Putri Mahkota Xiu Juan menyapanya, dan sapaan mereka pun dibalas senyuman indahnya. Putri Mahkota Xiu Juan dikenal masyarakat Kerajaan Xie adalah gadis biasa yang ceria, dan murah senyum. Kenapa disebut gadis biasa, karena Putri Mahkota Xiu Juan selalu menyamar menjadi rakyat biasa.
Sebelum pergi keluar dari istana bersama Reyhan, Putri Mahkota Xiu Juan mengganti pakaiannya dengan hanfu biasa yang biasa dikenakan rakyat biasa dan mengenakan cadar untuk menutupi wajahnya. Karena Putri Mahkota Xiu Juan juga tak mau jadi pusat perhatian.
.....
Putri Mahkota Xiu Juan memanggil salah satu pelayan dan memesan makanan untuk mereka berdua. Sambil menunggu pesanan, banyak sekali pelanggan yang berbisik-bisik melihat mereka berdua. Terutama saat mereka berbisik-bisik melihat pesona Reyhan meskipun hanya mengenakan jubah merahnya dan menutupi kepalanya.
Tapi Reyhan tetap terlihat ketampanannya. Dan perlu diketahui, ada beberapa Pelayan dan Pengawal yang menyamar menjadi rakyat dan pelanggan di rumah makan untuk mengawasi Putri Mahkota Xiu Juan. Sebenarnya Raja Xie selalu menasehatinya, jika ingin keluar harus didampingi oleh beberapa pelayan dan pengawal demi keselamatannya.
Tapi Putri Mahkota Xiu Juan menolak keras. Karena tak nyaman jika harus diikuti pengawal dan pelayannya di dekatnya. Raja Xie sampai kewalahan menghadapi sifat Putri Mahkota Xiu Juan yang susah diatur itu. Karena Putri Mahkota Xiu Juan sendiri yang mengakui dirinya adalah Putri terkuat di seluruh Kerajaan Negara Barat.
Jadi, takkan ada yang berani mencelakainya. Tapi yang namanya kasih sayang keluarga, Raja Xie dan Permaisuri Xie takkan ingin melihat Putri satu-satunya terkena musibah. Bahkan kakak kandungnya, Putra Mahkota To Mu Xie juga kewalahan menghadapi sifat adik kesayangannya.
Jadi Raja Xie, Permaisuri Xie dan Putra Mahkota To Mu Xie memutuskan beberapa Pelayan dan Pengawal mengawasi Putri Mahkota Xiu Juan dari jarak jauh. Tapi Putri Mahkota Xiu Juan selalu bisa menghindarinya.
Karena ia memanfaatkan kekuatan hewan spiritualnya, singa betinanya untuk menyamar dan memerankan dirinya di istana Kerajaan Xie. Sehingga ia bisa membaur bebas di luar Kerajaan. Bahkan ia nekat berpetualang hingga bertemu dengan banyak bandit.
.....
Setelah selesai makan, Reyhan dan Putri Mahkota Xiu Juan masih setia duduk ditempatnya. Reyhan mencoba bertanya kepada Putri Mahkota Xiu Juan, karena ia penasaran. Reyhan bertanya kenapa Putri Mahkota Xiu Juan bisa bertemu dengan Putra Mahkota Jiazhen Kai, hingga Putra Mahkota Jiazhen Kai datang melamarnya.
Dengan senang hati Putri Mahkota Xiu Juan menjawab pertanyaan Reyhan. Ia mulai menceritakan kebosanan kehidupannya di dalam istana, sehingga ia penya ide nekat. Putri Mahkota Xiu Juan memanfaatkan kekuatan hewan spiritual, singa betinanya untuk menyamar dan memerankan dirinya di istana.
Putri Mahkota Xiu Juan pergi dari Kerajaan untuk berpetualang. Ia berandai-andai jika saat nanti ia akan menemukan harta karun di tengah-tengah saat ia berpetualang. Hingga ia bertemu Reyhan dan berpisah. Putri Mahkota Xiu Juan terus berpetualang bersama hewan spiritual, singa jantannya.
Sampai-sampai ia selalu bertemu dengan kumpulan bandit. Tapi Putri Mahkota Xiu Juan bisa mengatasinya. Itu pun juga untuk mengasah kemampuannya. Dan ia juga hampir tersesat. Hingga akhirnya ia bertemu dengan Putra Mahkota Jiazhen dari Kerajaan Kai.
Putri Mahkota Xiu Juan bertemu dengan Putra Mahkota Jiazhen Kai di dekat perbatasan Negara Barat dan Negara Tengah. Bersamaan itu pun ada kelompok bandit yang datang menyerang mereka.
Putri Mahkota Xiu bercerita kepada Reyhan tentang sifatnya yang pemberani, ceroboh, dan nekat, tidak seperti Putri-Putri Kerajaan lain di Negeara Tengahnya, itu membuat Putra Mahkota Jiazhen Kai tertarik padanya, dan langsung melamar Putri Mahkota Xiu Juan di saat itu juga.
Sayang tapi ditolak mentah-mentah oleh Putri Mahkota Xiu Juan, ia tak suka dengan Putra Mahkota Jiazhen Kai. Ia menolak karena memiliki alasan. Alasannya Putra Mahkota Jiazhen Kai sudah memiliki 4 Selir di istananya.
Reyhan bertanya lagi. "Dari kau tau bahwa Putra Mahkota Kerajaan Kai sudah memiliki 4 selir ?"
Putri Mahkota Xiu Juan pun menjawab karena diawal pertemuannya dengan Putra Mahkota Jiazhen Kai. Setelah selesai membereskan kelompok bandit, tiba-tiba Putra Mahkota Jiazhen Kai melamarnya dan memberitahukan bahwa dirinya hanya memiliki 4 Selir di tempat haremnya.
Jiazhen Kai menginginkan Xiu Juan menjadi Permaisurinya. Dan saat itu juga Xiu Juan menolak dan langsung pergi dari tempat itu.
..
"Jadi begitu." sahut Reyhan mengangguk-angguk kepalanya sambil tangan kanannya memegang dagunya.
"Padahal pertemuan itu setahun yang lalu. Tapi kenapa dia bisa tau bahwa aku adalah Putri Mahkota ?" Xiu Juan bertanya pada dirinya sendiri dengan nada kecil, agar para pengunjung tidak mendengar suaranya bahwa dirinya adalah Xie dan ia juga terlihat seperti sedang frustasi, karena Kerajaan ayahnya akan berperang dengan Kerajaan Kai.