
[Ding~ sudah selesai Tuan, Tuan dapat memulai nya kapan saja.]
Du ruo segera menoleh kebelakang, Du ruo sangat terkejut melihat Ao ling masih hidup.
Kemudian Du ruo melihat ke arah tubuh Ao ling yang terjatuh, tubuh Ao ling yang terjatuh mulai menghilang.
"Bagaimana bisa?" batin Du ruo tidak percaya apa yang dia lihat.
Sebelum itu pada saat Ao ling menghindari serangan Du ruo, di dalam celah ruang Ao ling menggunakan teknik Dewa penipu nya.
Untuk mengubah Qi menjadi dirinya, dan Ao ling memberikan aura spiritual untuk mengendalikan bayangan dirinya.
Selain itu hal yang diminta Ao ling kepada sistem pada saat di dalam celah ruang adalah, Ao ling meminta cara untuk membuat tubuh Dewa Ashura nya berevolusi.
Ao ling sebenarnya hanya bertanya saja karena bahkan tubuh Ashura milik Yan ding tidak pernah berevolusi.
Tetapi Yan ding pernah memberitahu Ao ling bahwa dia melihat seseorang yang tubuh khusus nya berevolusi, maka kekuatan tubuh khusus tersebut akan berkali kali lipat.
Selain itu juga dari perkataan Yan ding, pada saat pertama kali evolusi kekuatan tubuh khusus tersebut akan berkali kali lipat lebih kuat lagi.
Tetapi setelah itu maka kekuatan tubuh khusus yang sudah berevolusi akan kembali seperti kekuatan yang sebenarnya.
Bahkan menurut Yan ding, dirinya bahkan terkejut dengan kekuatan tubuh khusus yang baru saja berevolusi tersebut.
Hal itu membuat Ao ling ingin bertanya tentang hal itu kepada sistem.
"Sistem adalah cara untuk membuat tubuh Dewa Ashura ataupun tubuh lain yang kumiliki untuk berevolusi?" tanya Ao ling.
[Ding~ ada Tuan, Tuan dapat melakukan hal tersebut dengan cara memanggil pencerahan Dunia, caranya dengan menggunakan exp yang Tuan kumpulkan.]
Ao ling tidak menyangka bahwa pertanyaan nya akan terjawab, tetapi Ao ling sedikit sakit hati ketika mendengar bahwa akan menggunakan exp yang dia kumpulkan.
"Gunakan exp itu untuk memanggil pencerahan dunia untuk tubuh Dewa Ashura sistem!" ucap Ao ling.
[Ding~ harap Tuan tunggu sebentar, karena sistem harus memproses exp tersebut terlebih dahulu.]
****
"Lakukan pencerahan dunia!" ucap Ao ling dipikiran nya.
Du ruo yang ingin bergerak menuju Ao ling terhenti dan kemudian menoleh ke atas.
Langit yang gelap perlahan menjadi merah, yang kemudian awan awan di sekitar juga berubah menjadi merah dan membentuk sebuah pusaran.
Kemudian sebuah pilar merah keluar dari pusaran dan turun yang kemudian melahap Ao ling kedalam nya.
Sementara itu itu Ao ling yang berada di dalam pilar tersebut, terlihat bahwa mata Ao ling tertutup seperti sedang tidur.
Tetapi sebenarnya Ao ling sedang menyerap pencerahan tersebut di dalam ruang kesadarannya.
Di luar, Du ruo yang melihat Ao ling menutup mata di dalam pilar tersebut segera melesat ke arah pilar itu.
Kemudian berusaha memasuki pilar tersebut untuk membunuh Ao ling, tetapi pada saat mencoba memasuki pilar merah tersebut.
Du ruo tiba tiba saja terpental beberapa KM, tidak sampai situ saja. Du ruo mencoba menyerang pilar tersebut dengan kekuatannya.
Tetapi sama sekali tidak berefek apapun terhadap pilar tersebut, yang akhirnya Du ruo hanya bisa menunggu di tempat tersebut.
Sementara itu di sebuah tempat yang sekeliling nya sangat gelap, terlihat Ao ling sedang bersilah sambil menyerap sebuah tali berwarna merah gelap.
Itu adalah pencerahan dunia yang dipanggil sistem untuk tubuh Dewa Ashura agar bisa berevolusi.
Ao ling yang bersilah itu adalah jiwanya, dan sekarang saat sedang menyerap pencerahan tersebut.
Selain itu Ao ling melihat sebuah bayangan merah yang sedang melayang di atas kuil tersebut, dan setelah itu penglihatan Ao ling menjadi hitam.
***
Di luar dan di dalam pilar tempat tubuh Ao ling, sebuah ledakan keluar dan menghancurkan pilar tersebut.
Selain itu warna langit serta awan kembali seperti semua, dan pada saat Ao ling membuka matanya.
Matahari telah terbit menyinari seluruh alam tinggi.
[Ding~ tubuh Dewa Ashura berhasil berevolusi menjadi tubuh sejati Ashura 9 jalan, mendapatkan pecahan budidaya Ashura karena telah berhasil mengevolusi tubuh khusus.]
Du ruo yang menciptakan pelindung agar tidak terkena efek ledakan tersebut, kemudian melihat wujud Ao ling setelah menghilangkan pelindungnya.
Dengan aura Ashura yang melonjak keluar dari tubuh Ao ling, mata Ao ling berubah menjadi berwarna merah.
Rambut Ao ling masih tetap berwarna hitam, tetapi di ujung kedua tangan Ao ling tertutupi oleh sesuatu seperti sebuah sarung tangan besi berwarna merah, yang menunjukkan cakar tajamnya.
Pakaian Ao ling juga berubah menjadi berwarna merah, setelah itu Ao ling membentuk sebuah pedang Qi di tangannya.
Terlihat warna dari pedang Qi yang dibentuk Ao ling, berwarna merah gelap dengan aura yang dapat mengguncang jiwa seseorang yang merasakannya.
Melihat itu membuat tubuh Du ruo tanpa sada bergetar ketakutan, dan Du ruo mengingat bagaimana dia tanpa bisa berbuat apapun ketika bertarung denga Ao ling yang tidak sadarkan diri.
Du ruo membuat segera puluhan bola kehampaan yang besar dan melemparkan nya ke arah Ao ling.
Tidak seperti sebelumnya, kali ini Ao ling dengan santai mengangkat pedangnya dan menebaskan pedang nya.
Yang membuat puluhan bola kehampaan tersebut terbelah menjadi dua, dan kemudian menghilang.
Du ruo tidak percaya bahwa kekuatan kehampaan dapat terpotong menjadi dua, tetapi Du ruo telah melihatnya sendiri.
Ao ling segera membuka celah ruang yang kemudian muncul di samping Du ruo sambil mengayunkan pedangnya.
Tetapi Du ruo sudah tahu apa yang akan Ao ling lakukan, kemudian berbalil dan menahan serangan pedang Ao ling dengan jarumnya.
"Cara yang sama tidak akan berhasil Ao ling!" ucap Du ruo.
"Apa kau yakin?" balas Ao ling sambil tersenyum.
Mendengar itu membuat Du ruo mempunyai firasat buruk dan benar saja tiga buah pedang menembus tubuh Du ruk, kemudian Ao ling segera menendang Du ruo hingga menghantam tanah.
"Ini sangat kuat." batin Du ruo melihat kekuatan Ao ling dari tendangan Ao ling.
"Pedang bencana gerakan ketiga : tebasan pembantaian Ashura!"
Sebuah siluet Ashura raksasa terbentuk, dan mengayunkan pedangnya. terlihat juga bahwa kekuatan siluet tersebut lebih kuat dari sebelumnya.
Sementara Du ruo yang melihat itu tentu tidak tinggal diam.
"Jarum bintang kehampaan gerakan kelima : arus balik kehampaan!"
Dua bola raksasa yang berwarna biru dan hitam muncul di samping Du ruo, yang kemudian melesat ke arah ayunan pedang siluet Ashura.
Kedua bola tersebut bersatu saat sedang melesat menuju serangan Ao ling, hingga akhirnya saat selesai bersatu.
Bola tersebut langsung bertabrakan dengan serangan milik Ao ling.
***Bersambung***