
Ao ling memasuki dunia jiwa karena ingin memberikan sumber daya kultivasi, serta melihat latihan para budak.
Ao ling muncul di tempat dia keluar sebelumnya, segera Ao ling melesat keluar menuju tempat latihan yang adalah tempat para budak sebelum diberi arahan oleh Ao ling.
Tetapi Ao ling lupa kalau dia belum membeli sumber daya apapun dan saat ingin membelinya, Ao ling ingat semua PS telah habis untuk peningkatan sistem.
Akhirnya Ao ling tetap pergi ke tempat latihan para budak untuk melihat latihan yang mereka jalani.
Beberapa saat kemudian Ao ling telah sampai di tempat tersebut, Ao ling melihat latihan yang dijalani para budak sangat keras dan sulit.
Meskipun begitu Ao ling senang dengan cara mereka bertiga melatih para budak, bahkan Ao ling tidak menyangka bahwa Min tuo dapat melatih para budak lebih baik daripada lainnya.
Melihat latihan para budak tersebut membuat Ao ling tersadar bahwa naga yang dia dapatkan tidak ada, karena Ao ling ingin melatih naga tersebut dengan para budak.
Kemudian Ao ling memanggil Min tuo, sementara itu Min tuo yang sedang memberi arahan kepada para bisa mendengar panggilan itu dan kemudian menoleh.
Menyadari bahwa yang memanggilnya adalah Ao ling, Min tuo segera bergegas menuju Ao ling.
"Ada apa Tuanku?" tanya Min tuo didepan Ao ling sambil membungkuk.
"Apa kau dimana naga kegelapan yang ku tangkap sebelum kau?" tanya Ao ling.
"Kalau tidak salah saya melihat seekor naga yang diikat kemudian dibawa menuju salah satu bangunan." balas Min tuo sambil menunjuk bangunan yang sedikit jauh dari tempat nya.
Ao ling menyuruh Min tuo untuk kembali melanjutkan tugasnya, dan segera Ao ling bergegas menuju bangunan tempat naga kegelapan itu.
Setelah Ao ling sampai, Ao ling langsung membuka pintu tersebut dan melihat seekor naga yang dirantai serta sedang tertidur.
Naga yang tertidur itu segera bangun karena merasakan cahaya matahari, setelah membuka matanya naga itu menggeram marah karena melihat Ao ling.
Ao ling tidak menanggapi naga itu dan berjalan ke arah naga itu, setelah dekat Ao ling langsung menghancurkan rantai yang mengikatnya.
"Berubalah menjadi manusia!" ucap Ao ling menyuruh naga itu berubah menjadi manusia.
Segera naga menjadi seorang wanita cantik dengan rambut hitam dan mata berwarna ungu, memakai sebuah hanfu hitam.
"Namamu?" tanya Ao ling.
"Long yu si." jawab Long yu si.
Setelah itu Ao ling menyuruh Long yu si mengikutinya ke tempat latihan budak, kemudian sampai di tempat latihan busak.
Ao ling menyuruh Long yu si untuk ikut latihan bersama para budak, mendengar itu membuat Long yu si tersenyum kecil.
Karena saat Ao ling pergi, dia bisa mengacaukan tempat latihan para budak, tetapi Ao ling mengetahui hal tersebut dari ekspresi dan gerak gerik Long yu si.
"Apa kau berani?" ucap Ao ling sambil menunjuk Min tuo, Shen wu, dan Ji lei yang sudah bertambah kuat dari sebelumnya.
Melihat itu membuat Long yu si menjadi ragu karena selain yang terkuat yaitu Min tuo, Shen wu serta Ji lei juga kuat.
Long yu si berpikir dia pasti akan kalah jika harus melawan mereka bertiga, tetapi Long yu si kembali tersenyum.
"Tetapi aku dapat membuat kerusakan." ucap Long yu si.
"Baiklah kalau begitu lebih baik kau ikut perang saja bersamaku." ucap Ao ling.
Mendengar itu membuat Long yu si tidak bisa berkata apa apa lagi, kemudian pundak Long yu si dipegang oleh Ao ling.
Dan sekejap mereka berdua telah menghilang, yang kemudian muncul kembali di tenda milik Ao ling, setelah itu Ao ling keluar bersama Long yu si.
Para prajurit yang diluar terkejut karena melihat pemimpin mereka berjalan keluar dengan seorang wanita, yang membuat mereka terkejut karena mereka tidak melihat satupun wanita masuk, bahkan tidak ada wanita di pasukan ini.
"Kalian buatkan sebuah tenda untuk dia." ucap Ao ling sambil menunjuk Long yu si.
"Jangan berbuat macam macam jika tidak kau akan merasakan bahwa lebih baik mati daripada hidup." bisik Ao ling ditelinga Long yu si, yang membuat Long yu si merinding.
Segera Ao ling kembali masuk kedalam tenda nya, dan Long yu si masuk kedalam tenda yang baru dibikin oleh para prajurit yang disuruh Ao ling.
Kemudian sebuah suara terdengar di seluruh perkemahan tersebut.
"Lebih baik kalian cepat beristirahat, karena besok kita akan memulai perang ini?" suara yang terdengar di seluruh perkemahan adalah suara Ao ling.
"Siap pemimpin." suara Ao ling dibalas oleh suara dari semua prajurit di perkemahan.
Sementara itu Ao ling di perkemahan segera tidur di tenda tersebut, hingga besok hari Ao ling bangun di subuh hari.
Kemudian keluar dari tendanya, dan melihat bahwa prajurit disekitarnya telah bangun dan bersiap siap, Ao ling juga menyebarkan aura spiritualnya untuk melihat prajurit yang lain.
Semua prajurit telah bangun dan bersiap siap, tetapi Ao ling melihat bahwa Long yu si masih tertidur di tendanya.
Ao ling segera menghampiri tenda Long yu si dan masuk kedalam, tanpa ampun Ao ling menciptakan bola air dan melemparnya ke arah Long yu si.
Long yu si yang sedang bermimpi indah kemudian terbangun karena bola air Ao ling, Long yu si ingin marah sekali tetapi kemudian melihat bahwa yang melempar air padanya adalah Ao ling.
Yang membuat Long yu si tidak berani berkata apa apa kepada Ao ling.
"Segera bersiap." ucap Ao ling kemudian keluar dari tenda.
Setelah Ao ling keluar, Long yu si membersihkan air di wajahnya serta mengeringkan bajunya menggunakan Qi setelah itu Long yu si keluar dari tenda.
Beberapa saat kemudian matahari telah terbit, dan semua tenda di pantai itu telah dikemas semuanya dan dimasukan kedalam cincin penyimpanan.
Segera Ao ling menyuruh para prajurit untuk berangkat, dan para prajurit yang mendengar itu segera berjalan dengan rapi pada barisannya.
Untuk Long yu si, Long yu si berjalan di depan barusan prajurit serta di samping Ao ling.
Ao ling memberitahu kepada para prajurit bahwa kita akan menuju benteng pertahan luar dari benua langit, dan setelah itu mereka akan terus maju hingga ke kota kekaisaran.
Dan setelah menguasai kota kekaisaran, mereka akan membersihkan sisa sisa makluk makluk itu atau yang disebut akar merah di benua langit.
Dua minggu berlalu setelah berjalan melewati hutan, akhirnya mereka tiba di benteng pertahan benua langit.
***Bersambung***