
Memasuki celah ruang itu, Ao ling langsung sampai bahkan sebelum waktu dua detik.
Di depan Ao ling terdapat sebuah bola sumber energi, itu adalah sumber energi alam menengah atau di sebut inti alam menengah.
Tetapi sumber energi tersebut kacau, kemudian Ao ling terbang mendekati sumber tersebut, dan dengan teliti Ao ling memeriksa sumber tersebut saat di depan sumber tersebut.
Berbeda dengan inti bintang, inti alam berada di dalam sebuah celah ruang antara alam tersebut dengan bintang tempat alam tersebut.
Dan inti bintang berada di di dalam tanah bagian tengah bintang, meskipun begitu menuju ke inti bintang lebih sulit daripada inti alam.
Beberapa saat kemudian Ao ling tidak menemukan ada yang salah, bahkan terlihat sumber tersebut memang secara alami akan mati atau hancur.
"Sistem bisakah kau mengecek sumber tersebut?." ucap Ao ling.
[Ding~ di dalam sumber tersebut terdapat Qi dari akar merah yang melahap kekuatan sumber tersebut, Qi akar merah sudah seperti menyatu hingga tidak terdeteksi oleh Tuan]
"Terus bagaimana cara ku menghilang kan Qi akar merah itu?" tanya Ao ling.
[Ding~ Tuan hanya perlu menyerang sumber tersebut dengan kekuatan aura Ashura Tuan]
"Eh, bukanya inti tersebut akan hancur jika ku serang sistem?" ucap Ao ling sedikit tidak percaya saran dari sistem.
Tetapi karena sudah tidak ada cara yang lain, Ao ling menyelimuti tangan nya dengan kekuatan Ashura kemudian mengayunkan tangan nya ke arah sumber tersebut.
Sebuah siluet cakaran terbentuk dan mengarah ke arah sumber tersebut, cakaran tersebut tiba tiba menghilang dan kemudian Ao ling terpental cukup jauh.
Setelah itu Ao ling menyeimbangkan dirinya, melihat ke arah sumber tersebut yang memunculkan sebuah makluk dari aura berwarna merah.
Wujud makluk itu berbadan seperti humanoid hiu tetapi kepala nya adalah manusia, dan juga terdapat Kristal di dadanya.
Ao ling mengira itu adalah inti makluk tersebut, Ao ling menghilang kemudian muncul di depan monster tersebut dengan sebuah pedang Qi yang kemudian di tusuk tepat inti monster tersebut.
Inti tersebut hancur, dan makluk tersebut menghilang menjadi debu.
"Cukup mudah." batin Ao ling.
Tetapi setelah makluk itu Ao ling kalahkan, muncul makluk serupa tetapi sangat banyak yang Ao ling perkirakan terdapat 700 JT makluk.
Tentu saja Ao ling tidak menduga hal ini, makluk tersebut mengaum dan semua suara tersebut membuat Ao ling terpental dan memuntahkan darah.
Bahkan setelah menyeimbangkan tubuh nya, terlihat Ao ling masih mengeluarkan seteguk darah serta kuping nya juga mengeluarkan darah.
"Apa kau membutuhkan bantuan ku Ling'er? menurut ku ini lumayan sulit untukmu." ucap Yan ding yang tiba tiba muncul.
"Tidak usah pak tua, biar aku sendiri yang menghancurkan mereka." balas Ao ling.
"Baiklah kalau begitu semoga kau baik baik saja Ling'er." ucap Yan ding yang kemudian tidak bersuara lagi.
Ao ling kemudian memfokuskan pandangan ke arah segerombolan makluk merah tersebut, dan mengarahkan telapak tangan kanan nya ke arah mereka.
"Tangan Dewa Ashura gerakan ketiga : Ashura pelahap semesta!"
Setelah itu pusaran merah muncul di tengah tengah segerombolan, dan menghisap makluk disekitar nya.
Sementara itu Ao ling juga membuat sebuah array dengan tangan kirinya yang mengurung mereka, yang berada di dekat pusaran tersebut meski tidak semuanya.
Makluk yang tidak dalam array pengurung segera melesat menyerang Ao ling, dan saat Ao ling melihat makluk yang melesat ke arah nya mulai dekat dengan dirinya.
Ao ling membatalkan teknik tersebut sementara array tersebut tetap terpasang, dan mengurunh makluk yang tersisa.
Kemudian Ao ling melangkah mundur dengan cepat untuk menjaga jarak, setelah cukup jauh serta karena kecepatan makluk itu cukup lambat Ao ling berhenti.
"Tangan Dewa Ashura gerakan keempat : Ashura pelepasan semesta!"
Ao ling mengarahkan tangan kirinya ke arah makluk itu, dan setelah beberapa saat sebuah kekuatan keluar dan melesat mengarah makluk yang sedang mengarah pada Ao ling.
Serangan tersebut berhasil membunuh hampir setengah dari sisa makluk tersebut, tetapi Ao ling masih mengeluarkan dua serangan dari tangan kiri nya.
Serangan Ao ling mengenai gerombolan makluk tersebut, tetapi serangan nya lebih lemah, karena energi yang didapatkan dari teknik ketiga Tangan Dewa Ashura.
Sebagian digunakan pada serangan pertama, dan sisa nya Ao ling bagi menjadi serangan kedua serta ketiga oleh karena itu serangan kedua dan ketiga jauh lebih lemah.
Sekarang hanya sisa 453.000 makluk tersebut, sisa makluk tersebut adalah makluk dalam array Ao ling, Ao ling mengendalikan array tersebut dan membuat nya semakin mengecil.
Hingga semua monster tersebut hancur tertekan array yang semakin mengecil, kemudian Ao ling menghilang kan array tersebut.
Terlihat semua makluk tersebut telah hilang, dan Ao ling melihat bahwa sumber tersebut mulai stabil, Ao ling menggunakan perpindahan ruang lagi.
Dan beberapa saat kemudian, Ao ling telah kembali di tempat pertama nya dia meneteskan darah untuk mencari sumber tersebut.
Karena sudah selesai, Ao ling segera melesat untuk melihat benua Ru serta Qing baru setelah itu menuju ke alam tinggi, sekarang Ao ling akan menuju benua Ru tetapi sebelum itu Ao ling ingin menuju ke pantai.
Untuk menebar abu dari mayat yang dia bakar, sepuluh menit kemudian Ao ling telah sampai di atas tebing dekat pantai.
Ao ling mengeluarkan lumayan banyak guci abu, kemudian membuka tutup guci tersebut dan dengan element angin Ao ling mengendalikan abu tersebut, untuk keluar dari guci dan menghempaskan nya ke udara.
Abu tersebut di bawa pergi oleh tiupan angin laut, satu persatu Ao ling melakukan hal yang sama pada guci abu yang lain.
Hingga semua abu telah Ao ling tebarkan.
"Biarkan angin memperlihatkan sisi indah alam ini dan semoga kalian dapat hidup tenang." ucap Ao ling ke arah laut.
Setelah itu Ao ling duduk di situ dan memandangi ke arah matahari yang mulai terbit.
"Sistem buka fitur gacha." ucap Ao ling.
[Ding~ membuka fitur gacha]
[Gacha normal 1x 100.000 PS
10x 100.000 PS]
[Gacha elite 1x 1 JT PS
10x 1 JT PS]
[Gacha limited 1x 100 JT PS
10x 100 JT PS]
[Ticket gacha normal \= -- ]
[Ticket gacha elite \= 10 ]
[Ticket gacha limited \= -- ]
"Gunakan 10 ticket gacha elite." ucap Ao ling.
[Ding~ menggunakan 10 ticket gacha elite]
[Ding~ mendapatkan, zonk semua]
Melihat hal ini, kerutan di dahi Ao ling muncul, tetapi kemudian Ao ling hanya menghela napas.
Dan terbaring tidur di atas rumput dengan terpaan angin laut yang menyegarkan.
Hingga saat matahari berada di atas kepala, Ao ling mulai membuka matanya dan bersiap untuk melanjutkan perjalanan nya menuju benua Ru.
***Bersambung***