PETUALANGAN DEWA BENCANA

PETUALANGAN DEWA BENCANA
pertarungan 2


Belum sampai 30 menit, Ao ling telah dihajar habis habisan hingga sekujur tubuh penuh dengan darah.


Dan kemudian Ao ling mendapat telepati dari Yong gu, bahwa dia akan membantu Ao ling untuk menghadapi salah satu dari mereka.


Ao ling setuju, dan mengeluarkan Yong gu dari dunia jiwanya, setelah itu Yong gu segera melesat ke arah Ji ze dan memisahkan nya dari Ji zu.


Ao ling juga segera melesat ke arah Ji zu untuk melanjutkan kembali pertarungan nya.


Kali ini Ao ling membentuk pedang Qi ganda dengan unsur angin kekacauan serta api Dunia racun.


Bukan cuma itu saja, Ao ling juga menggunakan niat pedang yang tidak ingin Ao ling gunakan, karena saat pertama kali mencoba dan itu hanyalah tingkat kekuatan yang kecil.


Ao ling sudah merasa bahwa tubuhnya terasa sakit dan terbebani.


Dan Ao ling sekarang menggunakan kekuatan niat pedang primordial nya berkali kali lipat lebih besar, Ao ling tidak peduli apakah tubuhnya akan kuat.


Bagi Ao ling menyelesaikan pertarungan ini adalah yang terpenting.


Segera niat pedang primordial disalurkan ke kedua pedang Qi Ao ling.


Hingga merasa sudah cukup, Ao ling segera mengayunkan kedua tangan yang memegang pedangnya ke arah Ji zu.


Dan terciptalah dua tebasan yang mengarah ke Ji zu, Ji zu hanya diam dan menganggap serangan tersebut lemah.


Tetapi tiba tiba Ji zu berubah pikiran dan ingin menghindar, karena kekuatan tebasan Ao ling meningkat berkali kali lipat, Sayang sekali Ji zu terlambat.


Duarr!


Dua tebasan tersebut mengenai telak Ji zu, hingga ledakan yang keras dan gelombang ledakan menggetarkan alam rendah.


Sementara itu Yong gu yang melihat ledakan yang sangat besar tersebut, membuat sebuah pelindung untuk dirinya, Ji ze juga membuat sebuah pelindung untuk dirinya.


Setelah ledakan tersebut mereda atau menghilang, terlihat benua Naga lenyap, bahkan seluruh Benua telah lenyap karena perbuatan Ao ling.


Yong gu serta Ji ze pun berhasil bertahan, karena hanya menerima ledakan dan bukan serangan langsung.


Tetapi tetap saja mereka terluka karena menahan efek ledakan tersebut.


Dan untuk Ao ling, Ao ling menggunakan sisa tenaga nya untuk membuat pijakan dengan elemen es, dengan budidaya jiwa element nya.


Setelah membuat pijakan, Ao ling langsung terbaring lemah dan dan terasa ingin pingsan, Ao ling juga tidak dapat menggerakan tubuhnya, dan hanya bisa melihat ke arah Yong gu yang kembali bertarung.


Ao ling juga mendapatkan banyak notifikasi dari sistem, dan karena terlalu berisik Ao ling mematikannya.


Ao ling juga baru tahu bahwa ranah Yong gu sama dengan Ji zu dan Ji ze.


Untuk Ji zu yang terkena serangan langsung Ao ling, dia sedang mengapung di laut, tidak mati hanya pingsan.


Karena Ao ling melihat bahwa bukan mereka yang dikendalikan akar, tetapi mereka yang mengendalikan akar tersebut.


Hal itu membuat Ao ling tidak ingin membunuhnya.


Sementara itu disisi Yong gu.


"Kakak.." ucap Ji ze melihat Ji zu mengapung di laut.


Ji ze segera melesat ke arah Ji zu serta bersiap untuk menyerang Ao ling, yang telah terkapar tidak berdaya.


Tetapi terhenti karena Yong gu berada didepannya dan mengeluarkan dua tombak api dan es.


"Aku akan serius sekarang." ucap Yong gu memutar kedua tombaknya.


"Kau.. baiklah aku akan membunuh mu, baru setelah itu giliran dia." ucap Ji ze marah sambil menunjuk ke arah Ao ling.


"Membunuhku? coba saja kalau bisa." balas Yong gu dengan mengejek.


Ji ze melihat bahwa Yong gu mengejek nya, langsung tersulut emosi, dan melesat serta menyerang Yong gu secara membabi buta.


Yong gu hanya menghindar dan menangkis beberapa serangan, hingga tiga jam berlalu karena serangan Ji ze yang membabi buta dan tidak menghemat Qi nya.


Ji ze mulai kelelahan dan Ao ling juga sedang menyembuhkan dirinya, Yong gu yang melihat bahwa Ji ze sudah kelelahan ingin segera membununnya.


Akhirnya Yong gu hanya bisa menggunakan teknik lainnya untuk membuat Ji ze pingsan.


"Tombak kristal es : ujung gunung es!"


Yong gu segera menusukkan tombak element es nya ke perut Ji ze, tetapi terhenti tepat di perut Ji ze dan tidak menembus.


Tapi beberapa saat kemudian gelombang es keluar dari tombak Yong gu, dan membuat Ji ze terhempas.


Tidak membuang kesempatan, Yong gu kemudian terbang lebih tinggi.


"Tombak kristal api : api penembak cakrawala!"


Yong gu mengangkat tangan yang memegang tombak element api, dan kemudian banyak energi yang terkumpul di ujung tombaknya.


Setelah cukup Yong gu kemudian melemparkan tombaknya ke arah Ji ze yang sedang terhempas.


Tombak tersebut mengenai Ji ze dan mendorong nya hingga masuk kedalam laut.


Duar!


Ledakan didalam laut membuat air laut di area tersebut bergejolak, dan kemudian muncul Ji ze yang keluar karena ledakan.


Kemudian jatuh lagi, dan mengapung.


Melihat Ji ze sudah pingsan, Yong gu kemudian menghampiri nya dan membawa nya menuju Ao ling.


Ao ling membuka matanya dan melihat bahwa Yong gu telah berada didepannya, dan juga membawa Ji ze serta Ji zu yang terombang ambing di lautan.


Yong gu kemudian menaruh Ji zu serta Ji ze di pijakan es Ao ling.


"Jadi apa yang mau kau lakukan Tuan?" ucap Yong gu.


Meski Yong gu bertanya begitu, Yong gu sama sekali tidak ragu dan percaya sepenuhnya pada Ao ling.


Hal itulah yang membuat Ao ling tidak menanamkan tanda jiwa, dan mempercayai Yong gu juga.


Ao ling juga menganggap bahwa Yong gu adalah temannya, mendapatkan pengalaman dari kehidupan keduanya Ao ling dapat menilai orang tersebut dari dalam.


"Apa kau ingin tahu Yong gu?" tanya Ao ling.


"Yah aku ingin tahu Tuan." Yong gu.


"Jangan panggil aku Tuan, panggil saja aku Ao ling."


"Bukankah itu tidak sopan Tuan?"


"Tidak sopan? kau sudah ku anggap temanku, kau bahkan sangat percaya kepadaku."


Yong gu ingin membalas tetapi Ao ling tidak memberinya kesempatan.


"Lebih baik kau membiasakan diri untuk tidak memanggil aku Tuan, dan panggil aku Ao ling." ucap Ao ling.


"Dan jika kau ingin tahu alasan, mereka mengetahui nama mereka, dan ingin membalaskan dendam mereka, itu sudah menjadi bukti bahwa mereka yang mengendalikan akar merah tersebut." lanjut Ao ling memberikan penjelasan singkat.


Yong gu hanya mengangguk saja dan melihat Ao ling, mulai memasang segel ditubuh Ji zu dan Ji ze.


Tentu saja Yong gu tahu itu segel apa, itu adalah segel yang digunakan untuk menyegel seluruh kekuatan dibawah ranah Dewa menembus batas 5.


Setelah memasang segel tersebut, Ao ling kemudian menyuruh Yong gu untuk menjaga Ji zu dan Ji ze serta bawa mereka kepada Ji lei.


"Baiklah Tu.... A.. A.. Ao.. A..."


Melihat Yong gu seperti itu Ao ling segera memasukannya kedalam dunia jiwa, dan mengingatkan nya untuk membiasakan diri tidak memanggilnya Tuan.


Kemudian Ao ling lanjut menyembuhkan dirinya.


***Bersambung***