
"Jadi kalian hanya ingin melihat mayat ini saja? apakah kalian sudah selesai melihat mayat ini?" tanya Long yu si.
"Sudah Nyonya!" jawab Yong gu.
Setelah itu, sebuah kegelapan muncul di bawah mayat ras primordial yang sangat besar itu. kemudian secara perlahan lahan tertelan oleh kegelapan itu yang adalah element kegelapan milik Long yu si.
Long yu si melakukan itu agar dirinya bertambah kuat dengan menyerap Qi dari ras primordial itu, karena Yong gu juga tidak memerlukannya maka Long yu si akan menyerap mayat itu.
Dengan bantuan element kegelapan nya yang khusus di bandingkan element kegelapan lainnya, Long yu si dapat dengan aman menyerap Qi primordial mayat itu untuk di jadikan sebagai kekuatannya .
Melihat itu membuat mereka semua terkejut, terlebih lagi dengan Yong gu.
"Tunggu Nyonya, apakah Nyonya merasakan sesuatu yang menyerang dari dalam Nyonya?" ucap Yong gu panik.
"Tenang saja Yong gu, element kegelapan ku akan membuat ku aman dari Qi aneh mahkluk itu."
Kemudian Long yu si segera kembali ke dunia jiwa Ao ling, meninggalkan Yong gu serta lainnya yang masih memiliki urusan di tempat itu.
Long yu si segera pergi karena dirinya harus menyerap Qi yang dia serap dari mayat tersebut ke dalam dantian miliknya, agar dirinya tidak meledak karena terlalu banyak Qi yang menyebar di seluruh tubuhnya dari mayat yang dia serap.
***
Di luar dunia jiwa, tempat Ao ling sekarang yang saat ini menghindari sebuah serangan yang datang dari arah samping nya. kemudian melihat bahwa ada seseorang di atasnya.
Seorang wanita dengan rambut merah, mata ungu, membawa sebuah pedang yang terbuat dari Qi primordial tapi juga ada campuran Qi aneh. yang sama seperti Qi di dalam pusaran sebelumnya.
Ao ling segera menciptakan pedang Qi nya, kemudian mereka berdua saling menerjang. kedua pedang Qi mereka saling bertubrukan. membuat ledakan angin serta membuat air di bawah mereka bergetar.
Saat merasakan aura dari wanita itu yang ternyata berada di tingkat Dewa tanah 4, membuat Ao ling segera mengaktifkan ketiga tubuh khususnya beserta title Dewa Ashura miliknya.
Agar dapat membuatnya lebih kuat untuk menyeimbangi kekuatan dari wanita itu, meskipun wanita itu masih akan lebih kuat daripada dirinya.
Bahkan Ao ling juga tahu bahwa wanita itu lebih kuat daripada ras primordial yang sebelumnya dia lawan, Ao ling ingin kembali masuk ke dalam dunia jiwanya lagi untuk kabur.
Tapi kali ini, Ao ling benar benar tidak bisa masuk. dan merasakan bahwa penghalang kali ini tidak akan bisa dia tembus.
Ao ling segera menciptakan 2 bayangan dirinya, yang sudah memasang kuda kudanya untuk mengeluarkan teknik origins Dewa Ashura gerakan kedua.
Namun dengan cepat wanita itu menebas kedua bayangan Ao ling sebelum mengeluarkan teknik mereka, karena wanita itu merasakan bahaya dari teknik tersebut.
Setelah menebas kedua bayangan Ao ling hingga menghilang, wanita itu langsung menebas ke arah Ao ling yang asli.
Dan Ao ling dengan cepat menahan serangan itu dengan pedang Qi nya, membuat dirinya terpental cukup jauh hingga menembus beberapa pilar.
Membuat dirinya memuntahkan sesuap darah. Ao ling segera membersihkan darah di sudut bibirnya, kemudian bersiap siap dengan kewaspadaan penuh ke arah wanita di depannya.
Wanita di depan Ao ling segera menghilang, yang kemudian muncul di samping Ao ling sambil mengayunkan pedangnya.
Dirinya harus terlempar lagi, menembus beberapa pilar di arah jalur dirinya terlempar.
"Sial! aku harus memikirkan sesuatu!" batin Ao ling.
Wanita itu kembali menghilang dari tempatnya, yang muncul kembali di samping Ao ling dan Ao ling kembali menahan serangan wanita tersebut dengan pedang Qi nya, yang sekali lagi dirinya terpental lagi.
Hal itu terus berlanjut, dan Ao ling hanya bisa bertahan. tidak bisa menyerang balik sama sekali karena wanita itu selain kuat juga sangat cepat.
Bahkan dia juga peka ketika Ao ling menciptakan bayangan nya lagi untuk menyerang wanita itu dengan teknik origins Dewa Ashura, wanita itu langsung menebas kedua bayangan Ao ling. membuat Ao ling tidak berkutik sama sekali ketika berhadapan dengan wanita itu.
Meskipun kemungkinan menang nya seperti hanya 0%, tapi Ao ling tidak menyerah. dan terus bertahan sambil memikirkan sesuatu agar dirinya dapat kabur atau mengalahkan wanita itu.
"Sial, kan aku punya kekuatan ruang!" batin Ao ling baru saja ingat.
Ao ling ingin merobek ruang di samping nya, tapi Ao ling tidak bisa merobeknya sama sekali. kemudian sebuah tinju melesat mengenai dada Ao ling, membuatnya terpental sangat jauh.
Tulang rusuk Ao ling kembali patah beberapa, sambil memuntahkan sesuap darah dari mulutnya.
Wanita itu kembali menghilang, dan Ao ling segera menggunakan kekuatan waktu miliknya untuk memperlambat waktu yang ada di sekitar nya.
Tapi itu tidak berpengaruh, bahkan ketika wanita itu sudah muncul di samping nya. tanpa bisa dilihat oleh mata Ao ling. tangannya di pegang oleh kedua tangan wanita itu.
Kemudian tubuhnya terangkat ke atas, dan secara tiba tiba Ao ling sudah berada di dalam air. dengan tubuh yang terasa sangat sakit, tulang rusuknya kembali patah beberapa.
Tangan kanan nya yang di pegang oleh wanita itu juga telah patah, tapi kali ini regenerasi tubuh Ao ling berjalan. membuat tulang tangannya perlahan lahan kembali tersambung. begitu juga dengan tulang rusuknya.
Baru saja Ao ling ingin masuk lebih dalam ke dalam air untuk menghindari wanita itu, wanita itu sudah berada di bawah Ao ling saat Ao ling baru saja menghadap ke arah bawah.
Wanita itu segera meninju dada Ao ling lagi, membuat terpental hingga keluar dari air. Ao ling merasakan tulang rusuknya sebagian hancur, merasakan organnya berpindah dari tempat nya.
Membuat dirinya memuntahkan banyak darah, tetapi Ao ling berhasil menyeimbangkan tubuh nya. kemudian mendarat di pilar batu yang berlubang di dekatnya, berlubang akibat dirinya yang terpental sebelumnya.
Di pilar batu itu, genangan darah kecil mulai terbentuk yang adalah darah dari Ao ling. karena lukanya itu, membuat Ao ling memuntahkan beberapa kali sesuap darah.
Darah juga keluar dari pori pori dada Ao ling, dan juga hidung Ao ling. Ao ling juga kesulitan bernafas karena paru parunya berpindah posisi.
Ao ling menghadap ke arah atas, yang sudah melihat wanita itu telah berada di depannya sambil mengarahkan telapak tangannya ke arah nya. melihat itu Ao ling mencoba melawannya, tapi tangannya kesulitan untuk bergerak mengikuti keinginannya.
Tapi Ao ling terkejut karena wanita itu menyembuhkan seluruh lukanya, kemudian terkejut lagi karena wanita itu memeluk dirinya.
"Papa!" ucap wanita itu
"Eh papa?"