PETUALANGAN DEWA BENCANA

PETUALANGAN DEWA BENCANA
Menyelesaikan misi dan kekacauan.


Ingin menyelesaikan misinya, Ao ling meminta lokasi prajurit yang tidak mengikuti perang tersebut.


Ao ling melesat terbang, dan baru saja keluar dari padang pasir bumi, Ao ling melihat sebuah desa yang sudah hancur dengan mayat yang bertebaran di desa tersebut.


Hingga di atas desa tersebut, Ao ling menyerap semua mayat di sana untuk dijadikan kekuatan, tetapi Ao ling mempunyai prinsip tersendiri.


Membunuh orang yang memiliki kekuatan, sementara untuk warga biasa Ao ling tidak terlalu tega membunuh mereka, Ao ling pun menyerap orang yang dia liat memiliki kekuatan.


Untuk warga di desa itu, Ao ling membakar tubuh mereka dan kemudian dengan mengendalikan elemen angin, Ao ling memasukan abu mereka kedalam guci serta akan menebar abu mereka di pantai dalam perjalanan.


Yah untuk yang saat Ao ling membunuh semua makluk hidup di alam rendah, Ao ling tidak bersalah karena saat itu dia sedang bertarung, hingga tidak sengaja membunuh semua makluk hidup.


Serta meskipun sebenarnya Ao ling tidak peduli dengan nyawa makluk hidup, tetapi Ao ling tidak tega melihat makluk hidup yang hanya menjalani hidup biasa dan, tidak memiliki kekuatan mati di tangan yang memiliki kekuatan.


"Yang kuat lah yang akan bertahan." sambil menatap bulan di atas nya Ao ling termenung.


Beberapa saat kemudian Ao ling kembali melanjutkan perjalanan nya, dalam perjalanan menuju target misi yang berada di kota dekat kota Kekaisaran.


Desa yang ditemui Ao ling selalu dalam kondisi hancur, dan seperti desa sebelum nya Ao ling membakar mayat mereka dan menaruh abu mereka di guci.


Setelah beberapa berhenti di desa yang hancur, bahkan beberapa kota juga hancur, Ao ling akhirnya sampai dalam waktu empat jam.


Kota tersebut masih berdiri meskipun sebagian sudah hancur, dan terdapat beberapa mayat.


Kemudian Ao ling mendeteksi bahwa warga biasa di kota tersebut telah mati semua atau tidak ada satupun warga biasa yang ada di kota.


Ao ling yang melihat ini tidak segan segan lagi, dan mengeluarkan teknik nya.


"Pedang Ashura gerakan pertama : bayangan tebasan Ashura!"


Tidak ingin menghancurkan kota tersebut bersama mayat para warga, Ao ling menggunakan teknik untuk langsung membunuh tanpa menghancurkan kita tersebut.


Para orang yang hidup, dan berada di luar maupun dalam tiba tiba saja mati dengan tubuh yang terpotong, menyisakan kota yang awalnya terdapat orang kini hanya sebuah kota yang benar benar mati.


[Ding~ berhasil membunuh 1765 kultivator ranah bumi abadi, 6-8 mendapatkan 67 JT PS]


[Ding~ berhasil membunuh 3198 kultivator ranah langit abadi 4-9, mendapatkan 326 JT PS]


[Ding~ berhasil menyelesaikan misi membunuh semua orang di medan perang, mendapatkan 10 ticket gacha elite]


Ao ling membakar semua mayat warga biasa di kota tersebut, dan mengambil abu mereka serta menaruh abu tersebut di guci.


Kemudian Ao ling langsung menuju kekaisaran, karena jarak yang cukup dekat, Ao ling sampai dalam waktu kurang dari sepuluh menit.


Dan melihat kondisi kota kekaisaran yang bahkan lebih kacau dari kota sebelumnya, terlihat orang orang di sana sedang bertarung memperebutkan tahta.


"Terhasut oleh kekuasaan dan kekayaan." ucap Ao ling yang juga melihat, beberapa orang mencoba untuk mengambil semua uang yang ada di rumah rumah warga.


"Hmm, ada yang aneh dengan mu hari ini Ling'er?" ucap Yan ding yang tiba tiba bersuara di pikiran Ao ling.


Ao ling mengabaikan suara Yan ding dan terus berfokus pada kekaisaran yang sedang kacau.


"Ish, apa kau dendam padaku?" lanjut Yan ding.


Melihat Ao ling tetap mengabaikan nya, Yan ding langsung diam tidak berbicara lagi kepada Ao ling, sementara itu Ao ling juga melihat bahwa tidak ada satupun mayat warga biasa menurut penglihatan nya.


"Pedang bencana gerakan ketiga : hukuman petir bencana!"


Ao ling mematikan notifikasi nya agar tidak terganggu oleh suara notif hasil membunuh orang.


Kemudian duduk di sebuah pohon dekat nya, dan memandangi kawah yang dibuatnya.


"Hmm, sistem bisakah kau memberi tanda untuk senjata yang dapat ditingkatkan?" ucap Ao ling.


[Ding~ bisa Tuan, tetapi akan ada sesuatu yang berubah dari teknik Tuan.]


"Tidak apa apa." balas Ao ling.


[Ding~ mengubah beberapa fungsi sistem, 1%....23%....65%....77%...100%]


[Ding~ berhasil mengubah beberapa fungsi sistem]


Kemudian Ao ling membuka sistem nya, dan Ao ling sekarang dapat melihat mana saja yang dapat ditingkatkan, serta Ao ling tidak dapat melihat sesuatu yang berubah.


Ao ling yang sedang melihat melihat, tiba tiba terkejut karena di teknik Dewa penipu terdapat tulisan dapat ditingkatkan, karena Ao ling tidak melihat akhir tulisan saat membeli teknik Dewa penipu maka Ao ling baru sadar sekarang.


"Sistem apakah teknik bisa ditingkatkan?" tanya Ao ling.


[Ding~ bisa Tuan, tetapi cuma sedikit saja yang bisa ditingkatkan karena syarat khusus, teknik Dewa penipu Tuan dapat meningkatkan dengan memakan prinsip suatu teknik yang berunsur penyamaran.]


[Ding~ teknik dari Dewa Ashura dapat di tingkatkan, tetapi berbeda cara, peningkatan dengan cara berevolusi atau menembus batas, bisa juga disebut sebagai kenaikan, sebenarnya semua teknik dapat berevolusi tetapi evolusi teknik Ashura lebih spesial Tuan.]


"Spesial seperti apa sistem?" ucap Ao ling.


[Ding~ saya juga tidak tahu Tuan]


Mendengar jawaban itu Ao ling menepuk Dahinya sebab merasa di bodohi, karena ucapan sistem lebih spesial, tetapi tidak tahu apa yang spesial.


Kemudian Ao ling ingin melanjutkan perjalanan nya untuk melihat benua Ru, dan saat ditengah tengah perjalanan.


Ao ling dapat merasakan semua hukum dan Qi mulai kacau, serta di sekeliling Ao ling terjadi banyak sekali bencana seperti meletus nya gunung, angin topan, dan melihat tsunami besar.


Tentu saja Ao ling tahu hal ini karena pernah melihat kejadian serupa, yaitu melihat sebuah bintang dalam ambang kematian atau kehancuran.


Ao ling memperkirakan bahwa alam menengah akan hancur dalam dua bulan, tetapi Ao ling juga curiga dengan sebuah alam yang tiba tiba saja langsung memunculkan bencana yang dasyat.


Seharusnya akan ada pertanda kecil seperti hukum dan Qi yang mulai kacau dan hancur.


Dan Ao ling segera ingin memeriksa inti alam menengah, tetapi sebelum itu Ao ling harus mencari lokasi inti tersebut.


Dengan Qi primordial nya yang Ao ling salurkan dengan darah nya yang menetes, setelah dia menyayat darah nya.


Tetesan darah Ao ling meresap ke tanah, Ao ling harus fokus untuk menahan kekuatan Qi nya pada darahnya agar dapat melihat inti alam menengah.


Karena kekuatan spiritual Ao ling belum cukup kuat untuk melihat kedalam alam menengah, meskipun spiritual Ao ling adalah spiritual kuno.


Membutuhkan waktu yang cukup lama yaitu tiga hari untuk menemukan lokasi inti alam menengah, Ao ling juga membuat sebuah perisai dari Qi untuk dirinya agar tidak terkena bencana sekitarnya.


Setelah menemukan inti tersebut, Ao ling menggunakan teknik perpindahan ruang nya, perlu waktu sepuluh menit untuk membuat celahnya dan setelah selesai muncul celah ruang yang terlihat biasa.


Bahkan jika di lihat lebih teliti tidak ada yang aneh, kemudian Ao ling langsung memasuki celah ruang tersebut.


***Bersambung***