
Di benua emas Ao ling hanya dalam waktu empat hari setelah dia datang ke benua emas, Ao ling telah memusnahkan seluruh akar merah.
Karena sama sekali tidak ada pemimpin akar merah di benua tersebut, serta prajurit akar merah yang lebih sedikit dari benua langit.
Dan setelah semua nya beres, Ao ling membuka celah ruang dan dari celah tersebut, keluar kaisar benua emas dan pasukan aliansi manusia untuk memperbaiki kondisi benua emas.
Untuk para warga biasa, mereka sudah mengungsi di benua surgawi, saat pertama kali akar merah menginvasi alam tinggi.
Setelah semua selesai Ao ling masuk kedalam celah tersebut untuk bertemu Su lai dan Gu nai.
Di dalam istana Ao ling sekali lagi di ajak untuk mengikuti pertemuan, hanya dengan sisa sisa jendral, petinggi serta kaisar benua surgawi dan teratai putih.
Di pertemuan tersebut mereka mengatakan bahwa pasukan aliansi yang mereka kirimkan, untuk berperang dengan akar merah di benua teratai hampir terbantai semua.
Saat Ao ling berada di benua emas, salah satu prajurit aliansi di benua teratai putih mengatakan bahwa muncul sebuah portal raksasa, yang menurut prajurit tersebut berada di atas kota kekaisaran.
Tetapi prajurit tersebut mengatakan bahwa dia tidak melihat apapun, dan setelah beberapa hari prajurit yang lain memberitahu bahwa pasukan aliansi hanya tersisa 13 JT dari 750 JT pasukan yang dikirim, serta yang melakukannya adalah satu orang.
Itu membuat seluruh kaisar benua di alam tinggi sangat terkejut, dan memutuskan untuk mengadakan pertemuan bersama Ao ling, tapi hanya kaisar benua surgawi dan teratai putih.
Sementara itu dia kaisar lain harus memperbaiki kondisi benua mereka, tetapi mereka akan tetap mengirimkan pasukan untuk berperang dengan akar merah tersebut.
Mendengar hal itu akhirnya Ao ling mengerti, dan kemudian bertanya. "Kapan kalian siap untuk berperang?"
Segera kaisar benua surgawi menjawab pertanyaan Ao ling.
"Tiga hari lagi maka seluruh prajurit akan siap untuk berperang!"
Ao ling hanya mengangguk kemudian secara tiba tiba Ao ling menghilang dari hadapan mereka, yang kemudian Ao ling muncul di lapangan latihan para budak di dunia jiwa.
Sementara itu di ruang pertemuan, ruang pertemuan sudah sepi karena semua orang sudah keluar untuk melakukan pekerjaan mereka masing masing.
Dan Ao ling di dalam dunia jiwa hanya menunggu waktu perang serta melihat latihan para budak di dunia jiwa.
Hingga Yong gu datang menemui Ao ling, tentu saja Ao ling bingung mengapa Yong gu datang kepadanya dengan tergesa gesa.
"Ada Yong gu?" tanya Ao ling.
"Ikut saya Tuan." ucap Yong gu.
"Bukankah sudah kubilang jangan panggi aku Tuan."
"Tidak ada waktu Tuan."
Akhirnya dengan paksaan Ao ling mengikuti Yong gu kedalam suatu bangunan yang berisi budak anak anak, Yong secara tiba tiba mendorong Ao ling masuk kemudian menutup pintunya.
Di dalam Ao ling terkejut karena Yong gu mendorongnya masuk kemudiam menutup pintu, setelah itu Ao ling menoleh ke arah depan dan melihat segerombolan anak kecil berlari ke arah nya.
"Yey Tuan datang, ayo main."
"Yah ayo main."
Anak kecil tersebut mengajak Ao ling main, Ao ling ingin keluar tapi tidak bisa karena Yong gu menahan pintu itu dari sisi yang lain
Kemudian Ao ling mencoba menggunakan kekuatan ruangnya, tapi juga tidak bisa karena Yong gu telah memasang sebuah array khusus.
Sementara itu di luar terlihat Yong gu yang terlihat seperti sedang berdoa.
"Semoga Tuan tidak bernasib seperti Bu wen, dan dapat memuaskan anak anak itu." ucap Yong gu yang kemudian memasang sebuah array di pintu, setelah itu pergi.
Dan di bangunan yang lain terlihat seseorang sedang berbaring dengan wajah yang pucat, dan seperti telah kehilangan semangat hidupnya.
***
Waktu berlalu hingga tiga hari kemudian akhirnya Ao ling keluar dari tempat tersebut, dengan memaksa untuk menghancurkan array yang di pasang Yong gu.
Terlihat bahwa wajah Ao ling sangat pucat, dan di belakang Ao ling terdapat segerombolan anak anak yang sudah tertidur lelap.
"Awas saja kau Yong gu." batin Ao ling kesal.
Kemudian dengan telepatinya Ao ling memanggil semua pengikutnya, dan setelah berkumpul sambil menatap tajam ke arah Yong gu, Ao ling memberitahu mereka bahwa mereka akan membantu Ao ling berperang dengan akar merah.
Dan Yong gu yang di tatap Ao ling dengan tajam hanya menoleh ke samping untuk menghindari tatapan Ao ling.
Segera mereka semua keluar bersama Ao ling dari dunia jiwa, dan muncul di ruang pertemuan yang tidak ada orang.
Kemudia mereka segera keluar hingga berjumpa dengan kaisar benua teratai putih.
"Siapa mereka Tuan Ao ling?" tanya kaisar benua teratai putih.
"Mereka adalah orang yang akan membantu kalian, sama seperti ku." balas Ao ling.
Kaisar tersebut tidak mempertanyakan hal itu lebih lanjut, kemudian berjalan bersama Ao ling keluar dari istana hingga di luar kota kekaisaran.
Dan di padang rumput yang luas, telah berkumpul prajurit aliansi manusia yang Ao ling lihat berjumlah 2 M prajurit aliansi manusia.
Setelah beberapa saat menunggu para prajurit siap, akhirnya Ao ling merobel ruang yang seluas 1 KM dan kemudian dengan rapi prajurit tersebut memasuki celah tersebut.
Tetapi Ao ling sudah terlebih dahulu bersama pengikutnya memasuki celah tersebut, bukan hanya para prajurit yang ikut kali ini.
Tetapi kaisar benua surgawi, dan benua teratai putih juga ikut bersama para jendral mereka serta para petinggi.
Setelah beberapa jam akhirnya seluruh prajurit telah masuk, dan kembali muncul di perbatasan benua teratai putih dengan lautan.
Karena dengan membawa prajurit yang sangat banyak, Ao ling harus membuka celah ruang yang menuju pantai di benua teratai putih setelah meminta koordinatnya.
Dengan barisan mereka masing masing, para prajurit mulai memasuki hutan di depan mereka dengan Ao ling serta orang orang penting memimpin di depan mereka.
Di hutan mereka bertemu beberapa pasukan akar merah yang berpatroli, tetapi dengan mudah Ao ling menghabisi mereka semua.
Yang membuat perjalan menjadi lancar hingga mereka sampai melihat sebuah dinding yang besar di depan mereka.
Sang kaisar benua teratai putih berkata bahwa menurut nya tidak dinding seperti ini di benua nya.
"Ini pasti ulah makluk itu." ucap kaisar benua surgawi.
Kemudian Ao ling menggunakan aura spiritualnya, dan melihat bahwa di dalam dinding tersebut terdapat 1,3 M pasukan akar merah.
Segera Ao ling memberitahu kepada kedua kaisar tersebut jumlah pasukan musuh di dalam dinding tersebut, dan Ao ling berkata bahwa dia akan menghabisi mereka semua.
Tetapi kedua kaisar itu menghentikan Ao ling.
"Biarkan kami berkontribusi juga Tuan Ao ling." ucap kaisar benua surgawi.
"Yah itu benar, kini waktunya kami yang akan membalas perlakuan makluk itu." lanjut kaisar benua teratai putih.
Ao ling hanya diam dan tidak berekpresi, kemudian melihat kedua kaisatlr tersebut mulai mengatur pasukan mereka.
***Bersambung***