
Tiga jam kemudian Ao ling telah selesai menyembuhkan dirinya, meski tidak sepenuhnya sembuh.
[Ding~ membunuh seluruh makhluk hidup di alam rendah, mendapatkan hadiah pencapaian rahasia]
[Ding~ mendapatkan, 10 M PS, Pedang pemusnah, 10 tiket gacha limited, Kubus ??? , kristal kupu kupu api]
[Ding~ berhasil meningkatkan tubuh Dewa Ashura ke tingkat 32]
Baru saja membuka matanya, Ao ling disambut dengan notifikasi sistem.
Ao ling melihat hadiah dan tubuhnya menegang karena melihat kristal kupu kupu api.
Kristal kupu kupu api berasal dari tempat Ao ling, Kristal itu seperti bom, dapat meledakkan 4 bintang, sesuai kualitas Kristal tersebut.
Tetapi Kristal itu juga seperti bom bunuh diri, karena harus diaktifkan dengan menyalurkan Qi serta beberapa energi kehidupan, dan langsung meledak bersama yang mengaktifkannya.
Ao ling segera mengecek inventory nya untuk melihat kualitas Kristal tersebut.
[iventory : 1 kotak bintang kuno, jimat pelindung ruang, buah ruang, pedang pemusnah tingkat Dewa emas (tinggi), Kristal kupu kupu api (Dewa ilahi puncak), kubus ??? ]
Ao ling kecewa melihat tingkat Kristal tersebut, jika tingkatnya tidak diketahui mungkin Ao ling akan berharap, tingkat yang hampir menyamai tingkat terendah Kristal kupu kupu api di asalnya.
Ao ling juga penasaran dengan kubus yang ia dapatkan, tetapi setelah bertanya kepada sistem dan tidak mendapatkan jawaban, Ao ling tidak memperdulikan kubus itu lagi.
"Sistem bukannya masih ada kasim cun, Ji lei serta dua bersaudara itu, kenapa seluruh makhluk hidup di alam rendah telah mati semua?" ucap Ao ling bingung.
[Ding~ itu karena Ji lei telah menjadi budak Tuan, dan untuk Ji zu serta Ji ze mereka sudah terinvasi oleh energi akar merah yang berarti bukan lagi bagian alam rendah, untuk kasim cun, kasim cun juga telah di invasi oleh energi merah]
Ao ling hanya mengangguk dan tidak khawatir dengan kasim cun, yang akan mengamuk di dalam dunia jiwanya.
Karena terdapat Yong gu dan yang lainnya, hal itu membuat Ao ling tidak khawatir.
"Dengan PS ku sekarang, maka aku bisa meningkatkan hingga versi ke berapa sistem?" tanya Ao ling.
Bertanya karena Ao ling melihat jumlah PS nya, ada 37 M PS dan ingin meningkatkan versi sistemnya.
[Ding~ Tuan dapat meningkatkan versi sistem hingga versi 30.0 dengan 35 M PS Tuan]
"Tingkatkan versi sistem ke versi 30.0." ucap Ao ling.
"Dan gunakan sisa PS untuk mengurangi waktunya." lanjut Ao ling.
[Ding~ meningkatkan versi sistem ke versi 30.0, waktu peningkatan 2 tahun]
[Ding~ menggunakan 2 M PS untuk mengurangi waktu, sisa waktu peningkatan 6 bulan]
"Sial! kukira aku hanya harus menunggu 1 bulan." ucap Ao ling menyesal, karena terlalu cepat meningkatkan versi sistem.
Ao ling kemudian berdiri, setelah berdiri Ao ling tiba tiba saja menghilang, dan muncul di sebuah tempat lain namun hanya seukuran kota.
Yah Ao ling memasuki dunia jiwanya, karena Ao ling ingin melihat Ji zu, Ji ze serta kasim cun.
Di dalam dunia jiwa Ao ling melihat ada banyak rumah, serta ladang yang digunakan untuk menanam.
Ao ling juga melihat banyak orang dan bingung karena Ao ling tidak pernah memasukkan mereka, kemudian Ao ling melihat salah satu orang di ladang dan menghampirinya.
Merasakan ada yang menghampiri nya, orang itu menoleh dan terkejut dengan apa yang dilihat nya.
"Maafkan saya karena tidak menyambut Tuan." ucap orang itu, yang adalah salah satu budak, dari 8 petinggi organisasi mawar hitam sambil berlutut.
"Tidak usah begitu, jawab saja pertanyaanku, kenapa ada banyak orang dan dimana tempat Yong gu berada." ucap Ao ling.
"Apa Tuan tidak kenal mereka? mereka adalah suku Yongheng, dan untuk pak tua gu dia berada ditengah dunia ini di rumah yang paling besar." jawab orang itu.
Setelah mendengarnya Ao ling segera berjalan untuk menemui Yong gu. "siapa namamu." tanya Ao ling saat berjalan menjauhi nya.
"Nama saya Wu kang Tuan." ucap Wu kang.
Kemudian Ao ling terus berjalan hingga bagian tengah dunia, dan melihat rumah yang dimaksud Wu kang.
"Bukankah ini lebih mirip istana?" ucap Ao ling melihat rumah yang dimaksud Wu kang karena sebesar istana.
Ao ling segera menuju pintu masuk yang dijaga oleh seseorang, dan saat Ao ling didepan mereka, mereka menunduk dan memberi hormat.
"Tidak perlu begitu, aku tidak suka jika kalian terus begitu." ucap Ao ling.
"Dan apakah Yong gu memberi tahu kalian tentang ku?" lanjut Ao ling.
"Yah Tuan, patriak memberitahu semua hal dan apa yang harus dilakukan jika bertemu Tuan." jawab orang itu.
"Tapi Tuan..."
"Ini perintah."
Setelah itu Ao ling langsung memasuki istana tersebut, didalam istana Ao ling melihat banyak sekali pelayan yang sedang bekerja.
Pelayan yang melihat Ao ling, menghentikan pekerjaan mereka dan memberi hormat kepada Ao ling.
"Selamat datang Tuan." ucap mereka sambil menunduk.
"Lanjutkan saja pekerjaan kalian." ucap Ao ling.
"Baik Tuan."
Ao ling segera pergi untuk menemui Yong gu.
"Aku harus segera menemui Yong gu." batin Ao ling mulai risih dengan perlakuan mereka.
hingga akhirnya Ao ling tiba di suatu ruangan, tanpa basa basi Ao ling langsung membuka pintu tersebut, yang adalah tempat Yong gu setelah bertanya pada pelayan.
Setelah pintu terbuka terlihat, Yong gu, Ji lei, dan kasim cun sedang minum arak bersama, sedangkan Ji zu dan Ji ze diikat di sudut ruangan.
Ao ling terkejut melihat kasim cun sedang minum minum dan tidak sesuai ekspetasi Ao ling.
Yong gu yang melihat Ao ling melamun segera berdiri, dan mengibas ngibas kan tangannya di depan wajah Ao ling.
"Halo Tuan, apakah kau ada disana?"
Perlakuan Yong gu tersebut membuat Ao ling kembali sadar, dan kemudian menyuruh Yong gu kembali duduk.
"Kasim cun apakah kau tidak dikendalikan apapun?" tanya Ao ling langsung intinya.
"Tidak Tuan, aku merasa dapat mengendalikan energi ini." jawab kasim cun.
Ao ling hanya mengangguk, kemudian menoleh ke arah Yong gu.
"Yong gu beritahu seluruh ras mu agar tidak perlu menunduk hormat jika bertemu dengan ku?"
"Ini perintah Yong gu."
Yong gu hanya bisa terdiam mendengar itu, dan kemudian Ao ling menoleh ke arah Ji lei.
"Ji lei selesaikan masalahmu antara kau dan anakmu."
Ji lei terkejut mendengar perkataan Ao ling, dan kemudian menoleh ke arah kasim cun.
mendapati tatapan tajam dari Ji lei kasim cun pura pura tidak melihat, dan lanjut meminum araknya.
"Tuan bisakah aku mengikutimu?" ucap kasim cun yang telah menaruh gelas nya dan kemudian berlutut didepan Ao ling.
"Kenapa kau ingin mengikuti ku?"tanya Ao ling.
" Karena tidak ada apapun lagi di alam rendah." balas kasim cun.
"Baiklah biar kuberikan tanda jiwa terlebih dahulu."
Kasim cun pun membuka lautan kesadarannya dan membiarkan jiwa nya di cap.
Setelah selesai kemudian Ao ling berjalan ke arah pintu.
"Aku ingin beristirahat terlebih dahulu jangan ganggu aku dan selesaikan urusan kalian."
Melihat Tuannya ingin istirahat, Yong gu segera memanggil pelayan untuk membawa Ao ling menuju kamarnya.
Ao ling pun di bawah menuju kamar nya, dan setelah sampai dikamarnya, yang terdapat kasur mewah dan besar, meja makan serta jendela yang melihat pemandangan rumah rumah penduduk rasa Yongheng.
Ao ling segera berbaring ditempat tidurnya, dan ingin menutup matanya tetapi tiba tiba Liu fei muncul di atas perut Ao ling.
"Liu fei apakah kau ingin tidur bersama ku? bagaimana dengan Mei yin?" ucap Ao ling.
"Auw!" "Auww!"
Mendengar lolongan Liu fei, Ao ling akhirnya tau kalau Mei yin sedang bermain di luar, dan Liu fei juga ingin tidur bersama Ao ling.
Kemudian akhirnya Ao ling dan Liu fei tidur.
***Bersambung***