
Ao ling yang berhasil masuk ke dalam dunia jiwa miliknya, muncul di dala istana miliknya dan di dekatnya terdapat Long yu si yang terkejut melihat kondisi Ao ling.
Yang sangat parah, dengan hampir seluruh tulang Ao ling hancur serta sebagian lainnya patah. sebagian organ dalam miliknya juga hancur. jika itu orang biasa, mungkin sudah mati dari tadi.
Long yu si segera membawa Ao ling yang sekarat itu untuk menemui Yong gu, sambil menyalurkan Qi nya untuk menjaga Ao ling tetap hidup. Long yu si juga menghindari daerah tertentu.
Yang adalah taman tempat ketiga anak Ao ling bermain, Long yu si tidak ingin mereka melihat papa mereka yang sekarat dan hampir meninggal. karena akan membuat mereka sedih serta khawatir.
Di tempat Yong gu, yang terkejut ketika Long yu si datang ke tempatnya sambil membawa Ao ling yang sekarat. dan setengah langkah lagi menuju ke kematian.
Yong gu segera mengambil Ao ling dari tangan Long yu si, kemudian membaringkan nya di kursi panjang yang empuk di dalam ruangan kerjanya.
Selagi menyalurkan Qi nya serta memberikan beberapa pil penyembuh untuk Ao ling, Yong gu bertanya kepada Long yu si tentang apa yang terjadi kepada Ao ling hingga menjadi seperti ini.
"Nyonya, apa yang terjadi kepada Tuan!" tanya Yong gu.
"Aku juga tidak tahu Yong gu, tapi mungkin karena monster yang kita berdua temui sebelum akhirnya aku di masukan ke dalam dunia jiwa. Yong gu tolong selamatkan Ao gege." jawab Long yu si sambil menangis karena melihat kondisi Ao ling saat ini.
"Nyonya tunggu di luar saja, aku akan fokus menyembuhkan Tuan!"
Long yu si segera keluar sambil menangis karena khawatir dengan Ao ling, kemudian menunggu di luar ruangan kerja Yong gu.
Hingga saat diluar, Long yu si merasakan ketiga anaknya sedang mengarah kemari. Long yu si segera menghapus air matanya, kemudiam bersikap seperti tidak terjadi apapun.
Dan Mei yin, Liu fei, serta Lin zhian telah berada di depan Long yu si.
'Mama." ucap mereka bertiga bersamaan sambil memeluk Long yu si.
Segera Long yu si mengelus kepala mereka bertiga. "Ada apa, kalian datang kesini?"
"Apa yang ibu tunggu di depan ruangan paman Yong gu?" tanya Mei yin.
"Mama mu sedang menunggu papamu yang sedang ada urusan dengan paman Yong gu."
"Papa di dalam!" Lin zhian yang mendengar Ao ling di dalam segera ingin masuk, karena ingin menemui papanya.
Tapi Long yu si menghentikan Lin zhian sebelum Lin zhian masuk ke dalam. "Jangan ganggu zhian'er tunggu sampai urusan papamu dengan paman Yong gu selesai, mengerti?"
"Mengerti mama." balas Lin zhian yang tampak sedih.
"Bagaimana jika kita bermain di taman, sambil menunggu papa kalian?" ajak Long yu si, ketika melihat wajah sedih serta lesu Lin zhian.
Dan ketika mengucapkan hal itu, membuat Lin zhian bersemangat kemudian mereka berempat menuju taman di istana mereka.
Di dalam Yong gu yang sudah merasakan bahwa mereka sudah pergi, segera memanggil Shen wu, Ka gu serta Ka nan. dan pada saat mereka datang ke datang ke ruangan Yong gu karena Yong gu menelepati mereka untuk datang ke ruangannya.
Mereka terkejut melihat kondisi Ao ling yang tengah berbaring di kursi.
"Nanti saja, kalian cepat bantu aku." ucap Yong gu, melihat bahwa kondisi Ao ling tidak membaik jika hanya dirinya sendiri yang berusaha menyembuhkan Ao ling.
Segera, mereka bertiga membantu Yong gu untuk menyembuhkan Ao ling yang sekarat di kursi.
Tapi sudah beberapa menit berlalu, tapi kondisi Ao ling tidak membaik sama sekali. malah tambah semakin marah dan semakin mendekati pintu dunian kematian.
Yong gu segera mengecek isi tubuh Ao ling dengan aura spiritualnya, hingga akhirnya melihat sumber Qi primordial asing di dalam tubuh Ao ling. yang menolak penyembuhan yang diberikan oleh mereka bertiga.
Tanpa berpikir panjang, Yong gu segera menyerap Qi primordial itu ke dalam dirinya. tidak peduli itu akan mengancam nyawanya. bagi Yong gu, yang terpenting adalah menyelamatkan Ao ling terlebih dahulu.
Setelah menyerap Qi primordial itu ke dalam tubuh nya, Yong gu sudah bisa langsung merasakan dampaknya. yang secara perlahan Qi primordial itu mulai menggerogoti bagian dalamnya.
Lagi lagi, Yong gu membiarkan hal itu. dan terus menyalurkan Qi nya secara penuh ke dalam tubuh Ao ling yang perlahan lahan semakin membaik.
Tulang nya yang hancur serta sebagian yang patah, mulai tersambung dan terbentuk kembali. begitu juga dengan organ dalam Ao ling.
Untuk jiwa Ao ling, jiwa Ao ling tidak terluka begitu parah. karena sebelum terkena serangan monste itu, Ao ling memusatkan sebagian Qi nya untuk melindungi jiwanya agar tidak terluka parah atau hancur.
Karena dari serangan pertama, Ao ling bisa merasakan dampak yang mengerikan jika serangan itu terkena jiwanya. dan Ao ling menduga serangan berikutnya akan menyerang tubuh serta jiwanya juga.
Benar saja perkiraan Ao ling, serangan kedua dari monster itu menyerang ke arah jiwa Ao ling. tapi Ao ling sudah mengantisipasi hal itu. membuat jiwanya tidak terluka terlalu parah sampai membuatnya gila serta tidak bisa disembuhkan.
Beberapa saat kemudian, mereka berempat berhenti menyalurkan Qi mereka. karena kondisi dari Ao ling sudah tidak mengancam nyawanya. dan dalam beberapa hari mungkin Ao ling akan bangun.
Ketika selesai menyembuhkan Ao ling dari lukanya, Yong gu segera keluar dengan tergesa gesa. "Aku pergi dulu, ada sesuatu yang perlu aku urus."
Yong gu segera keluar dari tempat itu, karena dirinya ingin mengurusi Qi primordial yang menyerang dirinya dari dalam.
***
"Mama, kapan papa mengajak kita keluar lagi!" tanya Mei yin di taman dengan Long yu si serta ketiga adiknya.
"Mungkin sebentar lagi Yin'er." ucap Long yu si tenang, tapi dalam hatinya. Long yu si masih khawatir dengan Ao ling.
Sejak Ao ling di ruangan Yong gu selama 4 hari ini, untuk disembuhkan. sebenarnya Long yu si ingin melihat kondisi Ao ling. tapi dirinya sedang menemani ketiga anaknya bermain di taman.
Meskipun bukan anak kandungnya, tapi Long yu si menyayangi mereka seperti anak kandung nya sendiri. dan tidak tega melihat mereka melihat ayahnya sedang dalam kondisi sekarat.
Saat lagi memikirkan tentang Ao ling, sebuah tangan menyentuh pundak Long yu si. membuat Long yu si kaget kemudian menoleh ke belakang.
"Ao gege!" ucap Long yu si dengan suara lemah serta serak, kemudian memeluk Ao ling.
***Bersambung***