
Ketika Josua masuk ia seperti melihat Zahra. Tetapi Zahra sempat membelakangi dan menuju ke arah Hilya yang asik mencari snak-snak.
"Dek, bantuin kakak. Di situ ada teman kampus sepertinya dia sempat melihat kakak. Jangan sampai Ka Faizal menyusuli kakak ke sini." Panik Zahra
"Baik lah kak. Hilya ajak ka Faizal ke tempat lain." Ucap Hilya langsung ke tempat Faizal duduk.
Tidak lama kemudian Josua pun mendekat di mana posisi Zahra sekarang.
"Zahra" Panggil Josua
Zahra pun kaget ternyata Josua memang tau bahwa dia berada di sini. Akhirnya Zahra pun terpaksa membalik badan ke arah Josua.
"Eh hmm, Josua" Ucap Zahra seakan akan dia panik dan takut jika Faizal menyusulnya.
......
"Kebetulan kamu di sini Zah. Oh iya yang tadi perempuan itu siapa Zah? bukannya kamu cuman dekat dengan Vina dan Hana" Tanya Josua penasaran membuat Zahra seakan kehabisan akal untuk menjawabnya.
"I--itu ituu adik sepupu ku" Jawab Zahra panik.
" Oh. Ku kira sama Vina. Terus adik sepupumu di mana? " Tanyanya lagi.
"Dia izin mencari sesuatu entahlah." Ucap Zahra.
------
Hilya cepat-cepat ke arah Faizal. Dan melihat kakaknya masih duduk menunggu. Faizal kaget Hilya tiba-tiba datang tanpa Zahra.
"Zahra kemana Hil? " Tanya Faizal langsung berdiri dari tempat duduknya matanya mencari-cari keberadaan istrinya. Hilya pun berusaha untuk menahan kakaknya agar tidak mencari Zahra terlebih dulu.
"Kak emm temani Hilya sebentar ke sana duluu," Ucap Hilya panik. Faizal heran dengan tingkah adiknya ini.
"Kenapa tidak mengajak Zahra. Bukan kah kalian tadi bersama-sama.?" Jawab Faizal heran dengan tingkah Hilya.
Hilya berusaha ingin membawa kakaknya berlawanan arah di mana Zahra mencari susu. Tetapi ternyata sia-sia. Akhirnya Hilya pun memberitahukan Kakaknya itu bahwa teman kampusnya ternyata ada di sini.
" Kak jangan ke tempat Ka Zahra, Hilya mohon. Karena kan pernikahan kakak tidak di ketahui oleh teman kampusnya kecuali ka Vina , Ka Nio, sama kak Hana. " Ucap Hilya.
"Teman kampusnya laki-laki apa perempuan? " Tanya Faizal serius.
"Laki-laki kak" Jawab Hilya. Melihat Faizal wajahnya seakan menjadi datar.
"Sepertinya kakak cemburu" Gumam Hilya dalan hati sambil menahan tawa.
"Sekarang dia berapa dimana? " Tanya Faizal seakan-akan wajah kakaknya itu berubah. Hilya pun panik takut jika kakaknya menyusul ke tempat di mana Zahra berada.
"Baiklah kakak akan tunggu di sini" Ucap Faizal kembali duduk. Hilya pun legah dan ia kembali berbelanja.
------
"Ya sudah Zah aku deluan yah" Pamit Josua sambil menepiskan senyum. Zahra pun mengiyakan dan legah karena suaminya tidak menyusulnya.
Tidak lama kemudian Hilya datang ke tempat kakak iparnya itu.
"Kak Zahra" Panggil Hilya.
"Hilya, terimakasih yah sudah bantuin kakak." Ucap Zahra legah.
"Iya kak. Oh iya apa kakak sudah selesai berbelanja?" Tanya Hilya.
"Ia sudah, ayo kita kasir" Ajak Zahra. Hilya pun mengiyakan ajakan kakak ipar nya.
Zahra melihat ada suaminya tersebut. Dan ia pun segera menuju ketempat suaminya duduk yang berada dekat kasih.
"Abang Zahra sama Hilya sudah selesai nih" Ucap Zahra. Faizal hanya diam dan mengambil beberapa uang yang ada di dompetnya dan menyerahkan ke Zahra.
"Hilya kakak tunggu di mobil." Ucap Faizal langsung meninggalkan mereka berdua.
Zahra kaget dan kebingungan
" kenapa dia cuman berbicara kepada adiknya? bukan kah ada istrinya di sini" Gumam Zahra di dalam hati.
Ayo kak kita bayar dulu setelah itu kita pulang. Akhirnya mereka pun menuju kasir dan membayar belanjanya. Hilya melihat belanja kakak iparnya tersebut membeli susu Ultra Milk sangat banyak.
"Kak cuman beli susu tapi banyak sekali, kakak sanggup minum sebannyak itu?" Tanya Hilya kaget
"Iya sanggup, kalau ga sanggup ngapain kakak beli banyak-banyak hahaha" Jawab Zahra.
Setelah membayarnya lalu mereka masuk ke dalam mobil. Dan segera melajukan mobil dengan kecepatan sedang.
Di dalam perjalanan terdapat keheningan saja seakan-akan tidak ada yang berbicara.
"Abang?" Panggil Zahra. Tetapi Faizal tidak menjawabnya.
"Heii kakak, apa kakak tuli? Kak Zahra memanggil kakak" Sahut Hilya. Faizal tetap tidak menjawabnya.
Tidak lama kemudian sampai lah di rumah~