MENIKAHI KARENA KEHORMATANNYA

MENIKAHI KARENA KEHORMATANNYA
Bab 20


Setelah Zahra menelpon Reza .Vina dan Zahra pun segera bergegas ambil air wudhu karena sudah tiba waktu sholat asar .Zahra melihat Vina membuka perbannya itu dengan wajah kesakitan karena lukanya itu memang belum kering .Zahra terus mencoba menguatkan Vina dengan selalu bersabar .Akhirnya Vina pun wudhu dengan raut wajah yang menahan perih di tangannya. Setelah mereka wudhu Zahra dan Vina pun menuju kamar melakukan sholat berjama'ah .


DiRumah Hana~


Hana masih tidak puas apa yang dia lakukan terhadap Zahra dan Vina.Dia berfikir ingin merencanakan niat jahat yang kedua kalinya sehingga Zahra tidak bisa menikah dengan Laki-laki (Faizal)yang ia cintai ,dambakan, dari dulu.Tetapi Faizal tidaklah mengenalnya .Hanya Hana yang terlalu sibuk ingin terus mencelakai Zahra dan harus bisa mendapatkan Faizal .


"Ufhhh pokoknya aku haruss berhasil mencelakai Zahra dan Vina agar aku bisa bersama laki-laki itu " Ucap Hana


Hana juga harus berhati-hati karena Nio selalu ada untuk menjaga mereka .


Keesokan harinya -


Di Kontrakan


Zahra dan Vina bingung bagaimana mereka akan pergi kekampus jika tangan Vina luka dan Lengan Zahra yang lebih luka .Tiba-tiba Nio pun datang dengan niat menjemput mereka bersama-sama pergi ke kampus .


"Assalamualaikum " SalaM Nio


"Walaikumussalam " Jawab Vina dan Zahra


"Ayo ke kampus ,kalian gk mungkin mengendarain motor sedangkan keadaan kalian seperti ini " Jawab Nio langsung kembali ke mobil


Zahra dan Vina pun menuruti apa yang Nio ucapkan dan mereka segera naik ke mobil Nio .


"Vin kamu di depan yah aku di belakang aja " Ucap Zahra


"Ih kok aku sihh " Jawab Vina


"udahhh gk papa " ucap Zahra


"Ya udah dehh " Jawab Vina yang membuka pintu mobil dengan tangan kirinya.


Akhirnya mereka pun kekampus.


orang-orang kampus pun kaget melihat keadaan Zahra dan Vina yang satu tangannya di perban dan yang satu lengannya diperban .


Akhirnya salah satu teman kampus mereka langsung mendekati Zahra dan Vina bertanya tentang tangan dan lengan mereka.


Karena Zahra jika di kampus tidak terlalu banyak bicara akhirnya Vina pun yang memberi tahu bahwa Hana telah mecelakai mereka .Tetapi Vina tidak menceritakan alalasan mengapa Hana melakukan itu .Karena pernikahan Zahra masih di rahasiakan untuk saat ini.Tiba-tiba Hana pun mendengarkan apa yang di katakan Vina itu pun panik dan memulai dramanya lagi .


"Apa !!!! Jangan percaya apa kata mereka ,


kalian ini tega bangett nuduh aku sembarangan tanpa bukti lagi " Ucap Hana dengan memampang wajah sedih dan menangis.


"Astagfirullah Hana!!! jangan sesekali kau bisa memulai drama mu lagii!Aku punya bukti nya " Jawab Vina mengretaknya


"jika kau punya buktinya ,manaa perlihatkan pada ku!" Ucap Hana masih dengan wajah menangis palsu


"Pisau kecil yang sudah berdarah!!! " Ucap Vina lantang


"Ya allah Vina ,teganya kau menuduh ku dengan mengatakan bahwa aku mencelakai Zahra menggunakan pisau kecil " Ucap Hana menangis (palsu) Langsung pergi meninggalkan mereka


Zahra yang mendengarkan itu hanya bisa diam tanpa suara dan selalu istigfar di dalam hati.Vina juga tau jika Zahra diam dia selalu berzikir menahan amarahnya .Sedangkan Nio memang sudah tidak bersama mereka karena ada keperluan penting tentang tugasnya.


Teman kampusnya pun langsung percaya pada Hana dari pada Vina yang menceritakan tanpa ada alasan .


"Lain kali Vin ,jangan nuduh Hana yah ,kasihan dia sampai nangis gitu ." Ucap teman kampusnya lalu pergi .


Mendengar hal itu Vina semakin emosi dengan Hana .Zahra terus menenangkan Vina selalu sabar. Nanti suatu saat Allah akan membalasnya.


Vina hanya takut jika Hana berulahh di kampusnya dengan melakukan Dramanya.


Akhirnya Zahra dan Vina pun masuk ke ruangan karena sudah waktunya untuk belajar.