
"Ehem cieee yang sudah nikahhh " Goda Reza kepada Faizal yang sedang menyetir .Faizal mendengarkan itu sangat maluu dan hanya bisa diam fokus menyetir.
"Zahraa "Panggil Reza
"Iya ka ada apa?"Tanya Zahra
"Zahra mau kan kakak bisa ke Jakarta lagi "kata Reza
"Sangattt mau kak"Jawab Zahra
"Ya sudah ,tapi ada syarat nya "Ucap Reza sambil nahan tawa.
"Apa syaratnya kak?"Tanya Zahra penasaran begitu juga Faizal.
"Pokoknya kakak pengen ponakan titik ,gak pakai koma !" Ucap Faizal
Seketika itu Zahra dan Faizal terdiam tidak bisa berkutik .Zahra sangat kaget dan malu mendengar perkataan kakaknya itu .
"Pokoknya Kakak pengennnn punya ponakan ,kalau bisa 2 dehh ,satu laki-laki ,satu perempuann ,uhh unyu-unyuu " Ucap Faizal membayangkan gemesnya ponakannya itu.
Faizal pun langsung berkata.
"Iya nanti kami akan berikan kamu ponakan Za ,tenang aja ,yah kan istri ku ?" Godaaa Faizal .Zahra mendengar jawaban dari suaminya pun jantungnya berdetak kencang tak karuan .Zahra hanya bisa menahan malu dan Reza yang juga mendengarkan itu seketika heboh sendiri .
"Benerrrr yaahhh ,yessss asekkk ,guee gak sabar punya ponakan uhhh yang sangat unyu-unyuu ,nanti Kakak pasti akan datang ke sini tenang aja Zah yang penting ponakan ku sudah lahir " Ucap Reza kegirangan menahan tawanya karena ia tau Zahra sangat lah masih belum bisa dekat terhadap laki-laki apa lagi menyentuhnya membuat Zahra hanya bisa diam dan maluuuuu sekali .
Faizal melihat Zahra dari kaca mobil mukanya sangat merah karena merasa maluu membuat Faizal tersenyum dan fokus kembali menyetir.
Sesampai di Bandara,mereka pun turun dari mobil masuk ke dalam bandara ,dan Reza seperti biasanya langsung berangkat .Sebelum berangkat Reza pamit dengan Faizal dan Zahra .
"Faizal aku pamit yah ,jagain adek guee awas loh nyakiti dia .Kalau lo nyakitin dia guee bungus adek guee ikut ke Kairo "Canda Reza
"Hehehe gk tenang aja Za " Jawab Faizal tertawa
"Oh iya adik tercinta kakak , hemm kakak pulang yah Zahra, kaka juga gak bisa lama-lama di sini maafin kakak yah .Dan ingat , nurut apa kata suami jika itu demi kebaikan kalian .Zahra ,kakak sayang sama Zahra " ucap Reza sampai tidak bisa menahan air matanya dan langsung memeluk Zahra.Zahra hanya bisa menangis .
"Apa lagi Zahra sangatttttttt sayang pada kakak ,,,, dan Kakak sering-sering ke sini yahh ."Ucap Zahra menangis di pelukan Kakaknya itu.
"Ya sudah Zahra, sebentar lagi mau berangkat kakak harus cepat-cepat " Jawab Reza melepaskan pelukannya
"Iya kak hati-hati " Jawab Zahra yang masih menangis
"Kakak pasti akan ke sini kok Zahra ,tapi harus punya ponakan duluu kakak hehehe "Ucap Reza .
"Ih apa sih kak , sudah berangkat nanti telat " Jawab Zahra kesal dengar tentang Reza pengen ponakan tapi Zahra belum bisa dan belum siap karena masih kuliah dan canggung dekat laki-laki biarpun suaminya.
"Hehehe ya sudah kakak pamit yah Zahra ,Faizal aku pamit , Assalamualaikum " Ucap Reza langsung pergi
"Walaikumussalam kak hati-hati " Jawab Zahra
"walaikumussalam Za" Jawab Faizal .
"Zahra ,ayo pulang " Ajak Faizal memegang tangannya Zahra hanya bisa menurut karena masih sedih akan kakaknya yang sudah berangkat .Mereka pun masuk ke dalam mobil dan Zahra duduk di bagian depan persama suaminya.Faizal pun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.
Di perjalanan Zahra masih saja sedih karena Kakaknya harus kembali ke Kairo .Faizal sesekali melirik Zahra yang wajahnya sangat sedih ketika di tinggal oleh kakak nya.
"Zahra,,, sudah yah jangan sedih lagi " Ucap Faizal masih fokus menyetir.
Zahra masih saja diam tidak berbicara sama sekali .Tiba-tiba Zahra melihat dari jauh supermarket ia pun menyuruh Faizal berhenti di depan supermarket itu .
"Kak Faizal berhenti di depan supermarket itu yah " Ucap Zahra ,Faizal yang heran tiba-tiba Zahra berbicara ingin ke supermarket .Ia pun mengiyakan dan berhenti di depan supermarket tersebut.
"Loh Zahra mau beli apa ? kok berhenti di sini ?" Tanya Faizal
"Zahra mau beli sesuatu ,hemm kak Faizal minta uanggg " Ucap Zahra dengan memapangkan wajah berharap di kasih membuat Faizal geleng-geleng kepala tertawa tingkah laku istrinya seperti anak kecil .
"Ada-ada aja kamu ini Zah ," Jawab Faizal mengambil uang yang ada di dompetnya berwarna merah dan memberikannya kepada Zahra.Dengan senang hati Zahra menerimanya .
"Yeyyy makasihh .Tunggu sebentar di sini yah kak Faizal" Ucap Zahra riang .Faizal pun tersenyum dan heran secepat itu kah ia berubah dari sedih sampai bahagia seperti itu .Akhrinya Zahra pun pergi masuk ke dalam Supermarket itu .
Didalam supermarket Zahra mencari yang ia inginkan akhirnya Zahra pun mendapatkannya dan membeli sangat banyak .Ia lalu menuju kasir dan membayarnya.
Tak lama kemudian Zahra pun naik mobil ,Faizal sangat kaget melihat banyak sekali ia belanja.
"Masya allah Zahra ,kamu belanja apa kok banyak sekali ?" Tanya Faizal melihat Zahra membawa keresek hitam besar .
"Hehehe hemm belanja susu ultra milk " Jawab Zahra santai ,Faizal pun mendengarkan perkataan Zahra membuat ia tertawa karena di balik Zahra yang tegas ia pun sangat lucu dan gemasss .
"Ya Allah istri kuuu ini gemassss deh ,kirain beli apa gitu ,sekalinya beli susu " Kata Faizal mengusap kepalanya .
"Hehehe " Jawab Zahra .
"Ka Faizal bukannya ke kantor yah ?" Tanya Zahra yang mengambil susunya itu lalu ia minum seperti anak kecil ,Faizal melihatnya hanya tertawa.
"Iya Zahra ,tapi kakak antar kamu pulang dulu " Jawab Faizal
"Hemmm apa Zahra boleh ikut kak?" Tanya Zahra yang masih minum susu.
"kan kamu kuliahh Zahra " Jawab Faizal
"Hemm kan belum jugaaaaaaa ini baru jam 7 ,Nanti sebelum jam 10 kakak langsung antarin Zahra ke kampuu ,boleh yah yah yah " Mohon Zahra .Faizal kaget dengan tingkah Zahra yang manjaa itu membuat Faizal gemas terhadapnya yang sambil minum susu dengan pipinya yang tembem .
"Ya sudah ,tapi kamu kan gk bawa buku untuk tugas di kampus " Ucap Faizal
"Oh iya yah kak ,Ayooo kita ambil duluu di rumah terus Zahra ikut sama ka Faizalll " Jawab Zahra semangatt
"Ya Allah Zahra ,mending Zahra di rumah aja sekalian " Ucap Faizal .Zahra mendengarkannya itu langsung cemberut
"Ih ka Faizalll ,gk mauuuu ,pokoknya harussss ikutttttttttttttt ,kalau gak boleh Zahra ikut ,biar Zahra pulang sendiri aja "Jawab Zahra kesal yang tetap masih minum susu .
"Ya allah Zahra ,ya sudah deh kamu ikut " Jawab Faizal nyerah karena takut Zahra pulang sendiri. Zahra pun senang .