
Di jalan Zahra asik dengan susunya sedangkan Faizal fokus mengendarai mobil dan sesekali melirik istrinya dengan tersenyum.
Zahra melihat di jalanan terdapat anak kecil yang seperti meminta sumbangan .Zahra pun akhirnya memberitahu Faizal agar berhenti di pinggi jalan.
"Kak kita berhenti dulu yah di pinggir .Zahra mau kasihkan sesuatu oleh anak kecil itu " Ucap Zahra mengambil dompetnya dan membawa kresek yang berisi susu ultra milk nya lalu ia turun dari mobil .Faizal pun mengiyakan dan menunggunya di mobil .
Zahra yang turun dari mobil mendekat ke arah anak kecil yang tengah duduk di pinggir jalan .
"Assalamualaikum adek kecil" Salam Zahra menepis senyuman yang sangat tulus.
"Wa wa'alaikumussalam i iiya kak ada apa ?" Jawab anak kecil itu dengan perasaan takut .
"Jangan takut yah , ini kakak ada sedikit rezeki buat kamu " Kata Zahra mengambil uang berwarna merah 5 lembar di dompetnya dan memberikannya kepada adik kecil itu .
"Ya Allah kak ini terlalu banyak "Ucap Anak kecil itu menolak .
"Udah kamu ambil aja ,dan ini susu buat kamu boleh juga bagi keteman-teman kamu yang lainnya nanti ketika bertemu " Ucap Zahra memberikan semua susu yang sudah ia beli tadi .Anak kecil itu pun langsung menangis dan memeluk Zahra .
"Te terima kasih kak ,Ya Allah rezeki dari mu sunggu luar biasa " Ucap anak kecil itu seraya menangis di pelukan Zahra .Zahra pun membalas pelukannya itu .
"Iya adik kecil .Sudah jangan menangis dan kamu harus tetap bersyukur yah kepada Allah " Ucap Zahra .Anak kecil itu pun mengangguk .
"Ya sudah kakak pulang yah ,semoga kita bisa berjumpa lagi " Ucap Zahra
"Iya kak terima kasih atas semuanya "Jawab anak kecil itu
"Assalamualaikum adik kecil "Salam Zahra melambaikan tangannya.
"Wa'alaikumussalam kak "Balas anak kecil itu menepis senyuman ke Zahra.
Akhirnya Zahra pun masuk ke dalam mobil .Faizal melihat istrinya tadi hanya bisa bersyukur kepada Allah memberikan istri yang sangat baik kepada siapa pun .
Ya Allah ,hamba mu ini sangat sangat sangat bersyukur mempunyai istri seperti nya (Zahra) .Berhati baik terhadap anak kecil tadi .Hamba sangat mencintainya karena mu.
"kak ,lama yah menunggu ?"Tanya Zahra yang sudah ada di mobil .
"Gak kok.Kamu tadi kasihkan uang dan susu kepada anak kecil itu ?"Tanya Faizal
"Iya kak "Jawab Zahra
"Susu yang sangat banyak itu ,semuanya kamu kasihkan ?" Tanya lagi Faizal padahal sudah melihatnya .
"Iya kak ,emang kenapa?" Jawab Zahra
"Masya allah ,Kakak sangat bersyukur mendapatkan istri yang baik seperti mu Zahra kakak sangat bangga ."Puji Faizal.
"Kak sudahh gk usah berlebihan memuji ,ini kan sudah kewajiban bagi seorang muslim dan musliman untuk saling berbagi " Ucap Zahra .
masya allah istri idaman
"Benar sekali .Ya sudah jadi pulang kan ambil buku nya ?" Tanya Faizal
"Hemm antarin pulang aja deh kak ,gk jadi ikut ke kantor ,nanti Zahra sama Vina aja berangkat ke kampus hehehe "Kata Zahra berubah pikiran .Faizal hanya bisa mengeleng kepalanya dengan pikiran Zahra yang mudah berubah .Faizal pun langsung mengantar Zahra pulang.
Sesampai di rumah sebelum Zahra turun dari mobil ,ia berpamit terlebih dahulu kepada suaminya dan mencium pungung tangan suaminya itu .
"Kak Zahra turun yah ,hati-hati di jalan ,dan semoga lelahnya kak Faizal bekerja menjadi lillah ,Assalamualaikum " Kata Zahra mencium pungung tangan Faizal .
"Aamiin Ya Allah .Wa'alaikumussalam Zahra " Jawab Faizal ,lalu zahra pun turun dari mobil .dan Faizal langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.
Di perjalanan Faizal terus mengucapakan rasa syukur terhadap Allah karena bisa memiliki sosok istri yang sholehah .
Sampai lah di kantor ia tetap saja masih berdzikir dan memuji Allah SWT dan baginda rasulullah SAW tanda rasa syukurr nya itu .
Di Rumah~
Zahra akhirnya masuk ke dalam rumah dan tak lupa mengucapkan salam .Dan pintu pun segera di buka oleh bibi Ayu.
Walaikumussalam ,Eh non Zahra ,masuk non.Non Zahra dari tadi Umi nyariin Zahra udah pulang apa belum gitu "Kata Bibi Ayu
"Ha yang bener bi ?"Tanya Zahra kaget
"Iya non ,Umi ada di kamar tuh " Jawab Bibi Ayu .Zahra pun langsung pamit pergi ke kamar Umamah .
"Ya sudah makasih bi info nya ,Zahra ke atas dulu yah " Ucap Zahra
"Iya non " Jawab Bibi Ayu.
Akhirnya Zahra pun pergi kekamar Umi .
Sesampai di depan pintu Zahra memberanikan diri mengetok pintu yang terkunci dari dalam kamar umamah dan tak lupa mengucapkan salam.
"Assalamualaikum Umi?"Salam Zahra sambil mengetok .
"Wa'alaikumussalam "Sahut Umamah yang masih berada di dalam kamar .Akhirnya tak lama kemudian Umamah pun membuka pintunya yang terkunci melihat ternyata menantunya yang sudah datang dan menunggunya .
"Oalah menantu kesayangan Umi ,sini masuk nak "Ajak Umamah .Zahra menolak ajakan Umi karena ia takut tidak sopan .
"Hem di bawah aja boleh yah mi ngobrolnya "Jawab Zahra
"Eh kok gk di sini aja ," Tanya Umi
"Gak papa mi ,di bawa aja yah mii " Mohon Zahra Akhirnya Umi dan Zahra pun turun ke bawah ruang tengah.
Sesampai di ruang tengah .Umi ingin mengajak Zahra mengobrol sebentar .Zahra dengan senang hati mendengarkannya .
"Zahra Umi boleh tanya Zahra ?"Tanya Umi
"Boleh kok mi ,mau tanya apa mi?" Tanya Zahra
"Zahra bahagia tidak setelah menikah dengan Faizal ?"Tanya Umi serius
"Bahagiaa sekali Umi ,Zahra gak nyangka bisa mempunyai keluarga yang menerima Zahra dengan tulus"Jawab Zahra malu
"Masya allah nak ,Umi juga beruntung punya menantu seperti kamu yang sangat lemah lembut ."puji Umi
"Umi jangan gitu ,Zahra maluu"Jawab Zahra mendunduk
"Zahra "panggil Umi
"Iya mi?" Tanya Zahra
"Zahra sayang gak sama Umi dan Abi ?" tanya Umi
"Loh kok Umi nanya seperti itu .Ya pasti Zahra sangattttt sayang sama Umi ,Abi ,Hilya ,Nuriel,Bibi Ayu ,apa lagi ,,,, Ka ,ka Faizal " Jawab Zahra malu ketika menyebut nama Faizal
"Masya allah nak ,umi juga sayang sama Zahra ,Umi boleh minta satu permintaan gk?" Tanya Umi
"minta apa mi?" Tanya Zahra penasaran
"Umi pengen punya cucu "Jawab Umamah menahan tawa nya Zahra yang dengar perkataan Umamah hanya bisa diam karena ia belum terbiasa oleh laki-laki ,dan ia juga harus kuliah terlebih dahulu.
"Ehmm Umi ,Zahra minta maaf kalau Zahra belum bisa kasih Umi cucu .Karena Zahra sebenarnya masih malu ,canggung ,dan gugup kepada ka Faizal apa lagi di sentuh Zahra masih belum bisa mi ,"Ucap Zahra menunduk
"Ya allah nak kan nanti kamu bisa terbiasa oleh suami mu sendirp ,sering-sering sama suami jadi bisa terbiasa Zahranya "Ucap Umi meyakinkan Zahra
"Umi,,, tapi Zahra masih kuliah mi ,sebentar lagi kan lulus mi ... abis kuliah aja yah mi Zahra maluu nih " Jawab Zahra malu .
Umamah pun tertawa melihat menantunya malu karena bercerita tentang Umi ingin punya cucu kwkwkwkw.
Buat kakak semua yang sudah setia membaca novel author .Author mengucapin banyak terima kasih sudah selalu setia membaca karya author dan membantu author dengan memberikan semangat .itu sudah membuat author sangat bahagia .