MENIKAHI KARENA KEHORMATANNYA

MENIKAHI KARENA KEHORMATANNYA
Bab 12


Selesai Lamarannya Ka Reza sudah mempersiapkan makanan yang sudah dia masak sendiri tanpa bantuan Zahra .Karena Zahra kuliah .Zahra yang hanya tertunduk malu selalu saja di godain Umi dan Abinya.


Faizal yang suka memperhatikan Zahra pun ingin mengajak Zahra ngobrol tetapi karena rame keluarganya di situ apa lagi Abi dan Umi nya selalu menggoda mereka Faizal ingin berbicara ber dua di luar rumah.


"Zahra"Panggil Faizal


"I iiya Ka " Jawab Zahra


"Kita keluar sebentar yah mau ngobrol " Ajak Faizal ,dan didengar oleh semua keluarganya pun menggoda mereka .


"Cieeee ada yang mau ngobrol bareng tapi kita gk di ajak yahh " Sahut Atha tante Faizal


"Aduuhhh ya sudah biarkan aja mereka mau ngobrol di luarr ,karena takut di godain sama Umi ,dan Abi " Sahut Umamah


"Ya sudah sana pergii ,Tapi inget batasan yah"Ucap Burhan


"Iya Abi " Serentak Faizal dan Zahra


Keluarganya pun kaget tak terkecuali Hilya ,Nurel,Abi,Umi,Sepupunya terus menggodanya lagi.Akhirnya Faizal dan Zahra pun keluar duduk di taman kursi yang ada di depan Kontrakan Zahra.


"Zahra" panggil Faizal


"I iiya kak" Jawab Zahra gugup dan maluu


"Udah gk usah gugup ,tumben bilang Kakak ,kemarin aja pas pertama ketemu bilang anda " Ucap Faizal tertawa


"Ihh kan karena sebelum itu Zahra gk kenal Ka Faizal , karena sudah kenal jadi panggil Kakak ."Jawab Zahra maluu


"Hehe iya deh ." Jawab Faizal yang tertawa melihat tingkah laku Zahra ketika malu


Zahra tiba-tiba teringat Vina yang mengatakan bahwa Hana hanya melakukan drama ketika meminta maaf kepadanya.Zahra masih merasa takut dan khawatir .


"Zahra kok bengong "Tanya Faizal yang daritadi melihat Zahra hanya diam saja.


"Eh gk kak" Singkat Zahra yang tidak mau jika Faizal tau kalau Hana punya niatan jelek terhadap Zahra atau Faizal .


Faizal yang melihat Zahra seperti ada yang ia sembunyikan darinya .Faizal harus mengetahui kenapa Zahra seperti ketakutan .Dan Faizal harus bertanya kepada Kakaknya saja karena jika ia bertanya kepada Zahra lagi selalu saja jawabannya "Gk pp" .


Selesainya mereka berbicara akhirnya mereka pun masuk ke rumah dan melihat keluarganya tak terkecuali Reza yang asik bercanda ria ,dan Abi ,Umi menggoda Reza kapan menikahh .


"Assalamualaikum" Salam Faizal yang dibelakang ada Zahra menuntutnya .


"Wa'alaikumussalam Widihhhh sudah asik ngobrol nya Zal ?" Tanya Reza


Faizal hanya senyum-senyum saja dan Zahra yang di belakang malu ketika banyak keluarganya melihat mereka yang sedari mengodanya lagi.


Akhirnya setelah berbincang-bincang Keluarga besar Faizal pun pulang dengan keadaan yang sangat bahagia .


" Kami pamit ya Reza dan Zahra calon menantu Abi dan Umi " Pamit Abi mewakili


"Iya hati-hati loh om ,tante " kata Reza


"Siap kak " Jawab Hilya


"Assalamualaikum " Salam Nurel ,Abi ,Umi.


"Walaikumussalam " Jawab Reza.


"Zahra pamit yah ,jangan ada yang di sembunyiin dari kakak yah ceritain aja nanti ,Assalamualaikum " Pamit Faizal


" Wa walaikumussalam hati-hati kak" Jawab Zahra yang heran .


Akhirnya mereka pulang dan Zahra ,Reza pun membersihkan piring yang ada di ruang tamu.


Zahra akhirnya legah ketika lamarannya selesai dengan lancar ,keluarga Faizal pun menerima Zahra dengan baik.


Tetapi sebenarnya untuk Reza itu masih menyimpan rasa sedih karena dia harus pulang besok ke Kairo untuk melanjutkan kerjaannya karena liburnya pun telah usai dan datang kembali ke Jakarta beberapa hari melaksanakan pernikahan adeknya .Dia tidak menyangka bahwa Reza tidak pernah di beri kesempatan untuk bersama Zahra mulai dari kecil hingga saat ini.


Selesai Zahra dan Reza membersihkan ruang tamu .Akhirnya Ka Reza memanggilnya


"Zahra " Panggil Ka Reza yang ada di sofa


"Iya kak " Sahut Zahra yang di dalam kamar nya.


"Sini duluu " panggil ka Reza


"Iya" Jawab Zahra dan segera keluar kamar dan duduk di sofa bersama Kakaknya


"Ada apa kak?" Tanya Zahra yang tidak mengetahui kalau Reza besok pulang


"Zah kamu yang baik-baik yah di sini ,Kakak besok harus pulang Ke Kairo karena sudah selesai waktu libur nya Za" Ucap Ka Reza


Zahra yang hanya terdiam dan tiba-tiba menangis kenapa Reza tidak memberitahu sebelumnya .


"Kenapa menangiss Zah " Tanya Reza yang kebingungan dan kaget tiba-tiba Zahra menangis.


"Kenapa kakak gk kasih tau Zahra sebelumnyaa Kalau mau pulang ke Kairo ?" Tanya Zahra yang menangis


"Kaka hanya tidak ingin Zahra kepikiran dan tidak bahagia di saat lamaran mu " Jawab Ka Reza


"Zahra di sini kesepian kak ,Zahra juga takut dengan Hana jika melakukan hal yang tidak baik pada ku " Ucap Zahra yang terus menangis .


"Sudah kan nanti kaka kesini sebelum pernikahanmu " Jawab Ka Reza yang sebenarnya ingin sekali menghabiskan waktu bersama sebelum Zahra menikah


"Tapi kak,,,,," Di putus oleh Ka Reza


"Udah kan Ada allah yang ngelindungin Zahra , Ajak gih Teman Zahra nginep sini " Sambung Ka Reza


"Ya udah kak nanti Zahra aja Vina aja " Jawab Zahra yang menghapus air matanya.


Akhirnya ka Reza pun memeluk Zahra dan di balas oleh Zahra .Padahal di dalah hati Reza tidak inginn kalau Zahra harus menikah secepat ini.Ka Reza pun menangiss tetapi tidak di ketahui oleh Zahra yang memeluknya