MENIKAHI KARENA KEHORMATANNYA

MENIKAHI KARENA KEHORMATANNYA
Bab 30


Pagi Hari Zahra memang sudah tidak tidur selesai sholat subuh ia langsung ke dapur membuat sarapan untuk orang-orang yang ada di rumah .Di rumah Faizal memang sudah ada pembantu yang bekerja bernama Bibi Ayu. Mulai Faizal sekolah Dasar,bibi Ayu memang sudah bekerja di rumah yang sangat mewah. Dan bu Ayu sangat kaget ketika Zahra ikut membantunya di dapur .


"Loh Non jangan biar saya aja yang masak ,Non Zahra duduk aja " Ucap Bibi Ayu


"Udah bi gk papa Zahra udah sering masak " Ucap Zahra


"Non gak usah ,ini tugas bibi " Jawab bibi Ayu


"Bi udah gk papa ,sekarang bibi potongin sayurnya aja biar Zahra yang masak "Ucap Zahra


"Bener ini Non?" tanya Bibi Ayu


"Iya Bi ,Zahra bisa kok " Jawab Zahra


"Ya sudah kalau begitu bibi potong sayurnya " Ucap Bibi Ayu .


Akhirnya Zahra dan Bibi Ayu memasak .Tak lama kemudian Umi pun datang ke dapur .


"Loh Zahra sudah dari tadi di dapur ?" Tanya Umamah dari kamar


"Gk kok Umi ,baru aja Zahra datang " Jawab Zahra


"Zahra lagi masak yah ?" Ucap Umamah melihat Zahra sedang masak


"Iya mi ,heheheh .Oh iya Ka Reza belum keluar dari kamar Nuriel ka Mi ,bukannya dia akan pulang ke Kairo ?" Tanya Zahra sambil tangannya asik memasak


"Oh tadi Umi lihat Reza sudah siap-siap tapi masih di kamar sama Nuriel ,sebentar lagi turun " Ucap Umi


"Oh gitu mi ,ya sudah Umi duduk aja biar Zahra sama Bi Ayu masak " Ucap Zahra


"Zahra Umi sangat beruntung punya menantu seperti kamu " Ucap Umi mengelus kepala Zahra ,hati Zahra sangat bahagia karena kedua orang tua suaminya menerimanya dengan sangat tulus.


"Umi jangan begitu, Zahra yang beruntung mempunyai Umi yang menerima dengan sangat tulus dan kasih sayang ,Umi Zahra sangat beruntung " Ucap Zahra menatap Umi


"Ya sudah nak ,Zahra lanjut aja masaknya .Oh iya suami kamu mana Zahra?" Tanya Umamah


"Umi tadi pas pulang dari masjid ,ka Faizal sepertinya masih tadarus di kamar jadi Zahra gk mau gangguin makanya Zahra turun mi " Ucap Zahra


"Oh iya kebiasaan Faizal memang seperti itu nak,ya sudah kamu lanjut gih masak ,Umi mau ke kamar panggil Abi dulu yah nak " pamit Umi


"Iya mi " Jawab Zahra .Akhirnya Umi pergi Zahra pun melanjutkan memasak.


Berapa menit kemudian Reza turun bersama Nuriel yang sudah berpakaian rapi yang satu mau pulang ke Kairo dan yang satu mau pergi ke sekolah sedangkan Hilya masih di kamarnya .


"Widihhhh adeknya kakak nih sudah ada di dapurrr cieee lagi masak yah ?" Tanya Reza menuju Zahra


"Iya kak " Jawab Zahra masih fokus memasak


"Uh kakak ipar bau aromanya sudah tercium dari atass ,makanya ka Reza cepat-cepat ajak aku turun" Ucap Nuriel tuduh Nuriel


"Dihh bukannya kamu tadii yang ajak kakak ke bawahh " nyolot Reza


"Kakak kan tadi cepat-cepat mau turun ke bawah " Ucap Nuriel tertawa kecil


"Dasarrrr nih anak ," Jawab Reza mengacak rambutnya yang sudah di pomed rapi .


"Rusakkkkk rambut kuu nanti ,sudah cape-cape di kasih ganteng malah di acak " Ketus Nuriel merapikan kembali rambutnya


"Idih gantengg??" Geli Reza


"Hehehe emang kan nyataaa ,masaa cantik gk mungkin lah ,laki-laki itu ganteng mana ada yang cantik. Noh ka Zahra cantikk " Ucap Nuriel langsung duduk di sofa ruang tengah.


"Iyalah semua perempuan itu memang cantikk " Jawab Reza ikut duduk di sofa ruang tengah.


Tiba-tiba Faizal pun turun dari kamar mendengar Nuriel dan Reza sangat ribut sedang bicara.


" Kok ributt kalian ini ?" Tanya Faizal menuju ke ruang tengah tempat Reza dan Nuriel berbicara sangat nyaring.


"Noh kak ,ka Reza nih memang suka bicaranya bikin ribut " Ucap Nuriel


"Dihh kamu kan yang deluann " Jawab Reza


"Hahah ,oh iya Reza kamu jadi kan pulang ,biar nanti aku antarr ke bandara ,sekalian ke kantor " Ucap Faizal


"Yah ,emm Za kamu liat Zahra gk ?" Tanya Faizal malu


"Cieeee nyariin .Kenapa emang nya ? "Goda Reza


" E gak papa cuman tanya aja " Jawab Faizal


"Tu di dapur sama Bibi Ayu lagi masak " Ucap Reza


"Oh terima kasih " Jawab Faizal langsung kedapur .


"Zahra kamu lagi masak yah ?" Ucap Faizal membuat Zahra kaget datang tiba-tiba jantungnya mulai berdetak kencang .


"Eh emm ka Faizal ,iya kak " Jawab Zahra


"Kan ada Bibi Ayu " Ucap Faizal


"Gak papa kak ,Zahra memang pengen bantuin Bibi Ayu jadi gk masalah dong " Jawab Zahra memberanikan diri tidak canggung.


" Masya allah Kakak bersyukur sama Allah swt diberikan istri yang sangat baik " Ucap Faizal.Zahra mendengarkannya itu langsung malu karena di situ juga ada bibi Ayu yang dengar perkataan Faizal tersenyum


"Ih kak jangan seperti itu, Zahra malu di denger sama Bi Ayu tuh " Ucap Zahraa malu


"Hehe iya maaf ,ya sudah lanjutin masaknya yah ,Reza juga harus cepat-cepat pergi ke bandara dan nanti kakak yang akan mengantarnya sekalian kekantor " Ucap Faizal


"Kak ,,,, Zahra boleh ikut gk antar ka Reza?" Tanya Zahra


"Bukannya kamu kuliah kan" Jawab Faizal


"Iya kak tapi kuliah Zahra jam 10 ,kan sempat aja ikut ke bandara ,kak, Zahra ikuttttt " Ucap Zahra dengan memasang wajah berharap


"Heheh iya iya kamu ikut " Jawab Faizal dan langsung pergi ke ruang tengah .


"Alhamdulilahhh yesss " Jawab Zahra .


Beberapa menit akhirnya Zahra selesai memasak dan menyiapkan makanan di meja makan lalu memanggil Umi ,Abi ,Faizal,Hilya,Nuriel,Reza untuk segera sarapan.


Akhirnya semua anggota keluarga pun makan. Kemudian setelah selesai sarapan Zahra langsung berisiap menuju kamar berganti pakaian ikut mengantar kakaknya ke bandara bersama suaminya .


Setelah Reza pamit sama Umamah ,Burhan ,Nuriel dan Hilya.


"Tante,Om,Nuriel,Hilya Reza pamit pulang yahhh " Ucao reza sambil mencium tangan Burhan dan mengetupkan tannya ke Umamah dan dan Hilya karena memang bukan mahrom .


"Iyaa nak hati-hati semoga selamat sampai tujuan " Ucap Burhan


"Iya Om ,Aamiin Ya Allah " Jawab Reza


"Ka Reza hati-hati yahh,sering-sering kesiniiii loh "Ucap Hilya


"Iya adekkk kuuhhh " Jawab Reza sudah menganggap Hilya seperti adeknya sendiri


"Widihh kakak ku mau pulang ,yah gk asik,gk ada teman main PS lagi " Ucap Nuriel


"Haha iya nanti kapan-kapan kita main lagi deh pas kakak ke sini lagi "Jawab Reza


"Ya sudah nak hati-hati semoga lancar dalam bekerja" Ucao Umamah


"Iya tante makasih ,Assalamualaikum semua" Pamit Reza


"Walaikumussalam " Jawab semua


Akhirnya Reza langsung naik ke mobil yang sudah di tunggu oleh Faizal dan Zahra .Tetapi Zahra duduk di belakang sedangkan Reza di depan.


"Lohhhh kok Zahra di belakang?"Akget Reza


"Udahhh cepat naik kak ,Zahra memang mau di belakang "Jawab Zahra


"Ya sudah kalau gitu "Kata Reza langsung duduk di mobil di depan.Dan mereka pun melajukan mobil dengan kecepatan sedang.


selamavdi perjalanan Reza terus menggoda Zahra dan Faizal membuat keduanya sangat maluu.