MENIKAHI KARENA KEHORMATANNYA

MENIKAHI KARENA KEHORMATANNYA
Bab 15


Tiba-tiba Zahra terbangun dari pingsan nya ,dan dia menjerit seperti orang kesakitan dan menangis seperti orang ketakutan.Vina pun sigap memeluknyaa.Vina terus mencoba menenangkannya.


"Hiks hiks hiks Vinaaaaa aku takuttttt😭😭,sakitttttttt"Jerit Zahra sambil memegang tangannya yang di perbann


"Udah Zahra,aku ada di sini kok"Jawab Vina tidak tega melihat sahabatnya kesakitan.


"Kak Zahra ,kenapa bisaa seperti ini kak,apa yang di lakukan si penjahat itu kepada kak Zahra ?" Kata Hilya mendekati Ka Zahra.


Zahra hanya bisa menangis dan menjerit ,berkata kepada Vina dia ingin di lindungin.


"Hiks hiks hiks Vinn lindungi akuuuu dari orang jahat ituu😭" Ucap Zahra yang mengatakan orang jahat itu Hana


" Iya Zahra ,aku janji akan lindungin kamu " Kata Vina


Faizal ingin sekali memeluk Zahra untuk menenangkannya ,tapi Faizal tau dia belum mahrom dengan Zahra.


Nio mencoba bertanya kepada Zahra.Apa yang Hana lakukan terhadapnya sampai dia celaka dibuat oleh Hana.Tetapi Zahra tidak menjawabnya dan terus menangiss karena luka di lengannya itu sangat lah besar membuat Zahra tidak tahan merasakan kesakitan yang luar biasa.


"Zahra ?" Panggil Faizal yang melihat Zahra terus menangis


"Harus kah kakak menelpon Reza ,agar dia kesini ?" Tanya Faizal


"Jangannn biarkan Ka Reza di sana ,Zahra tidak mau Ka Reza khawatir dengan ke adaan Zahra di sini kakkk Hiks hiks hiks "Jawa Zahra yang masih menangis dan ketakutan


Zahra terus menangis dan ingin pulang ke rumahnya.Akhirnya dokter memperbolehkan Zahra pulang .Mereka pun pulang dan Faizal ingin Zahra ikut di mobilnya dengan Hilya sedangkan Nio dengan Vina.Akhirnya mereka pulang ke rumah Zahra.


Selama di jalan Faizal hanya bisa memikirkan bagaimana Zahra bisa di lukai seperti ini dengan perempuan yang menyukainya sedangkan Faizal tidak mengenalnya.Faizal juga takut jika Zahra akan di celakai lagi oleh temannya itu .Dan Zahra hanya terus menjerit Hilya pun menenangkannya .


"Kak tenang kak ..." Ucap Hilya


"Dek sakittt "Jerit Zahra


Sesampai di kontrakan Zahra


Zahra turun dari mobil Faizal itu dan di bantu oleh Hilya dan Vina Masuk ke dalam rumah dituntut Nio dan Faizal.


Tiba-tiba Mereka masuk ,Zahra yang melihat masih ada darah bekas luka di lantai pun pingsan ,karena Vina tidak bisa mengendong Zahra dan Nio juga tidak berani mengendong Zahra akhir nya Faizal pun mengendong dan membawanya ke kamar .Setelah Faizal keluar dari kamar Zahra ,Hilya dan Faizal kaget melihat banyak darah yang ada di lantai .


" Ya allah Ini darah siapa ka ?" Tanya Hilya kepada Vina


" yang dekat sofa itu darah luka Zahra " Jawab


"Terus kalau yang itu ?" Tanya Faizal menunjuk dekat ruang tamu


"Itu darah luka Vina " Jawab Nio


Akhirnya Vina dan Hilya masuk kedalam kamar Zahra ingin memastikan kondisi Zahra bisa siuman lagi .Faizal dan Nio hanya menunggu di luar .


DIKAMAR


"Zahra ...." Panggil Vina yang melihat Zahra belum sadar juga


Tiba-tiba Zahra siuman.Dan ia masih merasakan kesakitan di lengannya.Vina Dan Hilya mencoba menenangkannya.


"Ka Zahra ,ingat bahwa Allah menguji ka Zahra itu karena allah sayang terhadap ka Zahra " Ucap Hilya


Tiba-tiba Zahra pun terdiam ,dan tidak menjerit lagi seakan jika ia mendengarkan kata Allah menyayanginya hati Zahra pun tenang .Setelah beberapa menit Vina langsung bertanya bagaimana Hana bisa melakukan hal ini kepada Zahra .


Zahra pun menjawab .Ketika Vina pulang Zahra ingin membuat makanan untuk mereka makan .Terdengar ketokan pintu ,Zahra mengira itu Vina ternyata Hana. Yang masih pura-pura baik ,dan ingin mengobrol sebentar tetapi Zahra seperti merasakan ada yang tidak beres terhadap tingkah laku Hana.Zahra pun mengatakan kepada Hana ,apakah benar Hana hanya melakukan drama berpura-pura baik terhadapnya.Tiba-tiba Hana tertawa jahat kepada Zahra dang mengatakan Iya ,lalu mengambil pisau dari tasnya .Zahra yang mencoba melawan pun tidak kuat dengan Hana yang memegang pisau kecil , dan Hana langsung ngoreskan pisau ke lengan Zahra . ia melihat lengannya ada banyak darah yang menetes ke lantai akhirnya Zahra pun pingsan.


Vina yang mendengarkan itu pun mencoba menenangkan Zahra .sedangkan Hilya merinding mendengarnya.Zahra tiba-tiba bertanya dimana Faizal dan Nio ,Vina mengatakan bahwa mereka di luar menunggu Zahra sadar.Akhirnya Zahra pun memperboleh mereka masuk.