
Di kontrakan Zahra
Zahra masih saja menghawatirkan Nio ,sedangkan Umi dan Abi menenangkan Zahra dengan mengatakan temannya akan baik-baik saja. Tak lama kemudian terdengar suara panggilan di posel Zahra segera mengambil ponsel dan melihat ternyata yang menelponnya ka Faizal segera Zahra menekan tombol hijau .
"Assalamualaikum Ka Faizal ,gimana kabar Nio ?" Kata Zahra panik
"Wa'alaikumussalam dia baik-baik saja dan sudah sadar dari pingsannya tadi, tapi harus menginap selama 3 hari agar memastikan kepulihannya " jawab Faizal.
"Uhh syukur lah ,gimana Nio sudah memberitahu kalian apa yang telah menimpa nya ?" tanya Zahra
"Sudah Zah " jawab Faizal
" Apa yang terjadi Ka ???" Tanya Zahra penasaran.Tetapi Faizal tidak memberitahu Zahra agar ia tidak khawatir .
"tidak terjadi apa-apa ,sudah kamu istirahat saja jangan khawatir kakak tutup yah ,assalamualaikum " Ucap Faizal
"Walaikumussalam kak" Jawab Zahra .
Dan panggilan Ka Faizal pun sudah terputus deluan.
Zahra mengatakan kepada Umi dan Abi Faizal kalau Nio baik-baik saja dan harus menginap 3 hari .
Setengah jam berlalu
kemudian Faizal dan Vina pun kembali ke kontrakan Zahra dan ingin meminta izin ke rumah Nio untuk mengambil beberapa pakaian selama di rumah sakit dan untung saja orang tua Nio berada di luar negeri karena pekerjaan yang sangat menyibukan keduanya .
Akhirnya Umi dan Abi terlebih dahulu pulang karena sudah terlalu lama di rumah Zahra dan masih banyak pekerjaan yang belum di selesaikan kedua orang tua Faizal.
Dan Faizal izin kepada Umi dan Abinya tidak bisa pulang sementara menjaga Nio di rumah sakit dan sekaligus bisa mengantar Zahra dan Vina ke kampus karena keadaan mereka belum memungkinkan untuk mengendarai motor .Umi dan Abi pun menyetujuinya dan pamit langsung pulang .
"Zahra Umi sama Abi pulang yah nak ,jaga kesehatan ,dan sebentar lagi kan acara pernikahan mu ,jadi Zahra harus bahagia dong " Kata Umamah .
"Iya mi maaf merepotkan sampai Umi dan Abi ke sini cuman mastikan keadaan Zahra " jawab Zahra
"Gk papa nak gk merepotkan kok . Zahra sudah Umi anggap sebagain anak sendiri malah kan bi ?" Tanya Umamah kepada Burhan
"Iya Nak kamu sudah Abi dan Umi anggap seperti anak sendiri .Ya sudah Abi dan Umi pulang dulu yah .Dan Faizal nanti Nuriel bawakan pakaian untukmu selama kamu menjaga teman Zahra di rumah sakit .Assalamualaikum" Pamit Burhan
"Iya bi makasih ,Walaikumussalam hati-hati di jalan " Jawab Faizal .
Akhirnya Umi dan Abi bergegas naik mobil dan melajukan mobil dengan sedang .
Setelah Umi dan Abi pergi .Faizal mengajak Vina pergi ke rumah Nio karena yang tau letak rumah Nio hanya lah Vina dan Zahra tetapi karena fikir Faizal Zahra masih belum sembuh akhirnya ia mengajak Vina saja .
"Ka Faizal" Panggil Zahra yang awalnya berbaring di kasur dan menyegerakan duduk di kasur dengan perlahan .
"Iya Zah " Jawab Faizal
"Ka Zahra ikutt" Ucap Zahra
"Kamu di sini aja yah ,istirahat " jawab Faizal
"Kak Zahra takut sendirian di sini ,tanpa Vina .Zahra takut jika Hana tiba-tiba datang kesini dan tau Zahra seorang diri ,pasti Hana lebih mudah mau mencelaki Zahra " Ucap Zahra
"Iya ka Faizal biarkan Zahra ikut ,aku takut dia kenapa-napa " Sahut Vina
Faizal langsung terbesit apa yang di ucapakan Nio waktu di rumah sakit ,Hana lebih mudah memcelakai Zahra dan Vina tanpa Nio ,karena Nio selalu menjaga mereka .Akhirnya Faizal membolehkan ikut .
Akhirnya mereka bertiga pergi dengan membawa mobil Nio menuju rumah nya dan setelah itu mereka langsung pergi ke rumah sakit .
Karena jarak antara rumah Nio dengan rumah sakit itu membutuhkan waktu setegah jam ,Akhirnya mereka sampai di rumah sakit setelah mengambil pakaian Nio di rumahnya.
sampai lah di ruangan Nio .Mereka bertiga lalu masuk melihat Nio sudah tertidur lelap .Faizal pun meletakan barang-barang Nio terlebih dahulu di lemari kecil yang sudah di sediakan untuk pasien yang masih menginap.
Vina dan Zahra akhirnya duduk menunggu Nio bangun .
"Zahra ,Vina ,apa kalian sudah makan?" Tanya Faizal yang duduk dikursi samping Nio yang terbaring sedangkan Zahra dan Vina duduk di kursi yang mendekat di bawah kaki Nio .
"Belum ka" Jawab Zahra
"Ya sudah kalian tunggu di sini Kaka akan belikan makanan dulu di luar . " Ucap Faizal langsung berdiri dari kursi dan bergegas keluar menuju pintu.
Zahra dan Vina belum sempat membalas apa yang di ucapkan Faizal ,karena ia sudah pergi deluan ke luar .
Vina memperhatikan Nio yang belum bangun juga .Tak lama kemudian Nio bangun dan melihat hanya ada Zahra dan Vina ,tidak ada Faizal.
"Di mana Faizal ?" Tanya Nio
"Tadi keluar membeli makanan sebentar " Jawab Vina
"Oh ,kalian dari tadi di sini?"tanya Nio
"Iya Nio ,karena kamu tertidur kami tidak enakan untuk membangunkan mu jadi kami menunggumu sadar dari tidur " Jawab Zahra
Zahra masih penasaran apa yang terjadi oleh Nio dan belum di jelaskan kepada Faizal dan Vina ,karena sebelumnya Faizal sudah memberitahukan Vina jangan sampai Zahra mengetahui yang terjadi dengan Nio karena itu akan membuat Zahra semakin takut beda dengan Vina yang kuat . Akhirnya Zahra bertanya langsung kepada Nio tentang nya yang terjadi membuat Vina panik dengan apa yang Zahra tanyakan ia pun berusaha mengelengkan sedikit kepalanya untuk tidak memberitahu Zahra tetapi Nio tidak terlalu merhatikan Vina.Sebelum Nio menjawab Faizal pun datang membawa makanan yang di bungkus rapi tak lupa dengan minuman .Setelah Faizal datang Zahra masih saja menanyakan nya lagi kepada Nio .Dan Faizal pun mendengar apa yang di tanyakan oleh Zahra ,itu dengan cepat Faizal mengode Nio jangan sampai Zahra tau yang sebenarnya .Akhirnya Nio pun menceritakan dengan alur yang berbeda .
Faizal dan Vina pun legaaa karena Nio tidak memberitahukan yang sebenarnya kepada Zahra. Faizal langsung mengajak mereka makan terlebih dahulu .Karena tangan Vina masih sakit akhirnya Akhirnya Zahra yang menyuapinya dengan kasih sayang seorang sahabat.
selesainya mereka makan ,Zahra ingin bertanya tentang acara pernikahan mereka itu.
"Ka Faizal " Panggil Zahra
"Iya Zah " Jawab Faizal
"Kak Zahra ingin pernikahan kita sederhana aja dengan memanggil kerabat Umi ,Abi ,keluarga terdekat ,juga mengundang Vina dan Nio yah kak tak lupa dengan ka Reza juga ." Ucap Zahra
"Kenapa Zahra maunya sederhana saja ? " Tanya Faizal heran
"Karena Zahra tidak ingin membuang-buang uang hanya untuk satu hari ,lebih baik di simpan untuk keperluan yang lebih di butuhkan setelah menikah " Jelas Zahra
Faizal yang mendengarkan itu membuat dirinya sangat beruntung mendapatkan calon istri seperti Zahra .
"Jika itu mau Zahra kakak bisa memenuhinya " Jawab Faizal
"Oh satu lagi kak" Kata Zahra
"Apa ?" Tanya Faizal
"Ka ,, Zahra maunya nikah di masjid aja yah ,biar lebih banyak barokahnya ,toh juga kata Nabi lebih afdol menikah di masjid " Ucap Zahra
Nio dan Vina hanya bisa mendengarkan mereka berbicara sambil tersenyum senyum.
Faizal sangat menyetujui apa yang di katakan Zahra .Melihat Zahra sangat semangat dengan merencanakan pernikahannya itu di rumah sakit pula .