MENIKAHI KARENA KEHORMATANNYA

MENIKAHI KARENA KEHORMATANNYA
Bab 13


Keesokan harinya


Karena hari minggu Zahra ingin mengantar ka Reza ke bandara , Zahra pun berniat mengajak Vina ikut ke bandara agar pulang dari bandara Zahra tidak sendirian.Zahra yang di boncengin Ka Reza dan Vina yang membawa motornya sendiri pun menuju Bandara.


Sesampai di Bandara karena Ka Reza sudah terlebih dahulu memesan tiket akhirnya ka Reza bisa langsung berangkat dengan Jadwal yang pas saat ini pukul 06.30.Setelah di Bandara Ka Reza pamit dengan Zahra dan Vina


"Zahra kamu jaga diri baik-baik yah ,maafin kakak gk bisa lama-lama di sini ,karena kakak ada kerjaan juga di sana " Kata Ka Reza sambil memegang lengan kanan kirinya Zahra.


Zahra hanya bisa menangis,kenapa ia tidak di beri kesempatan tinggal bersama kakaknya lebih lama lagi.


"Dek udah dong nangis nya ,kan kakak nanti ke jakarta lagi pas deket-deket kamu nikah " Kata Ka Reza mengusap air matanya


"Iya Zahra jangan nangis masih ada aku kan " Sahut Vina


"Ka cepat ke Jakarta lagi yah " Kata Zahra sambil memeluk Ka Reza


"Iya dek Insya Allah " Jawab Ka Reza yang memabalas pelukan Zahra


Akhirnya Reza berangkat dengan pesawat Sriwijaya yang sudah terbang .Zahra melihat dari jauhh hanya bisa diam dan menangis lagi.Sedangkan Vina mencoba untuk menenangkan kesedihannya itu.


Akhirnya Zahra Dan Vina pun bergegas pulang ke kontrakan Zahra .Sampai di rumah Zahra dari perjalanan tidak ada berbicara satu patah pun akhirnya Vina memutuskan untuk berbicara.


"Zahraaa" Panggil Vina


"Eh iya Vin" Kaget Zahra


"Kamu nih kenapa diam terus sihh , Oh karena kakak mu .Yah sudah kan masih ada aku Zah. Aku janji akan selalu ada buat mu ,dan aku mau tinggal sementara waktu di sini temani kamu " Kata Vina


Zahra yang tadi hanya diam saja langsung memeluk sahabatnya itu ,dan menangis lagi karena Vina sudah baik banget sama Zahra .


Vina pun memeluknya dan mengelus belakang nya supaya jangan menangis lagi.


Vina pun pulang ke rumahnya untuk mengambil pakaian membawanya ke rumah Zahra karena dia menginap di sana.


"Ya udah Zah kamu tunggu di sini yah ,aku mau ambil pakaian ,buku di rumah " Kata Vina sambil bergegas ke keluar


"Iya sudah aku tunggu yah ,Hati-hati di jalan " Kata Zahra


"Iya Zah tenang aja kok. Assalamualaikum" Salam Vina yang sudah ada di motor


"Walaikumussalam Vin" Salam Zahra


Akhirnya Vina pun melajukan motornya dan selama di perjalanan Vina harus menjaga Zahra sampai tiba Waktu ia akan menikah .


setelah Vina mengambil barang-barang yang ia perlukan selama di kontrakan Zahra ,tiba-tiba ada Nio di depan rumah Vina .


"Assalamualaikum Vin " Salam Nio yang sudah berdiri i depan pintu rumah Vina .


"Jawab dulu dongg salam ku" kata Vino


"Eh iya Walaikumsalam Vin. Ada apa kesini?? " Tanya Vina


"Loh kok bawa koper sih Vin ,Mau kemana ?" Tanya Nio


"Oh iya aku akan tinggal sementara waktu di kontrakan Zahra ,aku harus jaga dia jangan sampai Hana bisa kesempatan melakukan dramanya saat Zahra sendiri , aku gk akan biarkan itu " Jelas Vina


"Kamu sahabat yang baik Vin .Ya sudah aku ikut yah antar kamu ke rumah Zahra ,sekalian ngobrol sebentar " Ucap Nio


"Oh boleh Nio " Jawab Vina


"Kalau gitu mumpung aku bawa mobil ikut sama aku aja Vin ,kan gk mungkin kamu bawa koper naik motor ,sini biar aku kasih masuk kopernya " Kata Nio sambil mengambil Koper Vina yang berwarna biru laut cute itu .


"Ih gk usah aja Nio ,takut ngerepotin " Jawab Vina yang sebenarnya mau tapi malu.


"Udah gk ngerepotin kok ,Ayo naik " Pintah Nio dengan membuka pintu mobil untuk Vina .Vina hanya heran dengan Nio yang terkenal cuek tapi dia baik dengan Vina .Hati Vina pun dag dig dug .


Akhirnya Nio dan Vina pun pergi menuju kontrakan Zahra .Tiba-tiba Vina melihat ada motor Hana di depan kotrakan Zahra.Akhirnya Vina buru-buru turun dari mobil .


"Eh Nio aku mau turun cepett itu ada motor Hana " Kata Vina


"Iya iya sebentar ,sudah cepet turun liat Hana ngapain ke rumah Zahra. " Kata Nio yang melihat Vina sudah turun


Vina masuk ke Rumah Zahra tiba-tiba melihat Hana membawa pisau kecil yang berdarah dan melihat Zahra lengannya terluka .


"Hanaaaa ,apa yang kau lakukann kepada Zahraaaaaaaaaa " Teriak Vina melihat Zahra yang sudah tidak sadar. Nio yang mendengar dari jauh pun cepat-cepat menemui Vina .


"Hahaha ini baru awal permainan yang ku lakukan terhadap nyaa!!!" Ucap Hana sambil menunjuk Zahra yang tidak sadar .


Vina pun mencoba mengambil pisaunya dari Hana yang telah di pegang Vina dengan kuat Vina pun berhasil tetapi tangannya penuh dengan darah .Hana pun cepat-cepat pergi dari rumah Zahra .


"Vinaaaaa , tangan mu berdaraahhhh " kata Nio mendekati Vina dan melihat darahnya menetes .


"Jangan pentingkan ini Nio ,cepat bawa Zahra ke rumah sakit " Ucap Vina yang mementingkan Zahra .


Akhirnya Zahra pun mau tak mau di gendong oleh Nio masuk ke mobilnya ,sedangkan Vina yang kesakitan dengan tannya berdarapun ikut dengan Nio ke rumah sakit .Nio sangat panik melihat keadaan Vina dan Zahra .Dan Nio pun melajukan mobilnya .


Sesampai di rumah sakit akhirnya Nio menggendong Zahra cepat membawanya masuk ke rumah sakit .Vina pun menuntut Nio dengan tangan yang masih berdarah. Setelah Zahra di tangani oleh dokter ,Nio pun membawa Vina biar tanganya di obati oleh suster .


"Aduhh sus sakit " jerit Vina dan di sampingnya ada Nio


"Sus biar saya aja yang obati " Ucap Nio


Akhirnya Tangam Vina pun di obati dan di perban oleh Nio ,Vina merasa bahwa Nio sangat baik . Selesai Vina di obati akhirnya Mereka keluar menunggu Zahra yang masih di dalam ruangan di tangani oleh Dokter .