LEGENDA SANG DEWA PEDANG

LEGENDA SANG DEWA PEDANG
Peperangan Antara Kedua Suku


Di sebuah benua kecil yang tidak berpenghuni, Lin Fan kini berada di benua tersebut bersama Lin Bai dan Lin Long. Dia datang ke benua itu untuk mencari keberadaan Lin Tian yang hilang.


"Apakah kalian menemukan keberadaan Tian'er?" ucap Lin Fan yang sudah berhari hari berpencar mencari keberadaan Lin Tian.


"Tuan kami tidak menemukan keberadaan tuan muda" ucal mereka serentak.


"Baiklah, kalian kembalilah ke benua Tianyun, aku akan mencari di benua lain sendirian" ucap Lin Fan menyuruh mereka berdua pergi ke benua Tianyun.


"Tapi tuan, saat anda bepergian anda selalu mengajak kami, kami akan bersedia membantu anda sebisa mungkin" ucap Lin Bai yang tidak mau membiarkan Lin Fan bepergian sendirian.


"Aku hanya mau kalian berdua menjaga keluargaku, itu adalah tugas kalian sebelum aku kembali!" ucap Lin Fan tegas kepada mereka.


"Tuan kami mohon, izinkan kami mengikuti perjalanan anda" mereka berdua bersujud memohon untuk mengikuti perjalanan Lin Fan.


Mau tidak mau, Lin Fan mengizinkan mereka karena melihat keseriusannya yang tetap kokoh.


"Baiklah, kalian boleh ikut asalkan kalian tetap berada di dunia jiwaku, dan jangan keluar jika aku mengizinkan kalian, mengerti?" ucap Lin Fan membuat mereka berdua begitu senang dan mengerti perkataan Lin Fan.


"Terima kasih tuan, kami berdua akan menuruti perkataan anda" ucap Lin Bai dan Lin Long karena sejak pertama kali bertemu dengan Lin Fan, mereka berdua tidak pernah sama sekali merasakan perjalanan.


"Baiklah, bantu aku membuat gerbang teleportasi di benua kecil ini, jika nanti menemukan benua lain, kita akan menghubungkannya agar dapat mempersingkat perjalanan kita" ucap Lin Fan menjelaskan kepada mereka berdua.


"Baiklah tuan" mereka bertiga kemudian bersama sama membuat gerbang teleportasi, menurut dari ingatan Lin Fan dia melihat gerbang teleportasi dewa yang tidak pernah dia lihat, dia kemudian membuat gerbang teleportasi menurut ingatannya tersebut dan menjelaskannya kepada Lin Bai dan Lin Long.


Lin Fan juga tidak lupa memodifikasi gerbang tersebut sesuai dengan kejeniusannya, yang tadinya bisa dibuat dalam beberapa hari, waktunya dipersingkat menjadi beberapa jam saja.


Lin Bai dan Lin Ling kagum melihat kemampuan Lin Fan yang mampu memikirkaan hal yang tidak bisa mereka lakukan.


"Baiklah, gerbangnya sudah selesai, ayo kita melanjutkan perjalanan kita" ucap Lin Fan mengajak mereka berdua untuk berangkat mencari benua lain.


"Masuklah kedalam" mereka pun memasuki dunia jiwa Lin Fan, dan kemudian Lin Fan melesat terbang menggunakan pedangnya menuju ke arah lautan yang luas.


Di atas langit, Lin Fan kini terbang tanpa henti diatas lautan yang begitu luas, bahkan bisa dibilang lautan tersebut tanpa ujung, memang benar dunia yang Lin Fan tinggali sekarang begitu besar dan Lin Fan tidak tau batas dunia ini.


Lin Fan terbang selama setahun penuh tanpa henti bahkan jika Lin Fan kelelahan, dia turun dan mengeluarkan perahu kecil untuk beristirahat.


"Tuan sepertinya di depan ada peperangan yang terjadi antara dua kelompok" ucap Lin Long melihat dikejauhan sebuah kelompok yang sedang berperang melawan kelompok lain di atas lautan.


Lin Fab mengerutkan keningnya dan melihat dari kejauhan, ternyata benar ada dua kelompok yang sedang melakukan peperangan.


"Baiklah, kita akan pergi melihatnya dan mencari tau apa yang terjadi" ucap Lin Fan kemudian melesat di atas langit serta menghilangkan keberadaannya.


"Hahahaha Gui Chen kali ini aku akan melenyapkan suku kura kura dari negeri laut!" teriak Sha Yu yang berasal dari suku hiu.


"Sha Yu dasar bajingan!, ternyata kau sudah merencanakan ini semua demi membunuhku?!" ucap Gui Chen yang tidak menyangka dirinya dijebak oleh suku Hiu.


"Hahahaha kau yang terlalu bodoh!, dan mudah mempercayai suku hiu yang sudah lama bermusuhan dengan suku kura kura!" ucap Sha Yu tertawa sinis melihat Gui Chen.


"Huff aku kira hubungan suku kura kura dan suku hiu akan berdamai, tetapi selama setahun ini kamu hanya bersandiwara dan bepura pura baik?" ucap Gui Chen yang tidak menyangka bahwa dirinya telah ditipu oleh topeng rubahnya Sha Yu.


"Yah benar!, aku hanya memanfaatkan suku kalian untuk mendapatkan mutiara naga yang ada di dalam laut ini, karena yang dapat melaluinya hanya suku kura kura!" ucap Sha Yu yang memanfaatkan suku kura kura mendapatkan mutiara naga di lautan tersebut.


Lin Fan yang melihat kelompok dari suku kura kura hanya sekitar ratusan pasukan, sedangkan suku hiu terdapat ribuan pasukan yang sudah bersiap dari kejauhan dan mengepung suku kura kura.


"Tuan sepertinya suku kura kura itu dijebak oleh suku hiu, apakah kita akan membantunya?" ucap Lin Bai yang merasa pertarungan yang akan terjadi nanti akan berat sebelah.


"sebenarnya aku tidak peduli, tetapi aku juga senang dapat melihat kelompok yang hidup selain benua Tianyun, pasti ada benua lain yang tidak jauh dari sini, lebih baik kita amati dulu pertarungannya" ucap Lin Fan yang merasa senang karena menemukan sebuah kelompok yang hidup di sebuah pemukiman lain.


"Semua pasukan suku hiu, hancurkan suku kura kura!" teriak Sha Yu memberi perintah kepada pasukannya untuk menyerang suku kura kura tersebut.


"Sialan!, cepat bentu formasi pelindung cangkang kura kura!" ucap Gui Chen memberi perintah kepada pasukannya. "Baik pemimpin!" ucap mereka serentak kemudian membentuk sebuah formasi pelindung yang tebal menyerupai cangkang kura kura yang besar.


"Serang dan hancurkan formasinya!"


"Serang!!"


Brak..


Brak..


Lama kelamaan suku hiu menyerang, formasi pelindung tersebut mulai retak dan hancur.


Boomm....


"Arghkk..."


"Uhukk"


"Hahahaha, bunuh mereka semua dan sisakan Gui Chen kepadaku!" teriak Sha Yu yang ingin sendiri membunuh Gui Chen menggunakan tangannya.


Peperangan pun terjadi, tetapi disaat yang bersamaan muncul sosok pria tampan yang menggunakan armor emas bagaikan dewa agung yang turun dari langit menggunakan pedangnya membantu suku kura kura melawan suku hiu.


Bommm....


"Ap...apa??!! siapa kau!" mata Sha Yu terbelalak melihat sosok pria tampan ber armor emas bagaikan dewa membunuh satu persatu pasukannya.


"Aku awalnya berniat untuk tidak ikut campur, tetapi saat mendengar pembicaraan kalian, aku akhirnya membantu yang menurutku pantas untuk dibantu" ucap Lin Fan yang kini membuat semua orang disana berhenti bertarung.


Semua pasukan suku kura kura begitu takjub karena melihat pria tampan bagaikan dewa berarmor emas membantu mereka.


"Dewa!!, dia pasti dewa yang turun dari langit membantu suku kura kura!!" teriak semua pasukan bersorak karena kemunculan dewa penyelamatnya.


Kini seluruh pasukan hiu begitu ketakutan karena melihat sosok dari Lin Fan yang bagaikan dewa kematian, awalnya mereka takjub tetapi kini mereka ketakutan karena dia berada di pihak suku kura kura.


"Tuan apakah aku dan Lin Bai perlu membantu anda?" ucap Lin Long yang begitu ingin membantu Lin Fan.


"Baiklah, keluarlah dan hancurkan seluruh pasukan hiu, aku akan pergi ke pemimpin suku kura kura" ucap Lin Fan membuat Lin Bai dan Lin Long senang karena waktunya mereka berdua akan beraksi.


Lin Fan juga melihat tingkat kekuatan kedua pasukan setara, yaitu tingkat Alam dewa bumi tingkat awal, sedangkan kekuatan pemimpin kedua suku tersebut tingkat Alam dewa langit awal.


Tingkat kultivasi Lin Fan terpaut jarak jauh, Lin Fan sekarang hanya di tingkat pendekar dewa puncak, sedangkan Lin Bai dan Lin Long berada di Alam dewa biasa tingkat puncak.


--------


Bagi yang belum mengerti tingkat kultivasi, dibawah ini ada informasinya,


Suku Hiu dan Kura kura yang ditemui Lin Fan kekuatannya sudah setingkat di dunia dewa,


sedangkan Lin Fan hanya di tingkat dunia rendah karena hanya mengikuti benua Tianyun.


Kuharap kalian mengerti😉


Tingkatan kultivasi dunia rendah



Pemurnian Qi ( bintang 1 - 9 )


Pendekar bumi ( bintang 1 - 9 )


Pendekar langit ( bintang 1 - 9 )


Pendekar raja ( awal , tengah , puncak )


Pendekar kaisar ( awal , tengah , puncak )


Pendekar suci ( awal , tengah , puncak )


Pendekar ilahi ( awal , tengah , puncak )


Pendekar surgawi ( awal , tengah , puncak )


Pendekar dewa ( awal , tengah , puncak )



Tingkat kultivasi dunia dewa



Alam dewa biasa ( awal, tengah, puncak )


Alam dewa bumi ( awal, tengah, puncak )


Alam dewa langit ( awal, tengah, puncak )


Alam dewa suci ( awal, tengah, puncak )


Alam dewa surgawi ( awal, tengah, puncak )


Alam Mahadewa ( awal, tengah, puncak )