
Di arena pertandingan semua peserta berdiri untuk mengikuti pertandingan babak pertama
"Semua peserta berjumlah 50 orang, di pertandingan babak pertama ini kalian semua bersama sama berada di sebuah lingkaran, dalam waktu 30 menit masing masing individu harus mengeluarkan salah satu peserta keluar lingkaran tersebut, jika sisa jumlah kalian berjumlah 25 orang dapat bertahan di dalam lingkaran tersebut, maka kalian akan otomatis masuk ke babak kedua, apa kalian mengerti" ucap wasit tersebut yang tidak lain adalah tetua pertama klan Chou. "Kami mengerti!" ucap peserta serentak.
"Baiklah kalau begitu babak pertama dimulai!" ucap tetua tersebut.Tampak semua peserta saling melihat terlebih dahulu, kemudian semua mata tertuju ke arah Lin Fan karena merasa dia adalah yang terlemah di kota ini.
"Hei sampah lebih baik kau keluar dari lingkaran ini !" ucap salah satu peserta tersebut kemudian melesat denan cepat menggunakan pedangnya...
Bommmm.....
Tubuh peserta yang mau menyerang Lin Fan terbang keluar lingkaran tersebut, kini Lin Fan tidak pernah bergeser di tempatnya itu. Wang Yun juga begitu, banyak peserta yang menyerangnya tetapi mereka semua terlempar keluar arena hanya menggunakan tangan kosong.
Disisi lain, Lin Zhao dan Zhan Jing yang hanya diam karena tidak ada yang berani menyerangnya pun sangat terkejut melihat semua peserta yang menyerang Lin Fan dan istrinya terlempar semua keluar lingkaran.
"Apaa?!! bagaimana mungkin!, kenapa bisa si sampah itu bisa sekuat ini? jangan jangan!" bathin Lin Zhao mengingat kembali perkataan patriak Lin dan Wang Yun. "Suatu saat kamu akan melihat luasnya langit dan bumi!". "Apakah dia menyembunyikan kekuatannya selama ini?! tidak! itu tidak mungkin! bagaimanapun caranya aku akan mengalahkan si sampah itu!, tunggu saja di pertandingan babak kedua!" gumam Lin Zhao dengan wajah memerah yang begitu benci dan tidam percaya dengan kekuatan Lin Fan.
Zhan Jing yang melihat Lin Zhao seakan akan tidak percaya pun menghampirinya, "Hey Lin Zhao aku tau kau membencinya, kita tidak boleh membiarkan sampah itu menjadi pusat perhatian!, bagaimana jika...." ucap Zhan Jing mengungkapkan rencana liciknya dan bekerja sama dengan Lin Zhao. "Hahaha rencana yang bagus, baiklah aku akan mengikuti saranmu!" ucap Lin Zhao menyetujui rencana si Zhan Jing.
Semua penonton yang melihat aksi kedua pasangan tersebut bertanya tanya, apakah dia si sampah itu?, kenapa dia sangat kuat?, apakah selama ini dia menyembunyikan kekuatan aslinya?.
Di kursi tamu kehormatan, perwakilan sekte Pedang Cahaya, tetua pertama sekte tersebut bernama Huang Lan. Kini matanya terfokus kepada dua orang yaitu Lin Fan dan Wang Yun.
"Banyak yang menyatakan bahwa anak patriak klan Lin ini sampah, kenapa dia begitu kuat bahkan hanya menggunakan tangan kosong, begitupula dengan istrinya, apakah mereka masih menahan kekuatannya, menarik!, pemimpin sekte pastu sangat senang mendapatkan benih benih keberuntungan seperti ini!" ucap Huang Lan tersenyum sinis melihat mereka berdua di atas awan.
Di sisi tempat para patriak dan tetua klannya seakan akan tidak percaya melihat kekuatan Lin Fan dan istrinya.
"Patriak Lin, apakah benar anakmu menyembunyikan kekuarannya selama ini?, kenapa kamu tidak memberitahukan kepada orang luar jika anakmu adalah jenius" tanya Chou Sun kepada Lin Hao.
"Hahaha aku memang sengaja, dan aku rasa ini waktu yang tepat untuk membuktikan kekuatannya kepada semua orang" ucap Lin Hao berbohong.
"Hahaha patriak Wang ternyata suami anakmu adalah jenius, mereka adalah pasangan yang begitu serasi" ucap Chou Sun memuji Wang Cong memiliki menantu yang begitu kuat.
Semua tetua ketiga klan ity mendengar pembicaraan patriak mereka pun merasa senang, kecuali patriak klan Zhan, Zhan Jun.
Di arena pertandingan kini semua yang bertahan 20 orang, persyaratannya memang 25 orang tetapi yang keluar 30 orang dalam waktu 30 menit. Jika masih ada waktu tambahan mungkin yang keluar pasti lebih banyak. Wasit yang melihat jumlah tersebut pun terkejut.
"Haha menarik, pertandingan babak pertama telah selesai, biasanya hanya bisa mengeluarkan 25 orang dalam 30 menit tetapi salah perhitungan, ternyata yang keluar lingkaran 30 orang dalam waktu 30 menit sungguh kejadian yang tak terduga" ucap tetua tersebut membuat semua pentonton tidak bergeming karena kejadian yang tidak terduga tersebut, khususnya Lin Fan dan istrinya yang kini sudah banyak orang yang mulai kagum padanya, bahkan para gadis gadis penonton pun mulai kagum kepada Lin Fan, mendengar perkataan gadis tersebut Wang Yun dapat mendengarnya dark jarak jauh, kemudian melepaskan tekanan tajam ke arah para gadis itu dan membuat mereka diam dan berkeringat dingin melihat Wang Yun yang kelihatannya marah.
"Kalau begitu babak kedua akan dimulai, nama kalian akan di undi dan kalian akan bertanding hari ini dan mencari 10 besar" ucap wasit tersebut.
Semua penonton kembali bersorak, ada yang kini membuat taruhan kepada Lin Fan dan Wang Yun, dan ada juga yang merasa sial bertaruh kepada Lin Zhao dan Zhan Jing.
Setelah beberapa saat nama mereka diacak, babak pertama pun akhirnya muncul.
"Baik babak kali ini atas nama Lin Fan melawan Lin Zhao" ucap wasit tersebut terkejut melihat kedua nama tersebut sama sama berasal dari klan Lin. "Silahkan masuk ke dalam arena".
Semua penonton bersorak meriah dan ingin melihat siapa pemuda yang paling jenius di klan Lin, bahkan para perwakilan klan menengah dan kecil juga berubah pandangan ke Lin Fan, mereka kagum melihat Lin Fan. Mereka berdua pun masuk ke arena tersebut.
"Baiklah kalian berdua, pertandingan dimulai!" teriak wasit tersebut tetapi Lin Fan membuat keputusan.
"Maaf kalau lancang tetua, aku Lin Fan sangat bosan di pertandingan ini, aku mau menantang Zhan Jing dan Lin Zhao di arena ini sekaligus, apakah aku boleh menantangnya?" ucap Lin Fan membuat patriak Zhan mengerutkan keningnya. "Cih dasar sombong, tunggu saja aku akan pastikan kau akan mati mengenaskan".
"Hahaha menarik, sangat menarik, pemimpin kota aku menyetujui permintaan pemuda itu, tolong biarkan dia bertarung melawan Lin Zhao dan Zhan Jing sekaligus" ucap perwakilan sekte tersebut yang tidak jauh dari tempat Chou Sun.
"Karena tamu kemormatan kita menyetujui permintaan Lin Fan maka aku akan menyetujui Zhan Jin dan Lin Zhao bertarung melawan Lin Fan seorang diri, apakah kalian tidak keberatan?" ucap Chou Sun kepada mereka berdua.
"Cih, rencana diubah!, kali ini..." ucap Zhan Jing mengubah rencananya tersebut. kemudian Lin Zhao pun mengangguk.
"Kami setuju pemimpin, tetapi jika kami berdua pasti membuat Lin Fan tambah bosan, bagaimana jika semua peserta ikut melawan Lin Fan juga?" ucap Lin Zhao menjalankan rencananya tersebut.
"Maaf pemimpin, aku hanya mau melawan mereka berdua, aku hanya mau membalas perbuatan mereka terhadapku yang dulu dianggap sebuah sampah, aku hanya ingin membuktikan kepada semua orang bahwa aku Lin Fan bukan seorang sampah!" ucap Lin Fan lantang membuat mereka berdua kesal akrena rencananya lagi lagi gagal.
Semua orang mendengar perkataan Lin Fan pun kini semakin kagum karena melihat keberaniannya dan ingin membuktikan bahwa dia bukan sampah yang dibicarakan oleh semua orang. Bahkan patriak Lin, Wang, Chou, dan semua perwakilan klan menengah pun menjadi kagum kepada tekad dari Lin Fan.