
Mereka bertiga pun memasuki arena pertarungan, kini semua para penonton bersorak meriah, bahkan para peserta yang lolos ke babak ke dua pun banyak yang mulai ketakutan karena rencana awal Lin Zhao adalah memberitahukan kepada semua peserta untuk membuat Lin Fan cacat.
"Semua sudah siap?, kalau begitu pertandingan dimulai!" ucap wasit tersebut kemudian Lin Zhao melesat dengan cepat menggunakan pedangnya ke arah Lin Fan sedangkan Zhan Jing masih diam dan merasa sombong.
"Jurus pedang singa emas! - Tebasan cakar emas!" teriak Lin Zhao menggunakan teknik dari klan Lin, tampak pedangnya mengeluarkan energi berwarna emas melesat ke arah Lin Fan, tetapi dengan santainya Lin Fan menghindari setiap serangannya dengan sangat cepat.
"Sialan kau bajingan!, apakah kau hanya bisa menghindar terus?!, dasar penakut bahkan kau tidak menggunakan pedangmu!" teriak Lin Zhao marah. "Hahahaha apakah kau pantas?, bahkan jurusmu itu tidak dapat mengenaiku, dasar lemah!" teriak Lin Fan dengan sangat cepat melesatkan pukulan ke arah dada Lin Zhao.
Booom.....
Lin Zhao terlempar beberapa meter dan hampir keluar dari arena, semua penonton yang melihat pertandingan tersebut merasa takjub akan kekuatan pukulan Lin Fan, kini Zhan Jing merasa kesal dan kemudian melesat menggunakan jurus klan Zhan.
"Jurus pedang harimau putih! - tebasan kilat putih!!!" teriak Zhan Jing melesat dengan cepat menggunakan jurus dari klan Zhan nya. Kini Zhan Jing melesat dengan cepat dan aura putih kilatan menuju ke arah Lin Fan. Tetapi tetap saja, Lin Fan selalu menghindari serangan serangan tersebut dengan santainya.
"Apaa?!!, kau!! bajingan kenapa kau hanya menghindar terus?!" teriak Zhan Jing kesal karena merasa dipermainkan oleh Lin Fan. "Hahaha Lin Zhao tadi mengatakan hal seperti itu dan terlempar jauh, apakah kau juga ingin merasakannya?" tiba tiba Lin Fan dengan cepat muncul ke dekat Zhan Jing dan...
Boomm.....
Pukulan tepat mengenai dadanya, dan terlempar tepat ke arah Lin Zhao.
"Uhuk... Dasar kauuuu!!!" ucap Zhan Jing meneguk darah segar keluar dari mulutnya begitu pula dengan Lin Zhao yang tadi terlempar.
"Ternyata dia sangat kuat!, aku tidak percaya!!, Pemimpin! tolong kami, dia pastu menggunakan teknik iblis mana mungkin dia bisa menjadi sekuat ini padahal dulunya dia adalah sampah!" ucap Lin Zhao lantang kemudian ditambah oleh Zhan Jing. "Benar Pemimpin, dia pasti menggunakan teknik iblis sehingga kekuatannya sangat kuat, pasti dia bersekongkol dengan sekte aliran hitam!" ucap Zhan Jing memprovokasi Chou Sun.
Semua orang yang mendengar perkataan tersebut pun berbicara demikian rupa, apakah benar dia menggunakan teknik iblis?, pantas saja dia hanya mengaku ngaku menyembunyikan kekuatannya, pasti dia pasrah dan bergabung dengan sekte aliran hitam.
Para patriak yang mendengar perkataan tersebut pun mengerutkan keningnya, terutama Zhan Jun kini mendapatkan ide menambah provokasi dan membantu anaknya.
"Benar kata anakku, Pemimpin kota dan Tuan Huang Lan, anak itu pasti menggunakan teknik iblis dari salah satu aliran hitam, pantas saja sampah tidak berguna bisa menjadi sekuat ini" ucap Zhan Jun yang memprovokasi kedua orang tersebut.
"Kau.., Pemimpin kota dan tuan yang terhormat, aku bisa meyakinkan kalian bahwa anakku tidak menggunakan teknik iblis" ucap Lin Hao yang membela anaknya.
Pemimpin kota tersebut pun bimbang, kini di dalam benaknya takut salah mengambil keputusan.
"Hahahahaha, menarik sangat menarik, ternyata patriak klan Zhan benar benar seekor rubah licik yang penuh dengan trik, jika memang aku menggunakan teknik iblis, pastinya aura yang terpancar dari tubuhku pasti aura iblis, dasar tidak berotak!" ucap Lin Fan marah kepada Zhan Jun. " Dan kalian berdua, aku tidak tau akan kuapakan kalian berdua, aku paling tidak suka difitnah apalagi menyebarkan sesuatu yang buruk mengenai keluargaku, terutama kau Lin Zhao!" ucap Lin Fan kemudian melesat sangat cepat kemudian menggenggam leher Lin Zhao yang disaksikan oleh semua orang.
"Argkk.. tolong le..lepaskan..aaa.kku.." ucap Lin Zhao yang tidak tahan lehernya di cekik oleh Lin Fan.
"Cih, seandainya ayahmu bukan orang baik, aku akan membunuhmu sekarang juga!" ucap Lin Fan dan kemudian...
Krakkk...
Tangan Lin Zhao patah dan disaksikan oleh semua orang. Zhan Jing yang melihat itu pun hanya menelan luda dan berkeringat dingin.
"Te..terima kasih tuan muda Lin Fan mengampuni nyawaku" ucap Lin Zhao berterima kasih nyawanya diampuni berkat ayahnya yang tidak jahat.
Lin Zhu yang melihat anaknya diampuni pun hanya bisa menghela nafas karena Lin Fan masih berbaik hati dan hanya memotong tulangnya dan tidak memutus tanganya.
"Dasar lancang!, patriak Lin apakah seperti itu sikap anakmu!, bahkan tidak mempunyai sopan santun dan hormat kepada patriak klan besar!" ucap Zhan Jun marah dihina oleh Lin Fan.
Lin Fan tidak menghiraukan ucapannya, kemudian melesat dengan sangat cepat ke arah Zhan Jing dengan menusuk jantungnya menggunakan tangannya membentuk energi pedang.
Tsukkk....
"Argkkkh...ka kau..." ucao Zhan Jing yang kemudian menghembuskan nafas terakhirnya.
"Tidaaakkkkk!!, akan kubunuh kauuu" teriak Zhan Jun dan melesat dengan cepat ke arah Lin Fan.
Lin Hao yang tidak sempat bereaksi pun melihat Zhan Jun menyerang anaknya. Tetapi tidak disangka yang terluka parah adalah Zhan Jun.
Booomm...
Zhan Jun terlempar dengan sangat keras dan terlihat seteguk darah keluar dari mulutnya.
"Uhuk, kau! bajingan!, apaa?!!!" ucap Zhan Jun terkejut melihat yang menyerangnya adalah Wang Yun istri Lin Fan.
Semua orang yang melihat pun begitu terkejut melihat kekuatan Wang Yun yang membuat Zhan Jun terluka parah.
"Menarik.., benar benar jenius, kalau mereka tidak mau masuk ke sekte pedang cahaya, mereka akan tau akibatnya!" bathin Huang Lan tersenyum licik kearah Lin Fan dan istrinya.
"Kau tidak pantas menjadi lawan suamiku!, bahkan melawan aku saja kau tidak sanggup! dasar pecundang, semua orang tau kau sangat ingin menguasai kota ini, tetapi semua orang takut melawanmu karena kekuatan klan besar tidak terlalu jauh berbeda" ucap Wang Yun menghina Zhan Jun.
Semua orang mendengar perkataan Wang Yun pun kini setuju dengan ucapannya, bahkan orang dari klan Zhan pun terkejut karena sikap dari patriaknya jauh berbeda dari yang mereka lihat.
"Bahkan kalian para klan Zhan pun tidak tau mengenai rencana licik patriak kalian, dasar tidak berguna!" ucap Wang Yun yang kini memprovokasi semua orang.
"Tidak, yang dikatakannya tidak benar!, jangan mempercayai ucapannya, pemimpin percaya kepadaku, aku mohon pemimpin" ucap Zhan Jun memohon agar diampuni.
"Hahaha dasar rubah, memasang topengnya disaat seperti ini?, kau tidak jauh berbeda dengan anakmu!, lebih baik kau mati saja" ucao Wang Yun melesat menggunakan pedangnya kearah Zhan Jun. Tetapi disaat itu muncullah Huang Lan berniat menghadang serangan Wang Yun tetapi dia tidak bisa menahan energi pedang Wang Yun yang jauh lebih tinggi darinya alhasil....
Bommm.....
"Uhuk... kenapa? kenapa kekuatannya jauh lebih tinggi dariku!" bathin Huang Lan meneguk darah keluar dari mulutnya. Dan kini terlihat tidak jauh darinya terdapat tubuh seseorangnyang terbelah menjadi dua, tidak lain adalah Zhan Jun yang sudah mati.
"Kenapa kau ikut campur?!, apakah dengan cara itu kau mau menekanku agar bisa mengajakku dan suamiku masuk ke sektemu?!, Cih bahkan kau bukan lawanku, apalagi ketua sektemu itu!" ucap Wang Yun yang sudah daritadi menahan emosinya.
"Sial.. awas saja kau, cepat atau lambat aku akan membuat keluargamu mendapatkan akibat dari rasa malu ini!" ucap Huang Lan kesal merasa dipermalukan.
"Hahaha pulanglah sana, mengadu ke ketuamu, bahkan jika kau membawa semua pasukanmu aku tidak takut bersama istriku, dan ingat jangan bawa bawa keluarga kami!" ucap Lin Fan kemudian melepaskan aura membunuh ke arah Huang Lan.
"Tunggu saja kalian!" teriak Huang Lan kemudian dengan cepat pergi meninggalkan tempat tersebut bersama dengan muridnya.
Para muridnya juga merasa kesal dan ingin cepat cepat pergi dan melaporkan kejadian tersebut.