
Mereka semua pun melesat dengan begitu cepat menyerang sekte tersebut, tetapi disaat mereka melesat tiba tiba mereka berhenti melihat seseorang yang terbang menggunakan pedangnya.
"Di..dia terbang!" ucap mereka semua terkejut, begitu pula sekte phoenix es yang terkejut melihat Lin Fan terbang menggunakan pedangnya.
"Kalian semua, apakah kalian tau sekte Dewa Pedang yang membasmi habis sekte aliran hitam di benua bagian barat?, Yah itu sekteku!" ucap Lin Fan menggunakan tenaga dalamnya sehingga membuat mereka sekua mendengar ucapan Lin Fan. Lin Fan mengeluarkan tenaga dalam dan memberikan sedikit tekanan agar mereka ketakutan.
"Ka..kau!!. ternyata sekte itu!, sekte yang paling kita takuti di benua bagian barat!" ucap salah satu ketua sekte aliran hitam yang mengetahui berita tersebut.
"Hohoho aku melihat benua utara juga harus dibersihkan seperti benua barat" ucap Lin Fan membuat mereja ketakutan.
Pangeran mahkota yang melihat kejadian tersebut berkeringat dingin karena juga mengetahui berita benua barat, bahkan benua tengah pun harus berpikir dua kali untuk menghancurkan sekte Dewa Pedang.
"Gawat, jika sekte tersebut bertindak bisa bisa sekte kita mendapatkan imbasnya" ucap ketua sekte tersebut, dan disetujui oleh sekte lain, tetapi pangeran mahkota tidak takut dan memberanikan diri untuk melawan Lin Fan.
"Semuanya kenapa kalian begitu ketakutan?!, dia hanya seorang diri!, kenapa kalian takut seperti semut!, sekte dewa pedang kuat karena kekuatannya, tetapi dia seorang diri yang ada disini jadi jangan khawatir!" ucap pangeran mahkota tersebut membuat para ketua sekte aliran hitam mulai semangat.
"Yah benar yang pangeran mahkota katakan!"
Mereka semua bersorak dan sekarang tidak merasakan ketakutan, Lin Fan hanya menggelengkan kepalanya melihat mereja semua berkepala batu. Bing Yang dan yang lainnya kini berkeringat dingin karena jika kekuatan sekte phoenix es bertarung dengan aliran hitam tersebut, pastinya mengalami kerugian walaupun kekalahan belum pasti.
"Nak Lin Fan, memang kami sanggup melawan aliran hitam tersebut, dan yang menang belum bisa dipastikan tetapi kerugian pasti banyak" ucap Bing Yang tidak mau mengorbankan muridnya.
"Tenang saja ibu mertua, aku akan mengurusnya" ucap Lin Fan meyakinkan Bing Yang.
"Fan gege apakah aku boleh ikut membantu?" tanya Yun Xue kepada Lin Fan khawatir. "Xue'er tinggallah disini, aku akan mengurusnya, kamu percaya kan sama Fan gege?" ucap Lin Fan tersenyun lembut kepada Yun Xue.
"Cih, dasar bajingan itu!, dia sudah memiliki Bing Yun yang aku idamkan!, kalau aku tidak membunuhnya sekarang juga, dia adalah ancamanku untuk mendapatkan Bing Yun" bathin Jiang Fei begitu kesal.
"Tunggu apa lagi, semuanya serang bajingan itu!" Teriak Jiang Fei tetapi semua pasukan tersebut bingung karena tidak tau menyerang seseorang yang terbang.
"Hahaha kenapa?, kenapa tidak menyerang?, baiklah kalau begitu aku akan menyerang kalian!" ucap Lin Fan melesat dengan cepat kearah ratusan ribu pasukan tersebut.
"Jurus pedang pembasmi dewa! - Tebasan Penghancur semesta!" Jurus yang Lin Fan keluarkan begitu dahsyat, Hanya satu jurus yang dia keluarkan memiliki aura yang begitu dahsyat, Aura pedangnya membesar hingga membesar berwarna hijau keemasan melesat mendatar menyapu bersih tubuh pasukan tersebut.
Boommm......
Ledakan besar terjadi yang begitu dahsyatnya karena jurus yang digunakan oleh Lin Fan. Tampak dari ratusan ribu pasukan, sekarang hanya tersisa ribuan.
"Apaaa?!"
Semua orang yang melihat seakan akan tidak percaya bahwa hanya dengan seorang pun bisa membasmi ratusan ribu pasukan dalam satu jurus. Mereka juga terkejut saat merasakan tekanan dari energi pedang yang dikeluarkan Lin Fan.
Hanya dalam waktu singkat Lin Fan memberi pukulan keras kepada aliran hitam tersebut, bahkan pangeran mahkota juga mati karena terkena tebasan tersebut. Lin Fan kini menoleh dan melihat Jiang Xing.
"Maafkan aku saudara Jiang Xing, aku telah membunuh saudaramu" ucap Lin Fan. "Huff saudara Lin Fan, kamu tidak perlu meminta maaf, itulah akibatnya mencari masalah kepada orang yang tidak seharusnya di singgung" ucap Jiang Xing tidak mempermasalahkannya.
"Xue'er aku tidak apa apa, hanya tenaga dalamku yang terkuras banyak, jadi aku harus memulihkan keadaanku dulu" ucap Lin Fan kemudian pergi bersama Yun Xue ke kediamannya.
Sekte aliran hitam yang tersisa kini dikejar oleh sekte phoenix es, mereka tidak dibiarkan untuk hidup lagi.
Di kediaman Yun Xue, Lin Fan kini memulihkan tenaga dalamnya karena menggunakan jurus yang menggunakan tenaga dalam yang besar.
Setelah memulihkan tenaga dalamnya, Lin Fan kini berbaring di kasur bersama Yun Xue karena hari sudah mulai gelap.
Beberapa hari kemudian, Lin Fan dan Yun Xue telah menggelar acara pernikahan, tampak mereka berdua sudah resmi menjadi suami dan istri. Semua murid dan tetua bahkan ketua sekte pun mengucapkan selamat kebahagiaan kepada anaknya dan Lin Fan yang telah menjadi keluarga.
Lin Fan juga membuka topengnya saat acara pernikahan di gelas, tampak semua wajah murid bahkan ketua sekte dan para tetua terpesona oleh ketampanan suami Yun Xue.
"Fan'er, kamu harus menjaga Yun'er, dan masalah penerus ketua sekte aku akan memberikannya kepada sepupumu Wei'er" ucap Bing Yang yang kini sudah tau kekuatan Lin Fan bahkan percaya kalau Lin Fan bisa menjaga anaknya.
"Ibu anda tidak perlu khawatir, aku bersumpah akan selalu menjaga dan mencintai Xue'er" ucap Lin Fan meyakinkan ibu mertua tersebut.
"Baiklah kalian telah resmi menjadi suami istri, tinggallah dulu disini selama sebulan agar kalian juga menghadiri pernikahan Bing Wei 1 minggu kedepan" Bing Yang masih inging melihat senyuman anaknya dalam waktu sebulan kedepan jadi dengan alasan pernikahan Bing Wei memudahkan Bing Yun percaya.
Selama sebulan penuh Lin Fan dan Yun Xue menghabiskan waktunya bersama, mereka juga menikmati malam pertamanya yang begitu bahagia, tak lupa mereka menghadiri pernikahan Bing Wei dan Jiang Xing.
Kini Lin Fan dan Yun Xue sudah bersiap untuk pergi dan mereka berdua tampak diantar oleh semua murid, tetua, bahkan ketua sekte tersebut. Tentu saja murid begitu antusias karena ketampanan Lin Fan siapa tau Lin Fan menjadikannya selirnya.
"Ibu dan para tetua semuanya, aku akan pergi bersama suamiku ke benua barat, jaga diri baik baik, jika ada keperluan datanglah ke sekte Dewa Pedang" ucap Lin Fan memberi hormat kepada mertuanya.
"Ibu aku akan berangkat" ucap Yun Xue memeluk orang tua kandungnya.
"Baiklah kalian hati hati di jalan, jika ada kesempatan kami akan datang ke sekte Dewa Pedang" ucap Bing Yang memeluk Yun Xue.
Lin Fan dan Yun Xue pun terbang bersama tak lupa mereka juga berpamitan dengan Bing Wei dan Jiang Xing.
Di atas langit Lin Fan terbang bersama istrinya menggunakan pedang, tampak istrinya sudah diajari oleh Lin Fan cara terbang menggunakan pedangnya.
"Xue'er kamu memiliki tubuh suci phoenix es, dan aku memiliki teknik kultivasi khusus tubuh spesial itu, kita akan singgah di hutan yang luas, disana aku akan mengajarimu agar kamu menjadi kuat" Lin Fan tidak lupa dengan tujuannya agar membuat istrinya menjadi kuat.
"Baiklah, aku akan selalu mempercayai Fan gege" ucap Yun Xue setuju dengan Lin Fan.
Mereka berdua pun terbang ke sebuah hutan yang luas dan tidak pernah terjamah oleh manusia, di hutan tersebut terdapat banyak beast tingkat tinggi tetapi dimata Lin Fan hanyalah seekor semut.
"Xue'er kita sudah berada di hutan ini, disini banyak beast tingkat tinggi, aku akan melatihmu berkultivasi dan melawan beast tersebut, apakah kamu mengerti?" ucap Lin Fan.
"Em aku mengerti, kalau begitu ayo kita latihan sekarang" ucap Yun Xue tidak sabar meningkatkan kekuatannya agar tidak menjadi beban bagi Lin Fan.