LEGENDA SANG DEWA PEDANG

LEGENDA SANG DEWA PEDANG
Time Skip


9 tahun kemudian....


Di sebuah istana yang begitu megah tepatnya di aula istana, Lin Fan dan ketiga istrinya merayakan kelahiran anak dari Wang Yun, bukan hanya mereka saja, tetapi keluarga besar mereka semua hadir dalam acar kelahiran anak tersebut.


Ling Mei memiliki anak berusia 8 tahun bernama Lin Jia seorang perempuan, Yun Xue memiliki anak berusia 5 tahun bernama Lin You seorang perempuan, dan anak yang baru baru lahir adalah anak dari Wang Yun seorang laki laki.


"Wah ayah akhirnya keluarga kita memiliki adik laki laki yang tampan benarkan adik pertama?" ucap Lin Jia begitu senang kehadiran anak dari Wang Yun.


"Iya kakak, akhirnya kita punya adik kecil seorang laki laki penerus keluarga kita" ucap Lin You begitu senang dan bahagia melihat adik kecilnya tersebut yang begitu tampan.


"Fan'er selamat nak"


Semua orang tua bahkan mertua Lin Fan memberika selamat kepada Lin Fan karena memiliki anak laki laki yang akan menjadi penerusnya.


"Baiklah besok aku akan mengumumkan kepada semua penduduk sekte dewa pedang akan kehadiran penerus baru sekte kita.


Semua yang hadir aula istana tampak begitu antusias mendengarkan perkataan Lin Fan, mereka semua kembali dan menyiapkan acara kehormatan yang akan dilaksanakan besok.


Kini tersisa Lin Fan dan ketiga istrinya bersama anak perempuannya.


"Suamiku, aku mau memberikan nama anakku Lin Tian" ucap Wang Yun yang sudah memikirkan nama anak laki lakinya tersebut.


"Baiklah Yun'er kita akan memberikannya nama Lin Tian" ucap Lin Fan mengecup kening istrinya dan anak laki lakinya.


"Ibu Yun, ayah apakah adik kecil kita nanti akan menjadi hebat seperti ayah?" tanya Lin You yang antusias karena adik kecilnya akan menjadi pewaris karena dirinya merupakan anak laki laki.


"Mungkin nanti dia lebih hebat dari ayah" ucap Lin Fan yang melihat anaknya memiliki tubuh spesial, yaitu tubuh dewa giok dan tubuh kaisar angin, yah berkat dari teknik khusus yang digunakan Lin Fan, membuat anak laki lakinya memiliki tubuh yang dimasa depan akan melebihi kekuatan Lin Fan.


Berbeda halnya dengan anak perempuan Lin Fan, Lin Jia hanya memiliki tubuh Yang dan Lin You memiliki tubuh Yin, mereka hanya mewarisi kepintaran dari ayahnya serta kejeniusannya.


Lin Fan tidak menyangka bahwa tubuh kaisar angin yang dapat menghancurkan dunia dewa dalam satu jurus saja dimiliki oleh anaknya.


Lin Fan mengetahui hal tersebut karena jiwanya sudah bersatu dengan dewa pedang yang saat itu di benua Zhanshi didalam makam.


Lin Fan belum membicarakan tubuh khusus ini kepada istrinya karena takut jika tubuh anaknya diketahui dunia luar akan menjadi bencana.


Lin Tian merupakan anak keturunan dari Wang Yun dan Lin Fan, wajahnya sudah terlihat tampan walaupun masih bayi.


"Ayah jika memang adik kecil kita lebih hebat dari ayah, pastinya dia akan bisa melindungi keluarga kita sama seperti yang ayah lakukan kan?" ucap Lin Jia kagum melihat adiknya yang akan menjadi pendekar terhebat di dunia ini.


"Yah pastinya dia juga akan memiliki istri hahahaha, dengan ketampanan ayah seluruh gadis di dunia ini tergila gila dengan ayah" ucap Lin Fan yang beberapa tahun lalu sudah membuka topengnya.


"Sayang, jangan ajarkan anak anak yang tidam tidak!" ucap Yun Xue dan Ling Mei tajam kepada Lin Fan.


"Ayah aku akan menikahi adik kecil kita kalau begitu!" ucap Lin Jia tidak mau kehilangan adik kecilnya. "Yah aku juga ayah, mau menikah dengan adik kecil!" ucap Lin You tidak mau merelakan Lin Tian bersama dengan wanita lain.


"Hahahah anakku, dia itu saudaramu, tugas seorang kakak hanya membantu adiknya ke jalan yang benar, oke?" ucap Lin Fan tertawa mendengar perkataan kedua putrinya.


"Pokoknya kami mau menikah sama adik Tian" ucap mereka menggembungkan pipinya cemberut.


Lin Fan hanya bisa menggelengkan kepalanya dan tidak bisa berkata kata lagi, "baiklah sekarang kalian pergi beristirahat karena besok kita akan mengadakan upacara atas kehadiran penerus baru keluarga kita" ucap Lin Fan menyuruh putrinya pergi tidur karena hari sudah malam.


"Sayang terima kasih" ucap Wang Yun memegang wajah Lin Fan dengan lembut dan hangat. "Aku yang seharusnya berterima kasih kepadamu karena telah hadir dalam hidupku, terima kasih sayang" ucap Lin Fan kemudian mereka berdua berciuman mesra.


"Aku harap anak kita akan menjadi sosok yang luar biasa di masa depan" ucap Wang Yun yang begitu antusias karena memiliki anak laki laki.


Lin Fan hanya tersenyum lembut dan mengiyakan perkataan istrinya, kemudian mereka berdua beristirahat sambil menjaga bayi kecilnya tersebut.


Keesokan harinya, Lin Fan dan ketiga istrinya serta anaknya berasa di sekte dewa pedang, dia tampak sedang memperkenalkan anak bungsunya yang akan menjadi penerusnya.


"Semuanya, hari ini aku mengumumkan bahwa anak bungsuku telah lahir di dunia ini, dia bernama Lin Fan, suatu saat nanti dia yang akan menjadi penerusku!" ucap Lin Fan membuat mereka antusias karena memiliki tuan muda yang akan menjadi penerus ayahnya.


Tong...


Suara lonceng bergema tanda penghormatan atas kelahiran Lin Tian di dunia ini..


"Hormat kepada langit"


Tong..


"Hormat kepada bumi"


Tong..


"Hormat kepada dewa"


"Selamat atas hadirnya tuan muda Lin Tian yang mulia, semoga dia menjadi pendekar yang terkuat di dunia ini" ucap mereka memberikan selamat dan kepada Lin Fan.


"Baiklah semuanya terima kasih, kalau begitu aku akan memulai acara pesta atas kehadiran Lin Tian" ucap Lin Fan kemudian semua penduduk sekte dewa pedang bersorak dan mulai berpesta.


"Ayah, aku juga ingin kuat seperti ayah agar suatu saay nanti saat adik kecilku tumbuh besar dan kuat, aku pasti bisa membantunya dan menjaganya di sisinya" ucap Lin Jia yang bertekad untuk menjadi kuat.


"Ayah aku juga mau menjadi kuat, aku juga mau seperti kakak Jia agar bisa berada di sisi adik kecil dan menjaganya serta membantunya disaat kesusahan nanti hehe" ucap Lin You yang tidak mau kalah dengan kakaknya.


"Kalian semua akan menjadi pendekar kuat, oleh karena itu jangan bermalas malasan saat berlatih yah!" ucap Lin Fan agar anaknya tidak malas dalam latihan.


"Baiklah ayah, dengan kehadiran adik kecil membuat aku dan adik You bersemangat untuk berlatih!" ucap Lin Jia yang begitu semangat berkobar.


"Baiklah sayang kemana Yun'er? saat acara pesta dimulai aku tidak melihatnya?" tanya Lin Fan kepada Ling Mei.


"Dia pergi bersama saudari Xue, katanya dia tidak enak badan dan selalu merasakan sesuatu yang aneh. Sebenarnya aku mau ikut tetapi saudari Xue mengatakan tidak baik jika semua istri meninggalkan suaminya di pesta seperti ini" ucap Ling Mei yang sangat ingin menemani Wang Yun.


"Baiklah sayang, jaga anak anak dulu yah aku mau pergi mencari Yun'er dulu" ucap Lin Fan mengecup kening Ling Mei, "Em baiklah aku akan menyusul kalian" ucal Lin Mei lembut kepada suaminya.


Lin Fan kemudian bergegas pergi untuk mencari keberadaan Wang Yun dan Yun Xue.


 


Hay teman teman, pasti kalian bertanya kenapa time skip?, cerita tentang legenda sang dewa pedang ini hanya baru pembukaannya saja dan MC nya bukan Lin Fan, dan kalian pasti tau siapa?..


jawab di kolom komentar!