LEGENDA SANG DEWA PEDANG

LEGENDA SANG DEWA PEDANG
Wang Yun Marah


Lin Fan dan Wang Yun kini sedang berada di jalan kota, mereka tampak berpegangan tangan, karena tentu saja Wang Yun tidak mau kalau Lin Fan melirik gadis lain. Banyak orang yang melihat mereka dan bergosip tentang Lin Fan.


"Hey lihat pria yang berjalan dengan putri patriak klan Wang, kenapa si sampah itu terlihat berbeda?, kenapa dia memakai topeng?, apakah wajahnya terluka parah akibat sambaran petir waktu setelah acara pernikahannya, hahaha" ucap salah satu orang yang tidak terlalu jauh dari Lin Fan, tetapi Lin Fan tidak memperdulikannya.


Tangan Wang Yun kini memegang tangan Lin Fan lebih erat daripada sebelumnya, karena Wang Yun juga mendengar beberapa orang yang bergosip tentang pernikahannya.


Disela waktu berjalan, Lin Fan dan istrinya dihadang oleh seorang pemuda yang lebih arogan daripada Lin Zhao, pemuda tersebut tampak bersama 2 orang pengawalnya berada di dekatnya.


"Hohoho Lihat si sampah dan tuan putri klan Wang, tampak perbedaan antara langit dan bumi, mereka tampak seperti pasangan antara neraka dan surga, satunya si sampah dan satunya berbakat" ucap pemuda tersebut.


Wang Yun yang mendengar ucapan tersebut otomatis marah karena suaminya dihina oleh pemuda tersebut.


"Hey Zhan Jing ada apa denganmu menghina suamiku seperti itu?, apakah kamu tidak takut dengan patriak klan Lin?!" ucap Wang Yun yang kesal kepada Zhan Jing.


"Hahaha takut?, untuk apa takut kalau anaknya sendiri yang menyebarkan aib keluarganya sendiri?, sampah tetaplah sampah tidak berguna!" ucap Zhan Jing yang mengolok olok Lin Fan.


"Yun'er sudahlah biarkan anjing itu menggonggong seperti itu, ayo kita lanjutkan perjalanan kita" ucap Lin Fan yang mengalihkan perhatian tetapi dilarang oleh Wang Yun.


"Tidak, setiap ada masalah kita terus berlari, kali ini aku sudah muak selalu dihina oleh orang lain terutama anak patriak klan Zhan!" ucap Wang Yun yang sudah emosi karena setiap perjalanannya di kota selalu mendapatkan masalah.


"Hahaha Lin Fan, apakah kamu tidak malu? dilindungi oleh seorang wanita?, cih sampah tetaplah sampah!, pengawal hajar sampah itu agar Wang Yun sadar bahwa aku lebih pantas menikah dengannya daripada si sampah itu!" ucap Zhan Jing yang menyuruh pengawalnya.


"Dasar kau bajingan!, kalau kau berani ayo sini lawan aku!, mentang mentang suamiku tidak bisa berkultivasi kamu seenaknya menghinanya!" ucap Wang Yun yang kini menghadapi 2 pengawal tersebut.


Semua orang yang ada disana pun beramai ramai melihat masalah tersebut dari jauh, kini Wang Yun menghadapi 2 pengawal tersebut.


Tring....


Tringg...


Suara pedang Wang Yun terdengar oleh Lin Fan yang melihat gerakan Wang Yun yang lumayan lincah di umurnya yang masih muda.


"Jurus pedang angin - Sayatan cakar angin!!!" teriak Wang Yun menggunakan jurus dari klan Wang. Kedua pengawal tersebut pun tidak tinggal diam dan kemudian menggunakan jurusnya.


"Jurus pedang harimau putih - Tebasan kilat putih!!!" ucap pengawal tersebut menggunakan jurus dari Klan Zhan.


Twingg....


Pedang pengawal tersebut sangat cepat bergerak dari sisi kiri dan kanan Wang Yun. Kini Wang Yun terlihat terpojok karena perbedaan kekuatan antara pendekar bumi bintang 1 dengan pendekar bumi bintang 3. Wang Yun sekarang berada di pendekar bumi bintang 1, dan kedua pengawal itu berada di pendekar bumi bintang 3, sedangkan Zhan Jing berada di pemurnian Qi bintang 9.


Lin Fan yang melihat itu langsung menghampirinya dan menopang tubuhnya, "Yun'er kamu tidak apa apa?" ucap Lin Fan khawatir terhadap Wang Yun. "Permainan pedangnya lumayan tetapi masih banyak kesalahan dalam gerakannya dan jurus yang dia pakai tidak cocok untuknya" bathin Lin Fan melihat istrinya memang berbakat di usianya yang 16 tahun seperti usia Lin Fan.


"Ah aku tidak apa apa" ucap Wang Yun yang ditopang oleh Lin Fan.


"Hahahaha tentu saja kamu tidak bisa mengalahkan pengawalku, walaupun seberbakat apapun dirimu melawan pendekar bumi dua tingkat berada di atasmu akan percuma!!, apakah kamu sudah sadar bahwa yang lebih pantas menjadi istrimu adalah aku Zhan Jing!" ucap Zhan Jing berada di atas angin.


"Cih baru di tingkat pemurnian Qi bintang 9 sudah merasa berbakat?!, suamiku jauh lebih hebat dari yang kau kira!, benarkan sayang?" ucap Wang Yun yang tersenyum melihat Lin Fan, tentu saja kesempatan ini untuk membongkar rahasia dari Lin Fan.


Dug..


Jantung Lin Fan terkejut mendengar ucapan daru Wang Yun. "Apa?, apakah dia sudah tau mengenai kekuatanku?, tidak! mungkin saja dia mencoba menipuku dengan senyuman manis itu agar aku membocorkan rahasiaku" bathin Lin Fan.


"Hahaha si sampah yang tidak berguna kau anggap hebat?!, apakah kau dibutakan oleh ilusi?, atau apakah kau diberi makan pill pencuci otak?!, sadar YunYun aku yang lebih pantas untukmu daripada si sampah itu" ucap Zhan Jing yang kesal terhadap Lin Fan.


"Jangan panggil aku YunYun!, namaku Wang Yun! dasar kau brengsek" ucap Wang Yun yang kesal karena Lin Fan hanya diam saja, "kenapa dia diam saja?, apakah dia sengaja untuk tidak membocorkan rahasianya?" bathin Wang Yun yang curiga terhadap Lin Fan.


"Cih cepat atau lambat kamu akan menjadi istriku!, pengawal ayo kita pulang mataku sakit melihat sampah itu" ucap Zhan Jing yang sudah bosan berada disana.


"Baik tuan muda" ucap pengawal tersebut lalu pergi mengikuti tuan mudanya.


Semua orang yang melihat kejadian itu pun banyak yang menghina Lin Fan karena tidak berguna dan mengandalkan istrinya untuk melawan mereka.


"Cih dasar sampah klan Lin, ternyata tidak berguna sama sekali, hanya mengandalkan wanita untuk melindunginya" gosip salah satu orang disana.


Wang Yun yang mendengar hinaan dari orang orang tersebut pun kemudian mengajak Lin Fan pergi.


"Ayo kita kembali ke rumah, aku sudah malas berjalan, dan jangan sentuh aku!, aku biaa berjalan sendiri" tentu saja Wang Yun agak kecewa melihat Lin Fan yang tidak mau memperlihatkan rahasianya. Lin Fan yang menyadari kekecewaan Wang Yun pun hanya bisa menghela nafas. "Baiklah" ucap Lin Fan yang melepaskan tangannya kepada Wang Yun.


"Pasti dia marah karena aku tidak menunjukkan kekuatanku, huff.. maafkan aku, tetapi aku mau melihat sampai mana kamu bertahan denganku, apakah kamu tetap bersamaku walaupun aku tidak berguna, apakah kamu mau meninggalkanku?" bathin Lin Fan yang masih mau menguji Wang Yun.


"Aku tau kamu itu kuat, saat aku bertarung dengan pengawal Zhan Jing tadi aku melihatmu sangat tenang dan tidak merasa takut sama sekali, tetapi kenapa kamu sengaja merahasiakan itu kepadaku?, apakah kamu sengaja melakukan itu hanya untuk melihat bahwa aku benar mencintaimu?, kalau itu mau kamu baiklah aku akan menjadi istri yang baik untukmu hehe" bathin Wang Yun yang senyum melirik sesekali Lin Fan dari belakang.


"Sejak kamu berjanji kepadaku, aku yakin kamu pasti bisa menjadi kuat, dan aku juga berjanji menjadi istri yang baik, dan sekarang aku melihat bahwa kamu benar benar sudah memiliki kekuatan, kenapa kamu begitu tenang berjalan?, biasanya saat berjalan kamu terlihat ketakutan saat di olok olok oleh orang orang, tetapi sekarang bahkan rasa takut pun tidak ada di matamu" bathin Wang Yun yang kini prediksinya 100% yakin bahwa Lin Fan merahasiakan kekuatannya.


Lin Fan yang menyadari dirinya dilirik terus menerus oleh Wang Yun pun hanya menggelengkan kepalanya. "Huff.. Ada apa yang dipikirannya?, aku tidak bisa mengerti persoalan wanita" ucap Lin Fan.