
Di jalan menuju ke ke tempat pendaftaran kini Lin Fan dan istrinya telah sampai ke tempat tersebut, tampak banyak orang yang mendaftar melalui jalur independen tersebut, Lin Fan pun menunggu hingga gilirannya pun tiba.
"Pak aku mau mendaftar bersama istriku" ucap Lin Fan. "Silahkan isi formulirnya dan bayar 20 koin emas, itu termasuk biaya istri anda" ucap pria tersebut.
Setelah mereka mengisi formulir pendaftaran betapa mengejutkannya pria itu karena melihat nama Lin Fan dan Wang Yun, bahkab tingkat kultivasinya sekarang berada di tingkat pendekar bumi bintang 1.
"Uhuk.. Ternyata anak patriak klan Lin, Lin Fan dan istrinya anak dari patriak klan Wang, Wang Yun." ucap pria tersebut terkejut melihat pasangan tersebut.
"Pak apakah ada masalah?, kami mengikuti turnament besok hanya iseng saja, tidak terlalu serius" jawab Wang Yun yang membuat pria tersebut kembali terkejut.
"Uhuk.. Hahaha tuan muda dan nona muda, turnamen ini kebanyakan jalur independen karena setiap klan klan yang ada di kota bintang hanya mengirim 1 perwakilan saja, bagi yang tidak terpilih menjadi perwakilan pastinya akan masuk melalui jalu independen" ucap pria tersebut menjelaskan.
"Yah kami sudah tau itu, apa ada masalah pak?" tanya Lin Fan. "Tidak tidak ada masalah tuan" ucap pria tersebut. "Apakah dia benar benar sampah itu?, kenapa saat dia berbicara seakan akan ada tekanan yang menindihku" bathin pria tersebut.
"Ini uang pendaftarannya pak, kalau begitu kami pergi dulu" ucap Wang Yun memberikan uang kepada pria tersebut. "Baik, sampai jumpa besok di pertandinngan" .
Lin Fan dan istrinya pun akhirnya pulang dari tempat tersebut, sesampainya di kediaman Lin Fan kini mereka tampak duduk sambil meminum teh bersama.
"Sayang, aku mau melihat besok wajah orang orang yang selalu menghinamu dan merendahkanmu" ucap Wang Yun kepada suaminya. "Hahaha kita lihat saja besok ekspresi wajah orang orang itu" ucap Lin Fan.
Mereka pun berbincang bincang hingga...
Keesokan hari kemudian mereka berdua tampak menggunakan pakaian berwarna hitam, Wang Yun memakai pakaian yang serasi dengan pakaian Lin Fan, yang memakai cadar dan satunya memakai topeng giok.
Mereka sedang berjalan menuju ke turnamen tersebut, tampak mereka menjadi pusat perhatian karena tampak pakaiannya yang begitu khas dan serasi yang mengundang banyak perhatian orang orang.
Sesampainya di sana, Lin Fan dan istrinya dihadang oleh Zhan Jing dan beberapa temannya yang ikut turnamen tersebut.
"Hei hei hei, aku hampir tidak mengenalimu, ternyata si sampah ini dan istrinya mau pergi menonton turnamen ini yah?, apakah kau tidak malu menjadi aib bagi keluarga Lin pergi ke pertunjukaan seperti ini?!" ucap Zhan Jing tetapi di acuhkan oleh Lin Fan dan istrinya.
"Kau... hey kau tunggu apa lagi?!, cepat hancurkan si sampah bajingan itu!" teriak Zhan Jing dengan wajah merah marah penuh dengan tatapan benci.
"Baik tuan muda" ucap salah satu pengikut setia Zhan Jing kemudian melesat menggunakan pukulannya untuk menghajar Lin Fan, tetapi mereka di hentikan oleh suara seorang pria paruh baya yang tidak lain adalah patriak klan Chou.
"Sa.. salam pempimpin kota" ucap mereka semua memberi hormat. "Ada apa ini?, kenapa kalian ingin membuat kekacauan di acara ini?" tanya Chou Sun mengerutkan keningnya.
"Ti.. tidak ada apa apa kok pemimpin, kami hanya bersemangat karena ikut serta dalam turnamen tersebut" ucap pengikut Zhan Jing tersebut beralasan. "Sudah, yang menjadi peserta turnamen lebih baik kalian pergi menuju ke tempat yang sudah di sediakan, mengerti?" ucap Chou Sun. "Mengerti pemimpin" ucap mereka serentak.
Mereka semua pun pergi ke tempat khusus peserta pertandingan. Lin Zhao melihat Lin Fan yang datang mengerutkan keningnya, bahkan Zhan Jing yang berjalan bersamanya pun mengerutkan keningnya.
"Kau!, kenapa kau ke tempat peserta?, apakah kau juga akan ikut bertanding?!" tanya Zhan Jing marah. Dia tetap selalu di acuhkan oleh Lij Fan dan istrinya. Melihat Zhan Jing yang diacuhkan, wajahnya memerah marah.
"Hahaha menarik, jika kau memang ikut menjadi peserta turnamen, tunggu saja aku pasti akan membuatmu menjadi lebih tidak berguna!" ucap Zhan Jing senang karena rencana liciknya.
Lin Zhao yang mendengar perkataan Zhan Jing pun mengerutkan keningnya, "Kenapa dia bisa setenang itu berhadapan dengan Zhan Jing, apakah cuma firasatku?, sudahlah kalau memang kau ikut bertanding, ini adalah kesempatan bagus untuk menunjukkan kekuatanku kepada orang orang bahwa yang pantas memiliki istri si sampah itu adalah aku si pemuda berbakat jenius klan Lin" bathin Lin Zhao yang juga mempunyai rencana licik.
Mereka semua pun duduk di tempat peserta tersebut, tampak jumlah peserta tersebut hanya 50 orang, semuanya berasal dari klan besar,menengah, dan kecil baik perwakilan dan ada juga melalui jalur independen.
Semua para penonton pun hadir di acara tersebut memenuhi kursi penonton. Kini semua perwakilan klan besar, menengah, kecil memiliki tempat khusus masing masing, tetapi kali ini datang salah satu perwakilan dari sekte besar di benua barat ini yaitu Sekte Pedang Cahaya, yaitu sekte aliran putih terkuat kedua di benua barat ini.
Semua penonton disana semakin bersorak karena kehadiran perwakilan sekte tersebut, karena perwakilan sekte itu akan memilih 2 murid yang akan menjadi juara 1 dan 2 di turnamen klan besar tersebut.
"Para tamu terhormat, baik dari klan besar, klan menengah, klan kecil, dan para penonton sekalian, sebelum acara turnamen ini akan dilaksanakan aku akan mengumumkan beberapa persyaratan didalam pertandingan, yang pertama dilarang membunuh satu sama lain, kedua dilarang menggunakan racun dan senjata rahasia, ketiga lawan dianggap menyerah jika mengucapkan kata menyerah dan keluar dari arena, dan aku akan mengumumkan juara 1 akan mendapatkan hadiah sebuah pill kultivasi tingkat 7 tingkat sempurna dan uang sebesar 10 ribu koin emas, juara 2 akan mendapatkan pill kultvivasi tingkat 7 tingkat menengah dan uang sebesar 5 ribu koin emas, dan juara ke 3 akan mendapatkan hadiah pill kultivasi tingkat 7 tingkat awal dan uang sebesar 3 ribu koin emas. Yang masuk juara 4 sampai 10 akan mendapatkan masing masing 1 ribu koin emas. Dan bukan hanya itu saja, juara 1 dan 2 bekesempatan untuk menjadi murid dari sekte pedang cahaya" ucap Chou Sun yang membuat semua penonton dan para peserta bersorak karena mendengar hadiah tersebut.
"Semuanya telah aku sampaikan, kalau begitu aku akan memulai pertandingan ini mulai dari sekarang" ucap Chou Sun yang membuat semua orang bersorak.
Semua orang di kursi penonton tampak sedang bersaing dalan taruhan masing masing, yang paling mereka dukung adalah Zhan Jing, Lin Zhao, Wang Xu, dan Chou Hui perwakilan berbakat klan besar tersebut.
Zhan Jing dan Lin Zhao pun merasa di atas awan karena namanya didukung penuh oleh orang orang dan membuat taruhan kepadanya.
"Hahahaha rencana untuk membuktikan kepada semua orang bahwa aku yang paling berbakat di klan Lin akan terwujud" bathin Lin Zhao sangat senang.
"Hahahaha aku akan segera memiliki istrimu, aku akan menbuatmu merasakan keputusasaan di arena nanti, semoga kamu tidak kalah dalam awal pertandingan!" bathin Zhan Jing yang kini dipenuhi kebencian.