Kubuat Kau Bertekuk Lutut

Kubuat Kau Bertekuk Lutut
KKBL Bab 54


Diska sudah dibawa masuk ke ruang operasi, kini Kiara dan Xavier serta kedua orang tuanya harus menunggu di luar. Kimmy melihat sesuatu yang tidak beres dengan Xavier. Putranya itu lebih memilih menunggu di luar sambil menggenggam tangan Kiara daripada menemani Diska yang bertaruh nyawa untuk melahirkan bayinya.


“Kenapa kamu tidak mau menemani Diska, Xavier?” tanya Arsen yang tidak habis pikir dengan sikap putranya itu. Ingin marah tapi Arsen sadar ini rumah sakit dan ia tidak mau membuat keributan.


Xavier menarik ujung bibirnya dan menjawab, “Itu karena anak itu bukan anakku, Dad.” Sebagian beban di hati Xavier mendadak lepas setelah mengucapkan itu.


Dada Kimmy berdebar keras setelah mendengar jawaban putranya. Ada rasa lega sekaligus kecewa yang menyatu dalam dirinya yang membuat pikirannya kebingungan. Ia merasa lega karena Xavier tidak mempunyai anak dari wanita seperti Disk, tapi ia juga merasa kecewa karena selama ini Xavier membohongi mereka semua dan bersikap seolah anak itu adalah anaknya. Satu pertanyaan secara refleks keluar dari mulutnya. “Apa maksud kamu, Xavier?”


Arsen sama sekali tidak terkejut karena Xavier sudah mengatakan itu saat memutuskan untuk menikahi Diska. Meski kecewa, tapi Xavier sangat keras kepala membuatnya menyerah dan membiarkan Xavier dengan rencananya.


Xavier menghela napas berat untuk menjelaskan pada Kimmy tentang apa yang sebenarnya terjadi. “Malam itu, bukan aku yang tidur dengan Diska. Dia melakukannya dengan orang lain, hanya karena dia pergi bersamaku makanya aku bertanggung jawab, Mi.”


“Dengan menikahinya secara hukum!?” tanya Kimmy sembari berteriak. Ia sampai berdiri karena rasa kecewanya. Diska pasti tidak akan melepaskan Xavier karena pernikahan mereka tercatat secara hukum.


Saat Xavier akan menjelaskan pada Kimmy, tiba-tiba seorang muncul dan berjalan menghampiri mereka. Laki-laki itu memakai setelan jas lengkap berwarna abu-abu gelap, ia melepaskan kacamatanya dan tersenyum menawan lalu menyapa mereka semua.


“Tuan Andreas, selamat datang.” Xavier berdiri dan bersalaman dengan laki-laki itu.


“Xavier, jangan terlalu formal. Bagaimana semuanya?” Andreas menepuk pundak Xavier.


Xavier tersenyum bahagia karena rencananya pasti akan sukses karena kedatangan Andreas. Arsen dan Kimmy yang belum paham situasi hanya saling menatap tanpa bertanya lebih lanjut pada Xavier.


“Sudah ditangani dokter di ruang operasi. Kita tunggu dan berdoa saja semoga semuanya selamat,” jawab Xavier.


“Oh ya, benar.” Xavier menatap Kiara dengan tersenyum. Ia lalu mengenalkan Kiara pada Andreas.


“Halo Tuan Andreas, saya Kiara.”


“Senang berkenalan dengan Anda Nona. Saya Andreas, ayah dari bayi yang dikandung Diska.”


Sontak saja Arsen dan Kimmy terkejut mendengar pengakuan Andreas itu. Kimmy meninggalkan tempat itu untuk menenangkan diri, dan Arsen pun menyusul istrinya.


“Maaf Andreas, orang tuaku pasti sangat syok,” ucap Xavier yang merasa tidak enak hati karena belum sempat memperkenalkan Andreas dengan orang tuanya.


“Tidak apa-apa. Justru aku yang merasa bersalah karena mereka yang mengurus putraku.”


Tidak lama kemudian, pintu ruang operasi terbuka. Seorang suster membawa bayi Diska dan mengabarkan bahwa operasinya berhasil.


Andreas sangat bahagia melihat bayinya, begitu pun dengan Kiara dan Xavier. Misi mereka akan segera selesai. Xavier menggenggam tangan Kiara sembari berdoa. Semoga ia bisa segera merasakan apa yang saat ini Andreas rasakan sebagai seorang ayah.


“Aku ingin melihat putraku dulu. Kalian tolong tunggu Diska di sini!” Andreas lalu mengikuti suster yang membawa bayinya.


Setelah Andreas pergi, Xavier meraih kedua tangan Kiara dan berkata, “Diska pasti akan sangat terkejut jika tahu Andreas adalah ayah bayinya. Sebentar lagi semuanya terungkap. Apa setelah ini kamu mau menikah denganku?”


🦄🦄🦄Udah bernapas lega belum? Udah nggak penasaran lagi, ‘kan?🍭🍭🍭