Kisah Sang Penakluk Dunia (Geger Di Lima Benua

Kisah Sang Penakluk Dunia (Geger Di Lima Benua
Bergabungnya sebelas Pendekar Bintang


Sudahlah...hentikan..!! bentak Ratu Kegelapan mengakhiri perdebatan suaminya dengan Nenek Bonggoeya..


Lapor Ratu...!! aliansi golongan putih akan menyerang dalam empat hari kedepan dengan kekuatan lebih dari seratus grandmaster dan tiga ratus master selebihnya prajurit khusus tiga kerajaan benua barat...!! lapor seorang mata mata...


Mm..! Ratu Kegelapan mengangguk...


Raja Berry Iblis dan Raja Jarak Merah...persiapkan penyambutan hangat untuk musuh musuh kita...aku ingin setengah dari mereka sudah musnah sebelum tiba ke area markas ini....perintah Ratu Kegelapan..,


Dua belas jendral gelap, persiapkan pasukan..!! hentikan mereka yang berhasil melewati rintangan Raja Berry Iblis dan Raja Jarak Merah...!!


Nenek Bonggoeya dan Pandeka Langik, berkelilinglah mengamati pertempuran...bantu anggota kita bila ada yang terdesak lawan..!!


Jika ada yang berhasil lolos dari dua belas Jendral Gelap maka kami yang akan menghadapi...kata Rabu Kegelapan..


seperti itulah Ratu Kegelapan membagi tugas para,pengikutnya...


Semua segera bergegas melaksanakan tugas untuk mempersiapkan pertarungan empat hari mendatang...


Lagi lagi mata mata datang memberikan laporan pada Ratu Kegelapan..


Lapor Ratu..!! Prajurit Kematian Berjubah Merah semuanya menghilang..hanya tampak sisa sisa pertempuran..! lapor mata mata...


Bagaimana dengan Dua tetua sesat..!? tanya Ratu Kegelapan...


Tetua Sesat Utara dan Barat diselamatkan oleh Resi Wanayaka sekarang mereka berdua sedang dalam pengobatan Resi Wanayaka...!!


Oh.. Resi Wanayaka, baguslah...ia tabib hebat bahkan beladirinya pun pilih tanding...sahut Si Muka Datar Daeng Moncobalang...


Keesokan Hari,


Seperti hari hati sebelumnya Ratu Kegelapan dan Para pengikutnya berkumpul di aula untuk membahas strategi terkini yang akan mereka lakukan untuk menghadapi aliansi golongan putih. ..


Lapor Ratu...!!


Seorang tua renta meminta bertemu ratu...!! lapor pengawal jaga...


Persilahkan masuk...!


Beberapa saat kemudian, nampak seorang tua berjalan pelan memasuki aula, menuju kedepan..kehadapan Ratu Kegelapan...


Salam Ratu Kegelapan...sapa orang itu tanpa membungkuk...


Belum sempat Ratu Kegelapan menyahut, Daeng Moncobalang sudah melompat memberi hormat...


Salam Resi Wanayaka...!! sapa Si Muka Datar..


Ah...pendekar tapak merapi...!! salam tuan pendekar...balas Resi Wanayaka.


Pendekar Tapak Merapi adalah julukan Si Muka Datar atau Daeng Moncobalang pada zaman mereka muda dulu...


Ratu kegelapan yang kini mengetahui bahwa orang didepannya adalah Resi Wanayaka yang sangat tersohor itu langsung memberi hormat...


Salam Sang Resi...!!


silahkan mengambil tempat...!! sambut Ratu Kegelapan..


Ratu, aku ada berita penting...!! kedua Tetua Sesat ada di kediamanku...mereka dalam perawatan untuk menyembuhkan lukanya yang cukup parah...


Oh Iya Sang Resi...apa yang terjadi pada mereka berdua dan para prajurit kami...


Sewaktu aku tiba di tempat itu, mereka sedang bertarung dengan dua orang..salah satunya menggunakan Kumbang Api Beracun..yang satu lagi seorang sepuh usianya kira kira seperti aku dan pendekar Tapak Merapi...


Owh..apakah itu Dewa Sedih...!!?


Mmm...bukan...! jawab Resi Wanayaka menggeleng...


Ah..Syukurlah...gumam daeng Moncobalang si muka rata...


Ada apa dengan Dewa Sedih...!!? Tanya Nenek Bonggoeya...


Huh...ia pendekar yang sangat sakti, bahkan mungkin saat ini sudah dapat disejajarkan dengan Resi Naga Anantasesa...keluh si Muka Datar, Daeng Moncobalang..


Tapi orang tua ini juga tidak mudah di hadapi...


Sepertinya tingkatannya sedikit berada di atas Pendekar Tapak Merapi...jelas Resi Wanayaka..


Ini..bahaya...!! mudah mudahan bantuan kita juga segera tiba...harap Ratu Kegelapan..


Hupsss....!!!


Sebuah pancaran energi yang kuat tiba tiba menekan seisi ruangan...


Tiba tiba muncul siluet dua belas orang..


sesaat kemudian, siluet itu nampak semakin nyata....


Guru agung Kripadarma..!! seru Nenek Bonggoeya..


Guru Agung Kripadarma baru saja tiba di aula markas Ratu kegelapan bersama sebelas muridnya....


Salam Guru Agung...!! sapa Ratu Kegelapan berdiri menghormat...


Maaf guru..Silahkan mengambil tempat...!! tambah Ratu Kegelapan masih penuh hormat...


Aku tidak akan lama..!! aku hanya memperkenalkan murid muridku yang akan membantu kalian menghadapi musuh kalian...!!


Mereka adalah sebelas Pendekar Bintang..


dan ini yang memimpin mereka...Bintang Pegasus...!! ucap Guru Agung...


setelah itu kesebelas murid guru agung Kripadarma mengambil tempat duduk..sementara Guru Agung Kripadarma meninggalkan tempat itu tanpa suara...


Ck..ck...ck...bener benar guru agung ini sangat hebat..puji beberapa orang di tempat itu...


Hh...syukurlah kita kedatangan bala bantuan yang sangat hebat...Sebelas Pendekar Bintang ..Terimakasih telah bergabung dengan kami...


Sebelas pendekar bintang pun mengangguk.


++


Ditempat lain...


Sein yang lagi lagi malih rupa menjadi Raja Kumbang Api duduk santai di temani oleh karaeng Gantarang..


Huh...tetua...!! kita istirahat dulu di sini...pinta Sein.


Iya pangeran...!!


Sayangnya kedua Tetua Sesat itu lolos...keluh Karaeng Gantarang.


Apa tetua mengenali siapa yang menyelamatkannya..!!?


Aku jarang mengetahui para pendekar di lima benua ini..tapi kalau mendengar nama nama besar pendekar itu aku biasa...


Aku hanya mendapat ini dari benturan senjata dengannya kemarin...!! kata Karaeng Gantarang menunjukkan tongkatnya yang masih terdapat beberapa bubuk halus...


Sein mencium aroma obat yang kuat...


Hmm..ini jenis obat...!! orang yang beradu senjata dengan tetua itu sepertinya orang yang biasa menggunakan obat...!! simpul Sein.


Obat..!!? jangan jangan tabib sakti Resi Wanayaka..!! kata Karaeng Gantarang...


Resi Wanayaka...!!??


Tabib sakti dari lembah Pantunan!!? tanya Sein.


Ya...sepertinya itu memang dia...kata Karaeng Gantarang..


Jika resi itu bergabung dengan mereka maka kekuatan mereka bertambah sulit untuk dihadapi oleh aliansi...gumam Karaeng Gantarang...


Menurut pengintai yang dikirim kesana, jumlah mereka cukup banyak...apalagi tokoh tokoh sepuh golongan hitam sudah bergabung dengan mereka...timpal Sein..


Tuan besar Radapatih dan tuan muda Datuk Malingka Alam bertugas mengatur menyusup kesana, tapi selalu ketahuan dan ditangkap...


Jadi, sementara hanya seperti ini yang dapat kita lakukan untuk membuka jalan bagi pasukan aliansi...kata Sein..


Ah ya..bagaimana selanjutnya..?tanya Karaeng Gantarang..


Tetua, Kita ke desa Sijunjung...


Disana pusat pasukan mereka...!!


Kita akan malih rupa menjadi Dua Penasehat Hitam..


Jumlah mereka disana cukup besar...!!


apa yang akan kita lakukan terhadap mereka....?tanya karaeng Gantarang..


Kita musnahkan saja pimpinan pasukaannya..akan ku jadikan makanan kumbang api beracun ini...kata Sein...


Kalau anggota pasukannya..!?


kita suruh bubar dan pulang kerumah masing masing saja siapa tau mereka sadar akan kesalahannya...kata Sein..


Karaeng Gantarang menggeleng,..


tidak..itu tidak mungkin..mereka dari golongan hitam..watak mereka hanya tau membuat onar saja...


Begini saja..semua pasukan itu kita musnahkan saja beladirinya biar dia tidak dapat lagi berbuat kerusuhan...saran Karaeng Gantarang..


Mm..betul tetua..!! begitu saja...!! ayo kita berangkat..!! ajak Sein.


Mereka berdua pun memulai aksinya..Karaeng Gantarang di bantu Sein malih rupa, sehingga saat ini mereka terlihat seperti dua penasehat Hitam pengikut Ratu Kegelapan..


Dua bayangan berkelebat memasuki desa Sijunjung..


Melewati desa,


Dari jauh tampak oleh mereka hamparan pasir yang luas...


Setelah memasuki hamparan pasir, mereka berjalan santai....


Berhenti....!!!


Siapa kalian....!!


Apa..? kalian tidak tahu siapa kami...!!? dasar bodoh...bentak Sein.


Panggil pimpinan kalian...!!


Ba..baik...tunggu disini...tuan..!!


Anggota pasukan itu segera melompat ke hamparan pasir di depan nya...


Anehnya tubuh anggota pasukan itu menghilang di telan hamparan pasir...


Sein mengerahkan ilmu Mata Dewandaru...


terlihatlah rongga rongga di bawah hamparan pasir ...


Tampak di mata Sein, ada banyak sekali lubang lubang yang berisi tombak menghadap keatas...ada lubang yang di tunggui dua orang bersenjata lengkap...dan ada pula yang berisi racun mematikan...


Hmmm...hamparan pasir ini dipenuhi perangkap...!!!


Ini sangat berbahaya bagi anggota aliansi...!!


Tetua...tempat ini penuh jebakan mematikan...!!bisik Sein pada Karaeng Gantarang..


Mm...kita tunggu saja siapa yang memimpin pasukan di tempat ini..!


Tiba tiba tiga sosok melompat keluar dari lubang pasir...


Sosok itu adalah dua Raja Pelindung, Raja Berry Iblis dan Raja Jarak Merah..disertai anggota pasukan yang tadi menghadang Sein dan Karaeng Gantarang..


Ketika dua dari tiga sosok yang baru saja keluar dari lubang pasir mengenali siapa yang ada di hadapannya mereka menjura hormat..salam Penasehat...!! sapa keduanya..


Semetara anggota pasukan yang tadi memanggil kedua pimpinan itu terbengong...


Tuan...me..reka...i...ii..ni..siapa tuan..! tanya anggota pasukan itu gugup...


Bodoh...beliau berdua adalah Dua Penasehat Hitam...kata Raja Berry Iblis memperkenalkan kedua orang dihadapannya..


Maaf Penasehat...saya tidak mengenal anda berdua...kata anggota pasukan menunduk...


Sudah..kau boleh kembali bertugas...!! ada yang ingin ku bicarakan dengan dua raja pelindung...!!


Anggota pasukan itu pun segera kembali melompat ke lubang pasir yang tak terlihat...


Raja pelindung...!!


Ya penasehat..apa ada perintah dari Ratu..!!?


Kemarilah...! ajak Sein yang kemudian berbalik menuju desa...


Sesampainya di tengah desa,


Tuan penasehat...apa ada hal yang penting ..!!?


Ya...aku ingin kalian pulang...!! ucap Sein yang bersamaan dengan itu menyerang Raja Berry Iblis..semetara Karaeng Gantarang Menyerang Raja Jarak Merah...


Kedua Raja Pelindung itu sedang lengah karena tidak menyangka akan diserang oleh kawannya sendiri...


Siall....!! kalian berhianat..!!?umpat Raja Jarak Merah...namun serangan Karaeng Gantarang yang tidak dapat ia hindari membuatnya terpental muntah darah..


Raja Berry Iblis yang mendapat serangan dari Sein juga terpental...dengan kondisi tubuhnya di bagian pinggang kebawah hancur...


Ia memuntahkan darah segar...Uhukkk...!!


Kalian memberontak...!! ucap mereka...


Sein dan Karaeng Gantarang tersenyum tipis, tapi bagi kedua raja pelindung itu, senyuman itu adalah senyum yang sangat menakutkan..


Tu..tunggu ..apa mau kalian..!!?tanya RajanJarak Merah...


Kami sudah bilang..kami mau kalian berdua Pulang....!!


Sebuah hantaman menghancurkan pusat tenaga dalam kedua raja pelindung Markas Kegelapan itu....


Aaaaakkkkhhhh..!!


Arrrggggghhh...!!


Dua lingkingan hampir bersamaan merobek langit...diakhiri dengan lumpuhnya kedua raja pelindung itu dalam keadaan tak sadarkan diri..beladirinya musnah seketika...


Sein dan Karaeng Gantarang meninggalkan kedua raja pelindung Yang sudah tak berdaya itu..menuju hamparan pasir di luar desa...


Tetua...ayo kita musnahkan perangkap ini...


ayo pangeran...!!


Sein dengan menggenggam sepasang belati Biru dan Hijau ia mengerahkan Emapat Puluh Satu Jurus Belati Purba memporak porandakan bagian depan perangkap pasir...


Demikian juga dengan Karaeng Gantarang, mengeragkan ilmu tapak tapak yang cukup aneh menghantam semua yang ada di depannya...


Baru saja mereka hendak berkelebat lagi menuju bagian tengah dari perangkap pasir, Sein merasakan ada Sebelas orang dengan aura sangat menekan mendekati mereka..


Sein segera menarik tangan Karaeng Gantarang dan segera mengerahkan ilmu menembus ruang yang memindahakan keduanya sejauh tiga ribu tombak dari area hamparan pasir jebakan..


Mereka kemudian melanjutkan dengan bekelbat meninggalkan tempat itu..


Seteleh cukup jauh...Sein menghentikan larinya..mereka sudah masuk perbatasan kesultanan...


Pangeran..mengapa kita tidak memporak porandakan tempat itu samapi tuntas...!!?


Maaf tetua...aku merasakan ada aura sebelas orang berkepandaian sangat tinggi mengarah ke tempat itu..sepertinya mereka adalah bala bantuan untuk kedua raja pelindung Markas kegelapan itu...


Owhh..itu aku juga merasakannya...tapi apakah merrka sehebat itu...!!? bahkan kita bedua tak mampu mengatasinya..


Sein menggeleng...mereka bukan lawan yang mudah tetua...!! kalau lima orang dari mereka kita berdua masih sanggup mengimbangi...tapi tadi itu mereka sebelas orang dengan kemampuan yang hampir sama...! jelas Sein.


Setelah tadi melihat sedikit kekuatan mereka, bagaimana menurutmu peluang aliansi golongan putih untuk menggulung kelompok Ratu Kegelapan..? tanya Karaeng Gantarang..


Kali ini sepertinya akan terjadi pertarungan habis habisan...!! jawab Sein.


Huh....Hmmmh...mudah mudahan aliansi dapat mengatasi mereka...ucap Karaeng Gantarang...


Baiklah..mari kita kembali dulu..setidaknya mereka sudah sedikit pusing dengan beberapa kejadian yang kita buat...Hehehe..ucap Karaeng Gantarang..


Baik..ayo tetua...!! timpal Sein.


++


Sebelumnya,


Saat Sein menuju Desa Sijunjung..


Ratu kegelapan dengan pasu pacinik melihat dua orang penasehatnya yang sebelumnya di tugaskan mencari dukungan dan bala bantuan para tokoh sakti sedang berkelebat menuju desa Sijunjung...


Karena itu ia memerintahkan sebelas pendekar bintang menemui kedua penasehat hitam itu untuk bersama mengamati keadaan dan persiapan mereka..selanjutnya akan dibahas mengenai pembagian tugas kesebelas pendekar bintang dengan kedua penasehat hitam...


Dalam Pasu Pacinik aku melihat kedua penasehat hitam sudah kembali.. sekarang mereka memasuki desa sijunjung...


Sebelas pendekar bintang..dengan kesaktian kalian, berapa lama kalian bisa sampai kesana..!? sekitar lima peminuman teh nyonya Ratu..jawab Bintang Pegasus yang menjadi pimpinan kesebelas pendekar bintang itu.


Selanjutnya, cukup lama Ratu Kegelapan memberi perintah pada kesebelas pendekar bintang untuk di sampaikan pada Dua Penasehat Hitam...


Apa kalian mengerti..!!?tanya Ratu Kegelapan.


Mengerti Ratu...!! jawab Bintang Pegasus.


Hmm.. baguslah...temuilah kedua penasehat di jebakan pasir dan lakukan pembagian tugas...!!


Baik Nyonya Ratu..!!


Ratu kegelapan yang masih terus memandang Pasu Pacinik tiba tiba kaget...


Apa...!!? Siall....!! Ratu kegelapan melihat kedua Raja pelindungnya di hajar oleh Penasehat Hitam yang juga bawahannya..


Mereka berhianat....!! Penasehat Hitam Berhianat...! Seru Ratu Kegelapan dengan Marah..


Sebelas Pendekar Bintang ..segera ke jebakan pasir..dan tangkap kedua penasehat hitam...!!


Baik Ratu...!!


segera kesebelas pendekar bintang menghilang dari ruangan itu...


Karena itulah pada saat Sein sedang menghancurkan bagian depan Jebakan Pasir, ia merasakan aura yang kuat menuju ke arahnya...


ia kemudian menarik karaeng Gantarang Meninggalkan tempat itu...


++


Setelah Sein meninggalkan jebakan pasir,


Sebelas Pendekar Bintang tiba di tempat itu...


namun mereka hanya melihat kehancuran jebakan pasir bagian depan...


Kedua Penasehat Hitam tidak ada disini...!!ucap salah seorang pendekar bintang..


Tunggu, itu mereka...! Seru Bintang Pegasus...


Tangkap kedua orang itu...!!


Segera mereka mengepung kedua Penasehat hitam yang berjalan santai hendak kembali kemarkas Kegelapan...


Owh...rupanya sebelas pendekar bintang ada disini..!! sapa Penasehat Hitam Jubah Merah.


Atas perintah Ratu Kegelapan, kami akan menangkap kalian berdua...!! teriak Bintang Pegasus.


Apa...!!?


Kalian sudah gila..!?? apa kalian lupa kalau aku yang menemui Guru Agung Kripadarma meminta kalian membantu istana Kegelapan..?? hardik Penasehat Hitam Jubah Hijau..


Ya..tapi kalian berdua telah berhianat...!!


Tangkap mereka...Seru Bintang Pegasus..


Huh...dasar pendekar bodoh...!! baik aku akan melayani kalian...tukas Penasehat Hitam Jubah Merah..


Kedua kubu pun bertarung dengan sengit....


Penasehat Hitam Jubah Merah langsung menyerang Bintang Pegasus dengan jurus jurus maut...


+++