
Daeng Moncobalang mendengus marah...
Maaf Daeng...
Aku berniat agar kedua keluarga itu menarik dukungan terhadap aliansi...aku akan memecah belah mereka dengan aliansi...
Bukankah tujuan kita adalah menggembosi kekuatan aliansi mereka...!!?.
Akan sangat baik jika kedua keluarga besar itu berbalik melawan aliansi..atau paling tidak keduanya tidak memberikan dukungan pada aliansi golongan putih itu...
Hahahaha....Nenek Bonggoeya memang sesuai namanya...ratu segala akal,.segala licik..segala tipu..hahaha...Kata Daeng moncobalang...yang di setujui yang lainnya..
Huh..kakek tua..kau ini sedang memuji atau menghinaku...!! rutuk Nenek Bonggoeya...
Dasar Wajah Datar...!! maki nenek Bonggoeya.
Hahaha....seakan tidak peduli ..Daeng Moncobalang malah tertawa mendengar Nenek Bonggoeya memberinya julukan baru itu..
Baiklah..baiklah...!! Kita ikuti usul licik Nenek Bonggoeya...
tapi kita harus siap siap bertahan jika sewaktu waktu aliansi golongan putih itu lebih dulu menyerang kesini...!! Ucap si Muka Datar Daeng Moncobalang...
++
Kediaman Sein...
Yasmin...!!
Mentari....!!
panggil Sein...
Suamiku...kak Yasmin sedang ke Istana, Salwa sedang tidur...
Oh...pantas saja..rumah terasa sepi...kata Sein...
Eh...Suamiku...aku semalam ke kediaman ayah...
aku bicara banyak dengan ayah dan ibu...cerita Mentari...
Ince Zulfa ayah Mentari semenjak diangkat menjadi sekretaris kerajaan, mendapatkan rumah kediaman tersendiri sebagai pejabat tinggi istana...karena itu ia dan ibu Mentari tidak lagi tinggal di kediaman Sein.
Oh..apa yang kalian bicarakan...? tanya Sein.
Mengenai para keluarga bangsawan...
Kita sudah biasa mendengar pengaruh mereka terhadap kehidupan kerajaan ini, mereka selalu saja bersaing untuk menjadi keluarga nomor satu ...
Tiap lima tahun sekali diadakan pertandingan antar keluarga bangsawan itu...untuk menentukan siapa keluarga nomor satu...ucap Mentari mulai bercerita..
Apakah penilaian di tentukan oleh yang memenangkan pertandingan..!? tanya Sein..
Ya..salah satunya seperti itu...
Total ada tiga poin yang harus di perebutkan, Siapa memperoleh minimal.dua poin maka keluarga itulah yang nomor satu sampai lima tahun kedepan...
Poin pertama dari pertandingan sastra...
Puisi
Musik
Lukis
Siapa yang memenangkan minimal dua diantaranya akan mendapatkan satu poin..
Poin Kedua dari pertandingan beladiri...
Pertandingan beladiri terbagi tiga..
Pertama, pertandiangn antara Jenius Muda keluarga
Kedua, peetandingan antar Kepala Keluarga...
ketiga, pertandingan antar Tetua Agung..
Bagi pemenang minimal dua dari tiga pertandingan akan mendapatkan satu poin..
Poin Ketiga dari ilmu tata negara...
Strategi pengaturan kerajaan
Strategi Perang mempertahankan wilayah
Strategi penaklukan wilayah...
sama seperti sebelumnya pemenang minimal dua dari tiga strategi akan mendapatkan satu poin...beber Mentari panjang lebar...
Bukankah itu sangat bagus...?? ini malah menjadikan kesultanan ini dipenuhi orang orang berkepandaian tinggi...
Tapi ada sesuatu menurut ayah yang tidak diketahui oleh orang ...
Delapan datuk itu selalu dikabarkan menjadi pelindung kesultanan sehingga para keluarga bangsawan itu tidak berani berebut bahkan berontak...juga dikabarkan bahwa istana dengan kekuatan delapan datuk meredam diam diam kekuatan para keluarga bangsawan...
Sebenarnya tidak sesederhana itu...beber Mentari...
Benarkah..!? lantas menurut ayah apa sebenarnya yang terjadi...!!?tanya Sein pada Mentari penasaran..
Hmm..ada kekuatan yang lebih besar dari Delapan Datuk yang mengontrol mereka dan Baginda Sultan...!! kata Mentari berbisik..
Bahkan juga sampai membuat para keluarga bangsawan itu tunduk...!!? tanya Sein....
Iya..betul....!! sahut Mentari...
Delapan Datuk dan Sultan di kerajaan ini di angkat oleh penguasa kerajaan Okdoman..dari Benua Antara...
Kerajaan Okdoman adalah salah satu Kerajaan yang merupakan bagian salah satu dari sembilan benua yang ada di Benua Luar..
Tahan dulu...!! nanti baru di ceritakan lagi..sekarang aku harus fokus membantu melenyapkan orang orang golongan hitam yang di pimpin Daeng Moncobalang dan Ratu Kegelapan itu...Potong Sein.
Mm..baiklah...!! jawab Mentari tak rela keseruan ceritanya tiba tiba berakhir...
Suamiku...!! sapa Yasmin yang sudah kembali...
Aii...istri cantikku...bagaimana kabar ayahanda sultan..!?
Ayahanda baik baik saja, beliau malah sudah bersiap menggempur golongan hitam...!! jawab Yasmin..
Oh..baguslah...!!
kapan rencana penggempuran itu...?tanya Sein.
Lima hari lagi..aliansi akan bergerak...!! jawab Yasmin ..
Esok harinya,...
Sein membuka sebuah pesan rahasia dari alap alap biru..." Kasim Hae dan pangeran Jin baru saja pamit pada baginda Sultan.." sekarang bertemu seseorang di kedai pinggir timur ibukota...
Sein mengangguk pelan setelah membaca pesan dari alap alap biru..
Hmm..baiklah...Sementara urusan Kasim Hae ini cukup di intai dulu...aku akan membuka jalan untuk aliansi pendekar golongan putih dulu...semoga saja ini memudahkan mereka dalam penggempuran markas Ratu Kegelapan lima hari kedepan nanti....batin Sein.
++
Sementara itu...
Hari menjelang siang..
Suasana di markas Ratu kegelapan...
Lapor Ratu..!! sumber sumberdaya desa sekitar sudah kita kuasai...
Seluruhnya sudah di angkut ke markas...jika tidak ada halangan besok malam akan tiba di gudang penyimpanan markas...!! lapor seorang murid mata mata...
Raja Kura Kura Api..!!bawa pasukanmu perkuat pengawalan sumberdaya itu agar aman sampai ke gudang kita...!! perintah Ratu Kegelapan..
Perintah Ratu Segera kami laksanakan...!! Jawab Raja Kura Kura Api tegas..
kemudian berkelebat pergi....
Keesokan hari..
Masih pagi pagi buta...
Rombongan dengan ratusan gerobak besar yang memuat lebih dari dua ribu peti harta bergerak dengan cepat menuju markas Ratu Kegelapan...
Rombongan pembawa peti ini dikawal oleh belasan pendekar golongan hitam...
termasuk Raja Kura Kura Api dan pasukannya..
Terlihat berjaga dengan seksama...
Tiba tiba sesosok lelaki menghentikan rombongan itu...
Heh..Siapa disana...!? hardik salah satu pasukan pengawal peti...
Hari yanh masih gelap di pagi itu membuat pandangan sebagian pengawal masih samar samar..
Raja Kura Kura Api dengan cepat mengenali sosok itu,
Raja Kumbang Api...!!?? serunya setengah percaya...
Semua pengawal yang mendengar nama Raja Kumbang Api di sebut, ikut menjadi heran...
Bukankah kau telah di bunuh oleh seseorang...!!? tanya Raja Kura Kura Api..
Owh...itu tidak benar...!! siapa yang begitu kurang ajar menyebar berita sampah ini...?? bantak Raja Kumbang Api...
Ratu Kegelapan sendiri yang melihat dengan Pasu Pacinik sakti miliknya..kalau kau bertarung dengan seseorang dan dia mengalahkanmu..
Benar..!! aku dikalahkan olehnya...tapi orang itu tidak sempat membunuhku...guruku datang memabawaku pergi sebelum orang itu berhasil membunuhku..
Sekarang aku kembali setelah luka lukaku sembuh...jelas Raja Kumbang Api...
Benarkah...!!?kata Raja Kura Kura Api masih setengah percaya...
Huh...kau tidak percaya !!? berkat guruku, sekarang bahkan kumbang api ku yang baru ini lebih ganas dari yang sebelumnya..ucap Raja Kembang Api kemudian mengeluarkan kumbang kumbang api menyerang rombongan itu....
Kaget dengan serangan itu...Raja Kura Kura Api mengumpat....
ah..sial....!!
Gading..!! apa kau ingin membunuh kami semua...!!? tanya Raja Kura Kura Api dengan marah...
Tentu saja...aku akan membunuh kalian semua dan semua sumberdaya itu akan aku ambil..hahahaha....kata Raja Kumbang Api...
Apa...!!?.kau ingin berontak..!!? kau cari mati..!!
teriak Raja Kura Kura Api....
Kumbang kumbang api yang lebih banyak dan ganas dari sebelumnya itu terus saja menggerogoti para pengawal berjuluk pengawal kematian itu...
Dengan cepat ratusan pengawal itu musnah...tersisa Raja Kura Kura Api yang menggigil ketakutan.setelah beberapa pukulan dari Raja Kumbang Api memusnahkan kemampuan beladirinya...
Si..siapa kau..sebenarnya...Gading tidak memiliki kesakitan seperti ini....kata Raja Kura Kura Api gugup....
Hmm...Akulah Raja Kumbang Api, aku akan memusnahkan kalian dan menguasai negeri ini..hahahahah....
Raja Kura Kura Api makin pucat...
Raja Kumbang api merasa ada seseorang berkelebat dengan capat mengarah ke tempat itu...namun ia pura pura tidak menyadarinya...
Sesosok wanita dengan sambil terbang menggunakan selendang melilit tubuh Raja Kura kura Api yang sudah tidak berdaya kemudian membawanya pergi...
Hmm...Nenek Bonggoeya...!! Heheheh...
Raja Kumbang Api kemudian memasukkan kembali kedalam guci kumbang kumbang api yang masih terbang bergerombol seolah olah menunggu perintah selanjutnya...
Setelah kumbang kumbang api itu masuk, Sosok Raja Kumbang api tersenyum puas...segera semua peti peti berisi sumber daya itu ia masukkan kedalam cincin penyimpanannya..
Sleppp...!! seketika ratusan kereta itu menjadi kereta tak bermuatan...peti peti berisi sumberdaya itu telah berpindah keruang penyimpanan dalam cincinnya...
Hm..dasar bandit golongan hitam..!! ingin menguasai dunia dengan sumberdaya ini..mimpi saja kalian..heheheh...Ejek Raja Kumbang api dalam hati, kemudian.ia berkelebat pergi kearah ibu kota....
Setengah hari berkelebat...
Setelah hampir memasuki ibu kota, Raja Kumbang Api berhenti berkelebat kemudian ia mengusap wajahnya...
Woshhh..!! wajahnya kemudian berubah...
Setelah itu nampak Sein yang sedang berjalan masuk ke ibu kota...
Sejak tadi memang Sein yang malih rupa menjadi Raja Kumbang Api untuk mengelabui antek antek Ratu Kegelapan...
Sekarang pasti markas Ratu Kegelapan menjadi heboh...hehehe...batin Sein sambil berjalan santai...pulang ke kediamannya...
++
Di markas Ratu Kegelapan..
Apa...!??
Raja Kumbang Api masih hidup..??
Betul Ratu...ia bahkan merampok sumberdaya yang akan di bawa ke gudang kita..lapor Raja Kura Kura Api...
Kurang Ajar..!!
aku pikir ia sudah dibunuh oleh pangeran menantu Sultan malik yang di lawannya waktu itu...geram Ratu Kegelapan.
I..itu..ia..mengatakan kalau sebelum pangeran itu sempat membunuh nya, gurunya datang menyelamatkannya dan membawanya kabur..luka lukanya disembuhkan kemudian, ia di beri lagi kekuatan yang lebih tinggi...jelas Raja Kura Kura Api...
Ya..aku juga sempat melihat ia membantai pengawal kematian dengan Kumbang Kumbang Api peliharaannya..tambah Nenek Bonggoeya...
Kenapa kau tidak menangkapnya !?? potong Ratu Kegelapan.
Kumbang kumbang api itu bukan sesuatu yang mudah untuk dihadapi...
Bahkan Kesaktian Raja Kumbang Api serta kumbang peliharaannya itu saat ini sudah meningkat berkali lipat...aku bukan tandingannya saat ini...jelas Nenek Bonggoeya..
Hmm...ini akan cukup menyulitkan...apalagi jika ia bergabung dengan golongan putih...gerutu Ratu Kegelapan..
Kemungkinan itu kecil Ratu, karena sepertinya ia berniat untuk berkuasa sendiri...ia merampok sumberdaya itu untuk dirinya sendiri..ia sendiri berencana menguasai dunia ini...jelas Raja Kura Kura Api...
Dasar kurang ajar...!! Perintahkan mata mata kita mencari keberadaannya dan Prajurit Kematian berjubah merah segera memburunya...
Ratu Kegelapan memiliki pengikut terdiri dari Pengawal Kematian berjubah hitam, Prajurit Kematian berjubah Merah dan Dua belas Jendral Gelap berzirah..Lima Raja Pelindung dan Empat Tetua Sesat serta Dua Penasehat Hitam Agung..
Tugaskan juga dua dari empat Tetua Sesat untuk mendapingi Prajurit Kematian berjubah merah..Bisik Ratu Bunga kematian yang selalu bersembunyi dalam bayangan Ratu Kegelapan.
Mm...baik...!! Tetua Sesat Utara dan Barat, pimpin prajurit kematian berjubah merah..!! buru dan tangkap Raja Kumbang Api..bawa dia kemari hidup hidup...akan ku hadiahkan kematian yang sangat menyengsarakan baginya ..!!.perintah Ratu Kegelapan..
Kami laksanakan..!! jawab Tetua Sesat Utara dan Barat.
Tetua Sesat Utara dan Barat segera bergegas untuk melaksanakan perintah ratu kegelapan..
Mereka berdua tampak sibuk mengatur prajurit dan mata mata...
Setelah beberapa saat kedua Tetua sesat meninggalkan markas..
Ratu, kita hampir saja melupakan satu hal..!!
kata Nenek Bonggoeya..
Apa..?
Guru dari Raja Kumbang Api...!! Resi Naga Anantasesa ...!! jawab Nenek Bonggoeya...
Jika Sang Resi membantu Raja Kumbang Api maka akan semakin sulit bagi kita...aku yakin tidak seorangpun di ruangan ini yang mampu menghadapinya...tambah nenek Bonggoeya yang terkenal licik itu...
Ya...Resi Naga Anantasesa adalah tetua sepuh yang terkenal di lima benua ini yang masih hidup hingga saat ini bahkan lebih sepuh dari Dari Guru Agung Kripadarma, Resi sepuh ini adalah pendekar terkuat di lima benua namun jarang turun gunung dari kediamannya di gunung Kerinci...kata nenek Bonggoeya lagi...
Ah..iya..kau menyebut Guru Agung itu..aku teringat berencana meminta bantuan dari sebelas muridnya...kata Ratu Kegelapan...
Guru Agung Kripadarma adalah seorang resi yang mendiami Gunung Malabar...guru ini di tengarai sudah mencapai puncak ilmu beladiri...
ia mempunyai sebelas orang murid yang dikabarkan telah mencapai tingkat Grand Master Asal Mula tingkat tujuh...
Tunggu jika katamu Resi Naga Anantasena adalah yang terhebat di lima benua, mengapa raja kumbang api tidaklah begitu hebat...!!? tanya Muka Datar Daeng Moncobalang..
Itu karena Raja Kumbang Api hanya belajar satu tahun di kediaman sang resi...jawab Ratu Kegelapan...
Apa hanya Raja Kumbang Api murid resi sakti ini..!!?
Emmm...Ratu Kegelapan menggeleng...
murid resi ini cukup banyak...tapi tidak ada yang menetap lama, rata rata yang belajar padanya setelah menyelesaikan satu ilmu langsung turun gunung mempraktekkan ilmunya...jelas Nenek Binggoeya..
Kau tahu begitu banyak tentang Resi ini apa kau juga muridnya..!!?
Aku Tidak...!! tapi suamiku pernah berguru padanya selama dua tahun...kata nenek Bonggoeya...
Owh...seperti itu...mengapa tak kau ajak suamimu bergabung dengan kita...!!?
Ia akan bergabung tapi tidak terang terangan...kata Ratu kegelapan yang sudah berbicara langsung dengan Kakek Arsmut, suami Nenek Bonggoeya..
Bergabung tapi tidak terang terangan..!!? hahaha..tidaklah itu namanya cari aman, tidak tegas dan munafik...!!?hehehe....ejek Muka Datar.
Terserah apa kata mu..! tapi bagiku dia adalah orang yang sangat hati hati dan penuh pertimbangan...!! timpal Nenek Bonggoeya memuji suaminya setinggi langit..
Hahahah....jangan jangan akal licik dan culasmu mu itu sedikit banyak juga hasil dari masukan tuan Arsmut..hahaha...kalian memang pasangan serasi..hahaha....ejek si Muka Datar daeng Moncobalang...
Cih...!! Mulut kotormu akan bungkam jika berhadapan dengannya...!! rutuk Nenek Bonggoeya...
+++