Cinta Masa Kecilku

Cinta Masa Kecilku
Bertemu


"Ngomong-ngomong, apa Raina gak ikut kesini?" Tanya Bu Rosita, sontak membuat Reno menatap Bu Rosita, Bu Rosita pun sepertinya mengerti, Karena Perasaan seorang ibu kepada anak nya tidak pernah salah.


"Assalamualaikum" Baru saja Bu Ranti akan menjawab pertanyaan Bu Rosita, tiba-tiba seseorang datang dari arah pintu rumah. Semua mata pun tertuju pada asal suara tersebut, benar saja yang datang kala itu adalah Nek Ida dan Raina.


Raina terlihat begitu manis dengan menggunakan Tunik dan kerudung berwarna senada yaitu coksu dan menggunakan celana berwarna hitam.


Reno tak berkedip menatap wajah Raina "Apa benar itu Raina? Dia, sekarang menggunakan jilbab?" batin nya.


Ada rasa kagum yang menghinggapi hati Reno, Raina benar-benar membuat Pandangan Reno menjadi begitu sejuk, hati nya merasa begitu damai, Rasa Rindu yang sekian lama begitu membara akhirnya terobati. Namun tidak sepenuh nya membuat Reno tenang, Bisa saja saat ini Raina sudah mempunyai pendamping hidup, sudah mempunyai seseorang yang spesial dihati nya dan di hidupnya. Saat ini hati dan pikiran Reno sedang bertengkar hebat.


Yaallah rasa Rindu yang sedari dlu ada akhirnya kian berjumpa.


Tak terhitung aku menyebut nama nya dalam doa, akhirnya kau pertemukan kami tanpa disengaja.


Hati yang sempat layu dikala ia pergi, akhirnya kembali tumbuh dikala ia kembali.


Apa ini pertemuan yang kau rencanakan tuhan?


Apa hadir nya akan menjadi Wanita yang aku miliki seutuh nya, ataukah hanya sekedar temu yang akan dipisahkan kembali pada akhirnya.


Entahlah, aku berharap yang terbaik atas segala takdirmu.


"Waalaikumsalam" Ucap mereka serentak terkecuali Reno yang masih terpana melihat sosok Raina. Bu Rosita pun bangkit dari duduk nya diikuti oleh Reno menghampiri nek Ida, mencium tangan nek Ida dan memeluk Nek Ida dengan lembut, setelah Istri pak Mugi meninggal, Bu Rosita tidak lagi mempunyai sosok ibu yang selalu mendengar keluh kesah nya, maka dari itu ada Nek Ida yang senantiasa merangkul dan menasihati Bu Rosita dikala ia sedang membutuhkan pelukan sang ibu yang bisa membuat nya merasa tenang.


Setelah menanyakan kabar, pandangan Nek Ida pun beralih pada sosok lelaki muda dan tampan yang duduk disamping Bu Rosita membuat Nek Ida menebak-nebak nama lelaki itu.


"Apa ini Reno?" Tanya Nek Ida begitu antusias. Raina yang mendengar nya pun membuat dirinya tertegun, bahkan mata Raina tidak kalah menatap wajah Reno tanpa berkedip,


"Reno" Panggil Raina namun ia hanya memanggil nya dalam hati.


Reno yang datang ke mimpi ku kala itu? Reno si anak lelaki yang dulu ber penampilan seperti anak perempuan? Reno, teman kecil ku dulu, yang seringkali berkunjung kerumah ku hanya karena ingin bermain boneka? Anak lelaki cengeng, yang dulu sempat diganggu oleh anak-anak nakal dan diejek habis-habis an karena penampilan nya. Kini ingatan Raina kembali pada masa itu. Dikala ia membela Reno dihadapan anak-anak nakal, melindungi dia dikala ia selalu saja diejek habis - habis an oleh teman - teman nya. Bahkan ingatan nya kembali pada saat itu, saat dimana Raina memberikan boneka teddy bear kesayangan nya kepada Reno sebagai hadiah ulang tahun Reno. Dan Esok nya Raina pun harus pergi meninggalkan Reno untuk pergi ke Jakarta bersama orang tua nya.


"I-iya nek, aku Reno" Ucap Reno terbata-bata, tak lupa memberikan senyuman terbaik nya yang bisa membuat para mahasiswi yang melihat nya pun meleleh.


"Yaampun, sudah besar ya. Tampan sekali kamu sekarang, Nenek sampai tidak mengenali kamu, padahal kita tetanggaan tapi nenek tidak pernah melihat kamu lagi kalau mamih kamu berkunjung kemari" Nek Ida pun begitu kagum melihat wajah tampan Reno, Andaikan dirinya masih muda, pikirnya:V wkwk


.


.


.


.


Jangan lupa Like dan Coment nya pemirsah yang baik hati dan tidak sombong 😘😘