
Pagi sudah tiba seperti biasa Hana akan bangun pagi apalagi pagi ini dia akan acara pernikahan si Tia sahabatnya
Sedangkan Arka masih terlelap dalam mimpinya dengan nyaman
Hana sudah membangunkannya dengan berbagai cara tapi Arka masih tak mau meninggalkan kasur nyamannya
"Honey bangun"Teriak Hana dengan nyaring tapi Arka bukannya bangun malah menutup telinganya dengan guling
Hana juga menggoyang-goyangkan tubuhnya Arka tapi dia tak kunjung bangun
"Astaga susah banget sih dibangunin kalau hari Minggu"Ucap Hana
Hana berpikir sejenak sambil menatap Arka yang masih tidur
Dia kembali membangun kan Arka dan menggoyangkan-goyangkan tubuh Arka
"Honey bangun cepat!nanti Doraemon nya habis"Ucap Hana
Arka mulai menyingkirkan guling yang ada di kepala nya dan membuka matanya
"Jam berapa honey?"Tanya Arka
"Udah mau jam 8"Ucap Hana
Arka melotot dan langsung duduk
"Apa? Doraemon ku sayang!aku gak mau ketinggalan"Ucap Arka dan dia meloncat dari kasur dan menghidupkan televisinya
Hana tertawa melihat tingkah Arka yang memang selalu tidak mau ketinggalan acara kesukaan jika dipagi hari
Baru Arka membuka televisi nya dan ternyata Doraemon nya sudah habis membuatnya menjadi lemas
"Honey kok baru bangunin aku sih?"Ucap Arka
"Kata siapa aku gak bangunin kamu?aku bangunin kamu hampir 2 jam!tapi kamunya gak bangun-bangun"Ucap Hana
Arka mengacak-acak rambutnya dan memanyunkan bibirnya
"Maafkan aku Doraemon hari ini aku ketinggalan tapi Minggu depan kita harus bertemu"Ucap Arka sambil menatap televisi nya
"Kamu kenapa?kok ngomong sama televisi?"Ucap Hana
"Doraemon nya udah habis sayang!"Ucap Arka sambil menghentakkan kakinya
"Nunggunya udah seminggu sekali"Ucap Arka
"Honey dari pada kamu ngomel-ngomel gak jelas lebih baik sekarang kamu mandi terus siap-siap kita kan mau pergi"Ucap Hana
"Kemana?"Tanya Arka
"Kemana kamu bilang?ke alam barzah mau?"Ucap Hana kesal
"Udah tau kita mau pergi ke acara pernikahan Sahabat aku"Ucap Hana
Arka nyengir kuda dan mendekati Hana,dia melingkarkan tangan dipinggangnya Hana
"Maaf sayang aku lupa,ya sudah aku siap-siap dulu"Ucap Arka dan mencium pipi Hana
Dia pergi menuju kamar mandi
Arka dikamar mandi bukannya langsung mandi malah duduk sambil menyandarkan kepalanya di dinding sambil memejamkan matanya
Hana pun masuk kekamar mandi melihat Arka karena dia menunggu sudah begitu lama
Ketika dia melihat Arka belum mandi Hana pun langsung berteriak
"Honey!"Teriak Hana dengan nyaring membuat Arka terkejut
"Astaga"Ucap Arka
"Kok belum mandi sih?"Omel Hana
Arka berdiri sambil mengucek-ucek matanya
"Perasaan aku udah mandi"Ucap Arka
"Mandi apaan?kamu aja masih pakai boxer tadi"Omel Hana
"Mandi sekarang honey kalau gak aku bakal pergi sama Kaka aku kamu tinggal aja"Ancam Hana
"Tega kamu sayang tinggalin aku"Ucap Arka sambil memanyunkan bibirnya
"Tega kamu bilang?kalau kamu gini-gini aja bisa-bisa aku terlambat honey"Ucap Hana
Arka mendekati Hana dan menggenggam kedua tangan Hana
"Sayang jangan marah-marah dong kamu gemesin"Ucap Arka
"Cepet mandi kalau gak aku tinggal beneran"Ucap Hana
"Sayang jangan galak-galak dong"Ucap Arka sambil melompat-lompat
"Cepet mandi honey!jangan buat aku darah tinggi deh"Ucap Hana
"Mandiin sayang"Rengek Arka
"Aku udah make up masa aku harus basah lagi sih?"Ucap Hana
"Kalau enggak kamu tungguin diujung situ aku mandi"Ucap Arka
"Aku mau liat kamu mandi"Ucap Arka
"Mau ngapain liatin aku sambil mandi?"Tanya Hana
"Biar semangat aja"Ucap Arka
"Jangan aneh-aneh deh,cepet honey mandi kalau engga aku beneran pergi sama ka Riko"Ucap Hana
Arka menampilkan wajah sedihnya
"Tega"Ucap Arka
"Bodo amat"Ucap Hana dan pergi keluar
"Honey"Ucap Arka
"Cepet mandi kalau engga liat aja nanti,aku benaran ngambek sama kamu"Ucap Hana diambang pintu
Arka menganggukan kepalanya karena dia takut dengan ancaman Hana
"Cepat siap-siap honey"Ucap Hana tanpa menoleh karena dia masih sibuk dengan riasan wajahnya
Arka tersenyum nakal dan mendekati Hana secara diam-diam dan mencium pipi Hana dan pergi keruang ganti
"Honey......"Teriak Hana karena pipinya menjadi basah karena Arka
Arka tertawa puas didalam ruang ganti dan Hana ingin masuk keruang ganti ingin memarahi Arka tapi Arka malah menguncinya membuat Hana tak bisa masuk
"Honey buka gak!"Ucap Hana sambil terus mengetuk-ngetuk pintu
"Ngapain mau masuk?mau liat aku telanjang?kan tadi malam udah"Teriak Arka
"Buka...."Teriak Hana
"Gak!"Ucap Arka
"Oh gitu? yaudah"Ucap Hana
Baru saja Hana ingin melangkah kan kakinya pintu terbuka dan Arka menarik tangan Hana masuk kedalam dan Hana langsung masuk kedalam pelukan Arka
"Mau kemana?kan katanya mau masuk"Ucap Arka
Hana sangat kesal dengan Arka dan langsung menggigit dada Arka membuat Arka meringis
"Sakit sayang"Ucap Arka
"Oh sakit?mau aku tambahin?"Ucap Hana
"Kamu kenapa sih pagi ini jadi sensi banget?"Ucap Arka
"Siapa sih yang gak kesal sama orang kaya kamu?"Tanya Hana
"Siapa yah?gak ada sih"Ucap Arka
"Cepet ganti baju kamu"Ucap Hana
"Baju aku dimana?"Ucap Arka
"Lepasin aku!biar aku ambilin"Ucap Hana dan Arka pun melepaskan pelukannya
Hana pun kembali membawakan pakaian Arka
1 jam berlalu Arka dan Hana sudah siap
Hana terlihat sangat cantik dengan gaun putih yang dia kenakan begitupun Arka terlihat sangat gagah dengan toksedo yang dia kenakan dan dia juga mengenakan kacamata agar terlihat lebih dewasa
Dan mereka pun pergi menuju acara nya
Disisi Riko
Bug!
Satu pukulan melayang kewajah Leo, Leo langsung terkejut karena Riko datang tanpa sepengetahuan nya
Leo sekarang sedang berada dirumah dia tidak tau jika yang mengetuk pintu adalah Riko
"Kamu apaan Rik?"Ucap Leo sambil berdiri
Belum Leo berdiri Riko sudah menendang Leo membuatnya terjatuh lagi
Riko berjongkok dan menarik kerah baju Leo
"Saya pergi ke luar negeri dan saya titipkan adik saya ke kamu kan Leo?"Ucap Riko dengan nada serius bahkan tatapan nya sangatlah mengerikan
"Tapi kenapa hah?kau malah menipunya dan malah kau kemarin sempat ingin meniduri nya kan?"Ucap Riko
Leo diam bahkan dia sangat gugup sekarang
"Jika kau tidak mencintai adik saya kau tinggalkan dia bukan malah membuat sakit hati dan menangis"Ucap Riko
"Saya sangat mencintai....."Ucapan Leo terpotong karena Riko memukul wajah Leo
Riko tertawa melihat hidung Loe mengeluarkan darah
"Cinta?kamu memang sahabatku Leo tapi jika kau menyakiti adik kecil ku kau sama saja musuh ku sekarang"Ucap Riko
"Aku tidak pernah menipu Hana dan bahkan ingin menidurinya tapi malahan dia meninggalkan ku dan menikah dengan bocah ingusan"Ucap Leo
Riko Tertawa lagi
"Proyek yang kau bangun dengan Hana beberapa bulan yang lalu sekarang sudah batal karena dananya ada yang menggelapkan dan orang itu adalah kau"Ucap Riko
"Kamu kira saya diluar negeri itu tidak tau apa-apa?malah saya lebih tau"Ucap Riko
"Dan kau ingin meniduri Raihana ketika dia mabuk berat dan kau juga sudah memasukan minuman nya obat tidur kan? tapi para anak buah saya cepat menyelamatkan adik saya"Ucap Riko
Leo benar-benar gugup dan bahkan dia menjadi takut karena dia tau bagaimana jika Riko sedang marah
"Dan kau kemarin ingin membawa Raihana pergi dari suami nya kan?"Ucap Riko
"Suaminya anak SMA Riko dia tidak pantas untuk Hana"Ucap Leo
Riko tertawa dan memukul wajah Leo lagi dia benar-benar muak dengan sahabatnya ini
"Bahkan Arka lebih baik dari pada kau Leo dia bisa membuat Adikku selalu tertawa dengan hal sederhana"Ucap Riko
"Jika sekali kau mengganggu hubungan Raihana dengan suaminya kau akan berhadapan dengan saya"Ucap Riko dengan penuh penekanan
Riko berjongkok lagi dan menatap Leo yang sudah babak belur
"Kau akan liat keturunan dari Raka Dhekso yaitu Arka Bryan Dhekson mengamuk karena kau lah yang sudah membunuh Kinan Dhekson"Ucap Riko dan tersenyum sinis
Leo melotot mendengar nama Arka dan nama ayah Arka
"Putra dari seorang mafia terganas dikota ini"Ucap Riko
"Liat saja"Ucap Riko
"Kau benar-benar salah mencari lawan Leo"Ucap Riko
"Apalagi sekarang aku berada dipihaknya"Ucap Riko
Riko berdiri dan pergi meninggalkan Leo begitu saja
"Raka Dhekson?"Ucap Leo pelan
"Dimana Riko tau tau jika aku yang sudah membunuh Kinan Dhekson?"Ucap Leo