Bocil Manjakan Aku

Bocil Manjakan Aku
Isyarat


Mereka semua menunggu dengan cemas salah satu dokter keluar,Riko dengan cepat berdiri menghampiri dokter itu


"Gimana keadaan nya?"Ucap Riko


"Seperti nya semuanya bisa bernafas lega karena dia sudah membaik bahkan dia sudah siuman tapi masih dalam pengawasan kami karena kondisi nya belum stabil"Ucap dokter


"Apa bisa dijenguk dok?"Ucap Hero


"Belum bahkan kami gak memperbolehkan dia bertemu siapa pun karena kondisi dia sekarang"Ucap Dokter


"Tapi anak saya bisa sembuh kan dok?"Ucap Mamah Bila


"Jika tuhan berkehendak saya yakin bisa Bu,dan kami semua juga akan berusaha sekuat kami"Ucap Dokter


"Lakukan apapun padanya asal dia bisa sembuh masalah biaya saya tanggung!"Ical Riko dengan mantab


"Tanpa tuan suruh kami akan lakukan"Ucap Dokter


"Baiklah saya permisi dulu"Ucap dokter itu dan dia pergi


Semua tersenyum dengan kabar yang dibawa oleh dokter


"Kan?"Ucap Arka pada Hana


Hana menganggukan kepalanya


"Aku senang banget"Ucap Hana


"Semuanya juga"Ucap Arka


Disis Ela


Ela baru saja pulang sekolah,dia sedang duduk dikamarnya


"Ela!"Ucap Papahnya sambil membuka pintu kamar Ela


Papah Ela belum beritahukan jika Arka adalah Kaka kandungnya


"Kamu masih suka sama Arka?"Ucap Papabnya tiba-tiba


Ela menatap Papahnya dengan wajah bingungnya


"Maksud Papah apa?"Ucap Ela


"Kamu bisa dekat lagi sama dia tapi kamu gak bisa milikin dia"Ucap Papahnya Ela


"Papah ngomong apa sih?"Ucap Ela


"Kamu sama Arka itu sedarah satu Papah beda ibu"Ucap Papahnya


"Apa?"Ucap Ela terkejut


"Kamu sama Arka itu Kaka adik"Ucap Papahnya


"Gak mungkin pah!Papah itu papah kandung aku bukan yang lain"Ucap Ela


"Tapi kenyataannya emang gitu Ela"Ucap Papahnya


"Ka Arka Kaka aku?jadi aku bisa dekat lagi dong sama dia?"Ucap Ela dengan semangat


"Yah,dan kamu juga harus ikutin apa ucapan Papah"Ucap Papah Ela


"Apa pah?"Ucap Ela


Disis Arka


Hana menghampiri Riko yang dari tadi hanya diam bahkan sejak Bila dinyatakan sudah siuman oleh dokter


"Kaka kenapa kok diam aja? Padahal disamping Kaka ada Tante Lala loh"Ucap Hana


"Kaka gak papa"Ucap Riko


"Kamu duduk sini"Ucap Riko dan menarik tangan Hana agar duduk disamping nya dan sekarang posisi Riko berada ditengah-tengah


"Bila udah siuman loh ka masa kaka kaya gak seneng sih?"Ucap Hana


"Kenapa sih gak kamu gak Lala sama-sama ngejek Kaka?"Ucap Riko


"Siapa yang ngejek sih?kan bener ya kan Tante?"Ucap Hana


"Iyah kamu bener Hana"Ucap Tante Lala


Suster keluar dari ruangan Bila


"Orang tua dari Pasien?dia ingin bertemu"Ucap Suster


"Kami!"Ucap orang tua Bila bersama-sama


"Tunggu!bukannya tadi kata dokter gak dibolehin siapapun bertemu dengan dia?"Ucap Riko


"Tapi dokter sudah mengizinkan"Ucap suster dan Riko menganggukan kepalanya


Mereka berdua pun masuk


"Bil lu harus sehat lagi!"Ucap Hero pelan


15 menit kemudian kedua orang tua Bila keluar tapi raut wajah mereka sendu


"Kenapa?"Ucap Hana


"Saya gak tega liat wajah putri saya,terlihat sekali jika dia sedang menahan penyakitnya"Ucap Papah Bila


"Tapi Bila ingin bertemu kamu Hana"Ucap Mamah nya Bila


"Apa dokter mengizinkan?"Ucap Hana


"Nona Raihana?"Ucap suster


"Saya!"Ucap Hana


"Pasien ingin bertemu kamu"Ucap Suster


"Aku?"Ucap Hana dengan bingung


"Silakan"Ucap suster


Hana pun masuk sambil memegangi perutnya yang buncit


Hana masuk disana banyak dokter yang terus mengawasi alat-alat yang menyambung ke tubuh Bila


"Kaka"Ucap Bila dengan lemah


"Bila kamu pucat banget"Ucap Hana dengan khawatir


"Muka aku emang gini ka"Ucap Bila


"Jangan menghibur Kaka Bila"Ucap Hana


"Kamu harus sembuh!"Ucap Hana


Bila menggelengkan kepalanya tapi bibirnya tetap tersenyum


"Kaka maafin aku yah waktu itu karena pernah jahat ke Kaka"Ucap Bila


"Bahkan hampir hilangin anak Kaka sama Arka"Ucap Bila


"Ngapain bahas itu sih?kan Kaka udah maafin kamu"Ucap Hana


"Dan satu lagi kaya nya aku gak bisa tepatin janji aku ke Kaka yang waktu itu mau temanin Kaka dalam persalinan"Ucap Bila


"Kenapa Bila? kamu udah janji ke Kaka"Ucap Hana


"Kondisi aku gak memungkinkan ka"Ucap Bila


"Kamu harus sembuh dan juga semangat yah!diluar sana banyak orang mengharapkan kamu sembuh kaya semula,Apalagi Kaka Riko dia sejak tadi pagi disini buat kamu"Ucap Hana


"Om Riko?"Ucap Bila


"Iyah,dia malah orang yang paling khawatir diluar sana,dia sayang sama kamu Bila,dia anggap kamu kaya adik nya,jadi kamu harus sembuh yah"Ucap Hana


"Sebenarnya aku cemburu sih kalau Kaka duain aku tapi ya gimana lagi, kita punya kesamaan Dimata ka Riko"Ucap Hana


"Aku bakal semangat buat kalian dan calon anak Kaka yah"Ucap Bila dan dia mengelus-elus perut Hana


Tiba-tiba perut Hana merespon


"Aduh - aduh sayang kok nendang nya kuat banget"Ucap Hana pada perutnya


"Nah kan anak aku aja mau kamu sembuh bukti nya aja dia ngerespon biasanya gak kan?"Ucap Hana


Bila hanya menganggukkan kepalanya


Dokter mendekati Hana


"Maaf waktu sudah habis, Nona bisa keluar"Ucap Dokter itu


"Tunggu!"Ucap Bila


Bila menggenggam tangan Hana dengan kuat


"Kan kalau ini pertemuan kita yang terakhir aku benar-benar mau minta maaf buat semuanya,dan satu lagi aku sayang kalian,dan buat om semoga bahagia yah sama Tante Lala dan cepat nyusul Kaka punya momongan"Ucap Bila


"Kamu ngomong apa sih?kamu harus sembuh!"Ucap Hana


"Ah ya ka satu lagi bilangin ke Hero buat pertanyaan dia waktu itu aku jawab IYAH!"Ucap Bila


"Sudah?"Ucap Dokter


Bila menganggukan melepaskan tangannya dia juga mendadah ke arah Hana dengan wajah pucat nya


Hana menatap berbeda Bila,Hana merasa jika Bila mendadah padanya sebagai tanda perpisahan


Hana Pun keluar Arka ingin menghampiri istri nya tapi dia kalah cepat dari Indah dan Nissa bahkan mereka berdua menabrak Arka


"Apa kata Bila ka?"Ucap Indah


Hana tak menjawab tapi dia langsung memeluk Arka dengan eratnya


"Aku gak tega Liat Bila seperti itu honey"Ucap Hana


"Dia kenapa?"Ucap Arka


"Wajah dia puncat honey seperti menahan sakit tapi dia masih bisa tersenyum"Ucap Hana


Suster keluar dari ruangan Bila


"Semua saya mohon doa nya untuk pasien karena keadaan pasien kembali memburuk bahkan sangat drop"Ucap Suster


Mamah Bila langsung syok bahkan pingsan


Indah seketika terduduk kembali dari matanya keluar air mata,Nissa berusaha menguatkan sahabat nya itu tapi matanya juga mengeluarkan air mata


"Bila bakal sembuh kok indah"Ucap Nissa


"Jangan hibur aku Nissa,aku gak yakin kalau dia..."Ucap Indah tak berani melanjutkan ucapannya


Hana juga menangis dipelukan Arka sedangkan Riko dia hanya terdiam seribu bahasa


Disisi Bila


Semua dokter sedang mengeluarkan ilmu yang mereka miliki untuk menangani Bila yang kembali Down


"Bagaimana detak jantung nya?"Ucap Dokter 1


"Semakin melemah dokter"Ucap Suster


Dokter pun mengeluarkan alat menguat jantung pada Bila


"Pada hitungan ketiga"Ucap Dokter


Druttt!


"Lagi!"Ucap dokter


Druttt...


"Bagaimana?"Ucap Nya


"Tidak ada perubahan dok!"Ucap Suster


"Naikan frekuensi tegangan nya"Ucap dokter


"Baik!"Ucap suster


Druttt.....


Dokter menatap Suster dan suster itu menggelengkan kepalanya